First Impression Review Honda Brio RS 2016

First Impression Review Honda Brio RS 2016
0  komentar
Honda Brio RS 2016 di IIMS

AutonetMagz.com – Entah apa yang ada di benak Honda, sampai-sampai berani meluncurkan 3 mobil sekaligus di IIMS 2016 yang sedang berlangsung. Selain Civic yang kemarin sudah kami review, kami pun akan mereview Brio baru yang kini tersedia dalam varian RS, dan pastinya versi Satya yang digolongkan sebagai LCGC juga mendapat update.

Sebelumnya, tolong catat, harga Brio RS dan Brio Satya sekarang sudah tidak bisa dibilang murah. Harga Brio RS mencapai 174 juta Rupiah lebih dan Brio Satya mencapai 150 juta Rupiah. Sangat mahal bukan? Tapi dengan harga mahal itu, dapat apa saja sih dari varian teranyar yang mereka jagokan ini? Simak pembahasan berikut ini.

Eksterior

Langkah Honda untuk mengupdate Brio menjadi Brio RS sudah tertebak jelas, tidak perlu dijabarkan panjang lebar terlalu detail. Untuk bumper, mereka mengambil bentuk bumper dan gril dari inspirasi Mobilio yang dicampurkan dengan detail pahatan samping dari BR-V, gril hitam dan kini Brio RS punya lampu yang sama persis dengan Mobilio RS, pakai LED positioning lamp dan lampu projector sebagai standar.

honda brio rs front

Bagus, jadi bertambah satu daftar city car yang punya lampu projector sebagai standar selain Daihatsu Sirion dan KIA Picanto Platinum, meski untuk urusan teknologi lampu, KIA Picanto Platinumlah juaranya. Kualitas pengerjaan Brio juga kelihatan masih bisa dioptimalkan di eksterior, karena masih ada celah-celah yang terlampau renggang. Padahal harganya sudah naik lho, sudah tidak murah pula.

honda brio rs side

Di sektor samping, Brio RS punya pelek baru yang desainnya cukup keren, multi spoke dengan warna two tone, ukurannya 15 inci seperti Mitsubishi Mirage Exceed. Spion Brio RS lagi-lagi hasil pinjaman dari Honda lain, karena ini adalah spion Honda Jazz yang dilengkapi lampu sein LED. Sebelum mampir di Brio RS, spion ini juga ada di Mobilio facelift. Di bagian bawah, ada side skirt yang khusus untuk varian RS saja.

honda brio rs rear

Sementara di belakang, Brio RS mencoba memperindah buritan khasnya itu dengan garnish kaca penutup bagasi sewarna bodi dan diimbuhi chrome sedikit. Ya, kaca, pintu bagasinya masih pakai kaca seperti Brio yang sudah ada, jadi bukan pintu bagasi sungguhan seperti city car lainnya. Wiper belakang sudah ada, tapi tidak ada sensor parkir seperti Mirage atau Sirion.

honda brio rs pelek

Jika ada yang bertanya, apa bedanya eksterior Brio RS dengan Brio Satya baru? Yang paling jelas, pelek Satya turun jadi 14 inci dan lebih sederhana, tidak ada lampu projector, tidak ada sein LED di spion, garnish kaca bagasinya chrome semua, tidak ada side skirt, spionnya harus dilipat pakai kalori manusia dan khusus Brio Satya S, tidak ada fog lamp dan wiper belakang.

Interior

Jika anda sudah pernah berada di dalam BR-V dan Mobilio baru, mungkin anda kenal sekali dengan interior Brio baru. Yap, itu karena Brio RS dan Satya baru memakai dashboard yang sama persis dengan kedua mobil tadi. Jika Brio Satya dashboardnya two tone black-beige, Brio RS dashboardnya full black. Dashboard tiga serangkai ini masih punya cerita yang sama dengan BR-V dan Mobilio, di mana finishingnya tidak rapi, masih bisa goyang ketika ditekan-tekan dan materialnya terasa murah.

