Ford Indonesia Memilih RMA Group Sebagai Penggantinya

by  in Ford&Nasional
Ford Indonesia Memilih RMA Group Sebagai Penggantinya
0  komentar

AutonetMagz.com – Saat Ford Indonesia mendadak mengumumkan langkah mundurnya dari pasar Indonesia, kabar itu datang bak petir di siang bolong. Yang paling pertama gusar adalah konsumen Ford yang was-was akan keadaan mobilnya, tentang siapa yang akan bertanggung jawab jika terjadi sesuatu dengan mobilnya. Praktis, Ford Motor Indonesia alias FMI harus menunjuk pihak ketiga untuk melanjutkan tongkat estafet.

Beberapa waktu silam, berhembus rumor bahwa yang akan menggantikan Ford Indonesia adalah Ford Nusantara atau Ford AK, tapi rupanya sumber dari Kompas berkata lain. Menurut mereka, FMI sudah menunjuk pihak ketiga untuk melanjutkan kiprah Ford di Indonesia, khususnya mengurus layanan purna jual, suku cadang dan garansi. Pihak yang ditunjuk oleh Ford Indonesia adalah RMA Group dari Thailand.

wallpaper-ford-focus-rs

Sedikit info, RMA Group adalah perusahaan global yang beroperasi di 5 benua, 19 negara dan punya lebih dari 8.000 tenaga kerja. Tentang korelasi antara RMA Group dengan Ford, mereka berdua sudah bekerja sama melalui pengembangan penjualan fleet, modifikasi mobil dalam program Qualified Vehicle Modifier.

Berdasarkan situs RMA Group sendiri, mereka adalah spesialis penyedia infrastruktur banyak bidang, di antaranya termasuk urusan transportasi dan purna jual. Dengan sepak terjang dan reputasi RMA Group yang sudah pernah mengurus Ford, semoga FMI benar-benar tepat memilih pihak ketiga, demi ketenangan batin konsumennya di sini.

render-ford-fiesta-rs

Saat RMA Group resmi menggantikan Ford Indonesia, saat itu juga Ford Motor Indonesia bisa mundur dan berhenti beroperasi. Tinggal bagaimana soal tuntutan puluhan dealer Ford di sini yang meminta ganti rugi hingga 1 Triliun rupiah karena merasa dirugikan, semoga ada jalan keluarnya. Kira-kira bagaimana respons dari konsumen Ford saat tahu soal kabar ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Sudah besar

    FORD IS COMEBACK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Indra

      Cuma baru aftersalesnya aja kok

  • Syukri Dwinanto

    Loh ini kan hanya purna jual saja yg dilayani bukan membuka whole sales & operations.

    Karena dari FMC sendiri sdh tdk mau bisnis di Indonesia dan Japan. Jadi tidak akan terlalu diperhatikan oleh induknya soal produk2 ford di indonesia

    Masih mending dikelola oleh perusahaan lokal spti nusantara group, AUto kencana dsb. Soalnya yg kelola infrastruktur dari awal kan mereka. RMA mah tinggal ongkang2 kaki

    Ga jelas ford .. Seperti jadi Importir Umum tapi gaya realnya model ATPM.

    • Doni raditya

      Ya sepertinya lebih ke gaya main IU kayanya ya

      Masih lebih jelas FMI karena betul2 kepanjangan tangan dari FMC

      Sdgkn RMA ini hanya “penunjukan” dari FMI

    • Indra

      Kan memang dari awal pengumuman yg geger bin heboh itu memang akan menunjuk pihak aftersalesnya aja, bukan penjualan dan importirnya. Lagipula hadirnya pihak yg bantu aftersalesnya tsb utk menenangkan konsumen Ford yg pada khawatir ttg nasib mobil yg dibelinya pasca pengumuman tersebut.