honda brio rs interior

Perasaan “been there, done that” juga ada di spidometer Brio baru yang identik dengan BR-V S dan tweeter di pilar A yang sama dengan milik Mobilio RS, dan panel kontrol AC digital dengan tombol yang sama dengan kedua saudaranya yang lebih besar. Untuk kontrol AC-nya, banyak konsumen yang suka, karena jika sudah malas dengan kontrol AC ala kompor gas, yang ini kelihatan lebih mahal, tapi jangan harap ada mode auto seperti Mirage Exceed ya.

honda brio rs ac digital

Motif fabric di joknya anyar berkat jahitan orange, dan posisi mengemudi standar Brio RS ini masih enak dengan pengaturan standar city car, yakni tilt steering tanpa telescopic, jok pengemudi reclining dan sliding, tapi tidak ada height adjuster seperti Sirion. Sayang sekali, bahan joknya masih tipis dan headrestnya yang menyatu dengan badan jok bikin agak susah untuk disesuaikan dengan berbagai postur badan pengemudi nantinya.

honda brio rs jok depan

Setir Brio RS mengambil fitur milik Mobilio RS dan BR-V yang punya steering switch control untuk audio. Dengan penambahan sepasang tweeter, Brio RS kini punya 6 speaker, lebih baik daripada Hyundai Grand i10 atau Daihatsu Sirion yang hanya 4 speaker. Head unit milik Brio RS memakai merek JVC, turunan dari Honda Jazz dengan fitur yang cukup, seperti koneksi USB, iPhone/iPod dan layar sentuh 6,2 inci. Kami belum tahu fitur lengkapnya apa saja, karena saat pameran, head unit tak boleh dinyalakan.

honda brio rs head unit

Jika menilai kepraktisan kabin Brio, ia bisa dibilang cukup oke. Tempat penyimpanan di dalam Brio tidak banyak-banyak amat, karena selain glovebox, ia punya 2 kantung pintu, 2 kantung utama di tengah dekat transmisi, 2 cup holder, 2 kantong di belakang jok depan dan 1 tempat penyimpanan kecil di belakang tuas rem tangan. Masih cukup oke bukan? Memang bukan yang terbaik di kelasnya, tapi ini masih layak.

honda brio rs storage

Di kabin belakang, tidak ada perbedaan ruang sama sekali. Untuk orang dewasa, ini bukan kabin city car dengan ruang kaki dan kepala terlapang di kelasnya, tapi jika anda punya tinggi di bawah 175 cm, mungkin masih memadai. Di pintu belakangnya tidak ada kantung, tapi ada kantung pada jok depan sebagai penggantinya. Sama seperti kebanyakan city car seperti Mirage, Sirion dan Celerio, tidak ada headrest yang proper untuk menopang kepala penumpang belakang. Jadi, ia tidaklah lebih baik dari Hyundai Grand i10 dan KIA Picanto jika bicara soal kelayakan kabin bagi penumpang belakang.

honda brio rs kabin belakang

Bagasi Brio terkenal dengan sempitnya, dan Brio baru ini bukan pengecualian. Dengan bagasi sempit, bukaan yang cukup terbatas dan bibir bagasi agak tinggi, ini menjadikan kekurangan bagi Brio dari segi kepraktisan dan akomodasi. Joknya sama seperti Hyundai Grand i10 dan Mitsubishi Mirage Exceed, yakni tidak terpisah dan saat dilipat, ruang yang dihasilkan memang lega tapi tidak rata lantai.

honda brio rs bagasi

Sepengetahuan saya, city car yang punya pelipatan jok paling praktis dan rata adalah Daihatsu Sirion dan KIA Picanto. Fitur safety pada Brio baru mencakup side impact beam, dual airbags, serta ABS dan EBD. Akan tetapi, tolong diingat bahwa hanya Brio RS dan Brio Satya CVT yang dapat ABS serta EBD, sementara Brio Satya varian lainnya tidak dapat ABS dan EBD meski fitur-fitur yang disebutkan sebelumnya tetap ada.

Mesin

honda brio rs mesin

Ucapkan selamat tinggal pada mesin 1.300 cc milik Brio lawas, karena sekarang mesin Brio Satya dan RS hanya ada yang 1.200 cc saja. Tapi Honda cukup jeli, mereka tahu kalau Brio itu bisa menjual performanya, jadi mereka naikkan tenaga Brio dari 88 PS menjadi 90 PS, sementara torsinya adalah 110 Nm. Sekarang, semua transmisi otomatis Brio bertipe CVT, bukan torque converter seperti Brio yang sebelumnya.

honda brio rs kap mesin

Sayang sekali, masih kelihatan ketidakrapian Honda dalam menggarap Brio secara detail sampai ke dalam-dalamnya. Contoh simpel, saat kita buka kap mesinnya, kelihatan Honda tidak mengecat hingga ke balik kap mesin. Kami tidak menemukan hal ini saat kami membuka kap mesin Mirage, Grand i10, Picanto dan Sirion, jadi kenapa Honda pikir Brio tidak masalah jika bagian dalam kap mesinnya tidak dicat?

Kesimpulan

Honda Brio, khususnya yang non LCGC, dikenal sebagai city car dengan penampilan yang bagus, dan di versi RS ini penampilannya kian membaik. Formula ubahannya gado-gado dengan lampu Mobilio RS, Spion Jazz, dashboard dan spidometer BR-V, head unit eks Jazz dan masih banyak hal lain yang bisa kita sebutkan dan memang menunjang perawakannya. Lumayan, jadi meski beli mobil murah, ada rasa mobil 200 juta ke atas dengan ubahan ini, meski kami tak tahu apa pemilik mobil 200 juta ke atas mau disamakan dengan mobil ini.

Fitur Honda Brio RS 2016

Selain penampilan, Brio punya kelebihan lagi di mesinnya. Dengan tenaga 90 PS dan torsi 110 Nm dari mesin 1.200 cc-nya, dia jadi city car dengan mesin yang kompetitif. Bandingkan dengan Grand i10 yang hanya 87 PS dengan mesin 1.250 cc atau Sirion yang butuh mesin 1.300 cc untuk mencapai 90 PS, jelas tenaga Brio lebih bagus, tapi torsi Brio masih kalah dengan beberapa rivalnya. Hadirnya transmisi CVT baru mungkin bisa memperbaiki kehalusan dan efisiensi, tapi entah dengan performanya.

Tapi dengan kelebihannya tadi, ada banyak hal yang menjadi unek-unek. Kualitas pembuatannya masih belum bagus, terutama di dashboard yang masih goyang dan kap mesin yang tidak dicat seluruhnya, kabin juga tergolong agak sempit, jok tipis, bagasi kecil, dan satu-dua hal lainnya. Dengan harga tertinggi nyaris 150 jutaan untuk Brio Satya dan 174 juta lebih sedikit untuk Brio RS CVT, kami merasa mobil ini agak kemahalan. Masalahnya, di luar sana masih ada city car yang value for money-nya lebih bagus dan lebih niat dibuatnya.

honda brio rs wallpaper

Tetap saja, untuk urusan penampilan, kemampuan mesin dan kestabilan pengendaraan, kami yakin Brio ini masih berada di posisi atas di kelas city car. Apa opinimu mengenai Brio baru ini? Sampaikan di kolom komentar!

Agar lebih jelas, simak juga video First Impression Review kami langsung dari IIMS 2016.

Read Prev:
Read Next:
  • Levy Pillar

    Satu kata……. overprice

    • Aryo Wicaksono

      iya juga sih. satya E jadi lebih menarik. paling yang bikin nggak enak satya E tuh interior masih pakai warna coklat, nggak hitam semua.

      • gaps

        Iya..kalo mesin sama mendingan Satya. Tinggal ganti pelek gedean sm upgrade penampilan sedikit

        • Aryo Wicaksono

          sama di bengkel resmi beli lubang udara yang nempel di kap itu, lho, minta dipasang pas pengiriman atau serah terima kendaraan, biar tenaga tambah jos sedikit.

          • gaps

            Bs request bgtu ke dealernya? Wih baru tau saya gan

          • Aryo Wicaksono

            di luar nggak ada yang jual, sih. jarang karena nggak dijual umum. setengah mati cari juga nggak bakal dapat.

          • AE86

            Hose air cleaner tambahan yg di kap mesin sepertinya bukan utk nambah tenaga om, biasanya di gnakan utk stabilitas idling dan mengurangi noise.

          • Aryo Wicaksono

            ya, aku juga bilang jika nambah juga paling sedikit. suara mesin sedot udara berkurang sayang juga, ya, padahal lumayan merdu, lho, apalagi klo pake “individual throttle body” jadi serak-serak basah.