      Mungkin RMA Group yg ditunjuk, karena dia menang tender dari konsorsium lokal (gabungan dealer Ford lokal) yg ikutan tender ini

  • Sudah besar

    Harusnya yang megang ford si ford nusantara atau auto kencana.Atau gak sekalian aja astra atau gak indomobil

  • Levi©

    Kayaknya Ford gak bakal bs lagi jualan di Indonesia, atleast dalam 10 th kedepan. Krn mereka dealer tp gak peduli sama sekali sm customer”nya.

    Masukan jg utk para reviewer” mobil, mungkin kedepan’nya bs smpkan bgmn aftersalesnya merk yg direview, krn pembeli bukan cm butuh mobil bagus tp aftersales bagus jg

    • NaistheBest

      Iya betul, percuma aja misal mobilnya bagus tapi assnya jelek. Sekalian kritik buat atpm biar ga setengah setengah jualan mobil

      • Manusia Millenium

        masalahnya begitu ada yg sepenuh hati jualan, malah nyunat fitur -,-
        tp ya mau gmn, kl ga gitu mgkn profit margin nya ga cukup buat ngembangin perusahaan

        • C5W

          kembali lagi, kalo kita semua ngejar aftersales yang mumpuni, ya cuma first mover yang bakal berkembang, ya untuk di indonesia merk2 jepang, di China, merk2 jerman, etc…en iklim kompetisi sesungguhnya agak susah untuk terbentuk, karena mindset akan fokus pada after sales2, biarpun produk busuk. Contoh paling gampang lihat H deh, mereka fokus dengan bikin produk terjangkau dahulu (terjangkau yah, bukan quality yah), jualan banyak, baru after sales digedein, karena gak ada pabrikan mobil yang buka 100 dealer dulu, trus baru fokus pada after sales, yg ada jualan banyak dulu, baru after sales dikembangin…biasanya sih yah…

          • Syukri Dwinanto

            Tidak berlaku untuk mazda, kia dan hyundai

            meskipun penjualan seret tetep gaspol kasih harga tinggi diskon naujubilah pelit banget

            Klo toyota kasih harga tinggi nanti diskon besar padahal mobilnya semuanya kosongan pada bnyak disunat

            Honda … Wasalam deh. Ini hanya merk buat pecinta resale value tanpa peduli kualitas interior dan eksterior.

            Mending toyota wlpn fitur kosongan tapi build bagus dan rapih serta masih bisa di kasih diskon gede. Honda sudah fitur disunat, kualitas nggilani pelit diskon pulak.. Dan saling makan antar lineup

    • C5W

      masukan bagus sih, tapi kalo soal aftersales sih sesuatu yang agak rancu en bukan tangible bisa dibeberkan langsung di review, kalo merk2 mapan sperti T, H, etc sih sudah pasti ada image tersendiri kalo bengkelnya banyak, spare part murah (padahal kaga) etc. Tapi kalo kita mindsetnya ke situ terus, merk2 mobil lain yang punya durability, teknologi dan value lebih, gak bakal punya kesempatan di pasar kita, jadi menurut gw sh tugas reviewer adalah, mengangkat merk2 terpinggirkan kaya gitu, biar nambah wawasan kita semua, bahwa, diluar aftersales, ada loh merk mobil yang kasih value lebih seperti ini, untuk masalah aftersalesnya seperti apa, balik lagi itu resiko yang diambil ketika memilih suatu mobil…bukan gak penting yah, tapi ngasih perspektyif yang beda aja sih…IMHO yah

    • Astaga

      kalo review pelayanan & keramahan pegawai gua setuju hahaha

  • Ditra

    Bau baunya makin suram nih after salesnya…..
    untung dulu ga jadi beli ford

  • reyhan apriathama

    Ini masih mending kondisinya dibanding seperti Volvo yang terombang ambing dan tidak jelas selama hampir 1 tahun terakhir… Orang Indomobil bilang katanya salesnya terancam dicabut, tp blom ada kejelasan mau di take over sama GAD atau Garansindo

    • Sudah besar

      Volvo mah,mungkin udah keluar kali.

  • Andrew Porwanto

    padahal kata salesnya kapanhari , ford mau dipegang indomobil kalo ga astra

  • Image brand Ford sayang sekali jatuh nya kebangetan.