          • Dio Abdala

            Lubang udara apa? Apa kaya mobil muscle2 gitu?

          • Aryo Wicaksono

            bukan, yang plastik hitam yang nempel di bawah kap itu, lho. di Brio LCGC nggak ada.

    • Always35

      Udah overprice, gado-gado pula tuh mobil, kurang kuah kacang aja itu ?

      Spion comot jazz, dashboard ambil punya bang brv/mobilio, headlamp betak punya mobilio RS~

      Apa lagi yahhh ?

  • subaru

    ini mobil kalo di motor tipe catnya DUAL TONE cuman ini tone kedua disembunyiin dibawah kap mesin
    overprice pula

    • Ismail Fikri

      wkakawka Bicolore kayak Gallardo

  • gaps

    Ga paham. Udah naikin harga masih aja pengerjaannya ga rapi. Sepelit itukah Honda sampe ngecat bagian kap mesin dalemnya aja dipangkas?

    • D83

      Naik harga soalnya dapet dashboard baru & A/C digital, sepertinya LCGC yg pake A/C digital cuma Brio saja. Toh kembali ke selera masing2 😆

      • gaps

        Iya juga. Cm heran aja..kayaknya nambahin cat sm peredam ga seberapa deh. Pelit bgt..dasbor juga gtu. Oke sih baru,tp build qualitynya bikin sedih..

        • D83

          Hidup itu pilihan bro, hehehee… Mksdnya tinggal milih antara agya/ayla, datsun go/+, wagon-R ato brio satya..

      • putra

        Gak ada yang baru. Itu semua caplokan.

  • Ugyz

    mestinya brio satya yg masuk LCGC harganya dibawah 120jt.. lha kl sdh mahal gini ya bukan lg LCGC donk…HCGC

    • Hillarius Satrio

      brio satya s 130 jutaan, brio satya e manual 135 jutaan,

    • Indra

      Brio Satya termurah pas dilaunching harganya Rp 105 jutaan, jadi emang dari dulu si Brio Satya adalah LCGC termahal, tapi yg CVT Satya bisa 149 jutaan, Hampir masuk teritori kelas citycar normal.

    • D83

      Dulu waktu masih ada Brio Satya Type-A harga paling terjangkau, tetapi ternyata malah nggk laku, rata2 org beli type paling mahal E.

      komparasi LCGC lain juga mulai naik harganya, Agya type G manual sudah 121.5jt. Yah kenyataan memang LCGC rata2 sudah tidak terlalu “Low-Cost” lagi.

      • Indra

        Lagipula mana ada beli LCGC yg varian terendah, Brio tipe A itu udah pelek kaleng (baru kali ini utk mobil Honda sekarang) mungkin membuat konsumen yg malas Oprek/modifikasi pikir ulang. LCGC biasanya kebanyakan beli varian tertinggi atau yg tengah, karena rata2 fiturnya terbilang cukup.

        • aiueo

          Setahu saya yang pake velg kaleng pertama itu freed alpha deh, cuma dikasi dop jadi ga keliatan
          CMIIW

        • Pengemudi_biasa

          Wah ada orang TAM disini, silahkan kalo bapak2 sekalian mau ada masukan atau keluhan atau unek2 buat mobil Toyotanya.

          • Indra

            Wah saya bukan orang Toyota lah, lagipula memang benar kan kalau orang beli LCGC lebih banyak yg beli varian tertinggi/tengah daripada varian terendah?

          • gaps

            Setuju. LCGC soalnya udah cenderung basic..beli yg tipe terendah lg mah rasanya udah ga relevan lg karna mesti nambah lg buat fitur knyamanan yg rata2 dipangkas sm pabrikan mobil. Kecuali mereka yg beli sangat ketat soal budget..

        • D83

          Yg ane coba pahami strategy HPM,
          type paling rendah = Kopongan = nggk laku = dihapus saja.
          Sebaliknya
          type paling tinggi = full spec = paling laku = naik harga
          Cuan nambah 😆 yah begitulah hukum ekonomi bos.

    • masih masuk LCGC ini

  • kabe kabe

    produsennya aja ngerjainnya ogah2an gtu… The power Of “Dream”

    • Aryo Wicaksono

      ayo dong HPM, jangan bikin malu terus. ayo berubah. harga udah mahal, tinggal dirapatkan sedikit lagi, tuh.

      • kabe kabe

        (mungkin) kata bang Jojon … “EGP ! toh gk kliatan juga dari luar” wkwkwkwkwk

        • Aryo Wicaksono

          ane baru sadar ternyata trio Bbm tidak dirancang di Jepang melainkan diteliti di pusat pengembangan Asia Tenggara di Thailand bersama HPM, tapi tenang, Gan. ada isu pengembangan semua mobil Honda di dunia bakal ditarik ke Jepang semua, jadi mobil yang kurang mantap bakal berkurang.

          • kabe kabe

            AMIN

          • Hillarius Satrio

            AMIN

          • gaps

            AMIN

          • Indra

            Brio dikembangkan utk pasar negara berkembang.

          • unzur

            plus india..

          • Aryo Wicaksono

            oh iya, ya, ada pengaruh India juga, ya. Acha acha. apalagi di India ada amaze alias brio sedan.

  • D83

    Kalau kemahalan bisa ambil yg Satya (masih masuk LCGC), ditambah sendiri aksesoris kecantikan biar jadi RS (side skirt, lampu copotan Mobilio RS, emblem Grille RS)

    • Indra

      Perbedaannya hanya aksesoris, bentar lagi bisa dibeli copotannya…

  • fathakhur

    prediksi ane salah ttg Satya CVT.. harganya tinggi utk LCGC.. kalau jeli mencari diskon bisa dapat mobil non LCGC baru dgn harga tidak jauh beda atau malah bisa di bawah..

  • Gae46

    Tadi pengen ambil brio ini, tapi keburu ambil mirage gls karena liat video bang ridwan dan hilsat

    • gaps

      Mending Mirage kemana2 lah. Irit pake bgt,dasbornya juga bagus. Ga berasa kayak naik mobil murah..

      • Gae46

        Iya bro, sama brio kesengsem modelnya saja, sisanya mirage masih lebih baik, irit jg iya, sy bandung – pamanukan 132km beda tipis sama brio satya manual. Padahal miragenya matic ?, screenshot terlampir.

        • Hillarius Satrio

          bah, mobil gw kalah irit… wkwkwkwk..

          • Gae46

            Mobil bang hilsat apa ya? Datsun go? ?

          • Hillarius Satrio

            ada lah, motuba kok… hahaha

          • Gae46

            Ya pasti kalah irit sama mobil2 jaman skrng bang hilsat ?.
            Sy jg dulu pake motuba civic sh3 th 90 ?, harus dilego biar istri bisa pakai mobil….. ?
            Btw masih jomblo kah? Sy ada beberapa “stok” mojang bandung xixixixi

          • Aryo Wicaksono

            lihat fb, deh. Bang Hilsat kan pake FD Mugen RR, entah asli atau bukan, tapi udah menang kontes beberapa kali, lho.

          • Hillarius Satrio

            palsu lah, mana ada Mugen RR abu2?

          • Aryo Wicaksono

            iya, kali, dapat rezeki berlebih bisa beli yang asli. 😀

          • Hillarius Satrio

            AMIIIIINNNNN

          • Hillarius Satrio

            wah, nuhun deh, saya mah lebih suka nyari mojang sendiri… hehehe

          • toyota new limo :v

        • gaps

          Iya bro. Itu padahal matic. Kalo buat irit2an okelah. Cm kalo buat driving experience emg lebih oke Brio..tp yg manual ya..haha

  • panameraboy

    menarik nih Satya CVT jadi lebih murah dibanding 1.2 E A/T dulu, padahal kelengkapannya sama, malah dapet dashboard dan spion baru.
    ngomong2 ukuran ban Brio RS berapa ya? kalo ga salah bannya pake potenza ya? serem juga

    • Hillarius Satrio

      yup, bridgestone potenza 185/55 R15

  • Yelly Rachmatullah

    Keinginan : Brio
    Kalo yg dicari :
    – dashboard baru
    – ac digital
    – cvt
    – power door mirror
    – power door lock
    – auto door lock
    – heat rejecting green tinted glass
    – ABS EBD
    – wiper belakang
    – tilt steering
    – lampu kabut
    – keyless entry
    – kesan kasual yg ada sporty2nya
    – dashboard 2 warna asik jg, ada beagenya kesannya jd kasual, nyante2 aja, ga terlalu sporty
    – seat jg warna yg kasual enak buat mata

    Cukuplah dgn Brio Satya E CVT

    • D83

      Kalo di-breakdown banyak juga plusnya dibanding lcgc lain. Mgkn sekali2 ada view lain yg dibahas selain cat engine bay ya..

      • Yelly Rachmatullah

        Iyes, ku pikir kalo di breakdown gitu, LCGC mobil ini cuma “pencitraan”. Spek mesin dan fitur Satya E CVT ini ga LCGC sama sekali, bhkn yg ga LCGC belom tentu lengkap kayak gitu apalagi ada ABS EBD nya.

        • Indra

          Kayaknya ABS EBD komponennya udah produksi disini, CVT juga udah produksi disini, sehingga mudah diaplikasikan ke mobil Honda bahkan seeekor LCGC, tapi pasti nambah harga lah.

        • D83

          Betul, sebenarnya kalo dibandingin Brio A/T (non-LCGC) sbelum facelift ini, malah jadi lebih murah ditambah fitur2 tadi, karena masuk ke scenario LCGC

  • Aldo

    harganya sudah diatas brio CBU tahun 2013 yang tipe tertinggi matik, yang pada saat itu dijual seharga 173 juta di pricelistnya….

  • Endefloor

    Design parbet, akomodasi sempit, mahal pula ckckck

  • bukansales

    Hmmm 174jt kok ane kepikirannya hatchback second tahun muda ya drpd si setrikaan berjalan ini

    • Ardhie Yoodha

      Betul..betul..betul

    • gaps

      Kalo mau cari mah banyak bgt kok pilihan di kelas 170an juta..taunnya juga relatif masih muda tergantung kbutuhan. Sama,mendingan beli seken taun muda kalo begini

  • bluesdevil

    Dengan basis yang sama dan bermacam-macam fitur yang di ambil dari beberapa saudaranya, seharusnya brio itu bisa lebih murah, apalagi dengan kualitas seperti itu.

    Apa jangan” strategi pabrikan jaman sekarang emang gini ya. Fyi, iphone SE juga menerapkan strategi seperti ini, dengan menaikkan harga yang lebih tinggi dan mengambil spare part dari iphone yang terdahulu. Sehingga kos produksi bisa ditekan lebih jauh dan keuntungan yang dihasilkan bisa lebih maksimal.

    Masih mending kalo kualitasnya bagus si iphone, tapi kalo honda ini mah, entahlah….

    • Indra

      Ya, Brio itu kan proyek cost cuttingnya Honda utk pasar negara berkembang seperti Thailand, India, dan Indonesia (ketiganya adalah pasar utama), tapi boleh dibilang di Indonesia Brio cs (kecuali Amaze yg ga dijual) itu laris semua, mau yg hatchback, MPV, atau MPV Crossover, semuanya laris dipasaran.
      Sharing material seperti fitur, basis sasis, komponen, dll itu udah sering dipakai oleh hampir semua produsen otomotif di dunia, tapi juga disesuaikan dengan positioning produk masing2. Tapi emang dasarnya kualitasnya jelek, ya nantinya untuk mobil2 sejarahnya juga akan mengalami hal serupa, karena harus hemat biaya produksinya juga.

      • bluesdevil

        Lah ya itu, meski agak mahal harusnya kualitas pengerjaan bisa lebih baik dong.

        Kalo ceritanya downgrade fitur masih bisa saya terima di akal. Karena ini memang menyangkut pengurangan kos agar bisa bersaing dengan rival yang lain.
        Hanya 1 yang saya sayangkan dari honda, yaitu kenapa bawah kap mesin itu kok gak di cat pula. Padahal ini cuman ngecat doang loh. Kos yang di keluarin loh ya gak banyak” amat.

        • Indra

          Iya nih, mobil Honda kayak Jazz disini kayaknya ketularan juga catnya belum beres udah keluar pabrik

          • bluesdevil

            Langsung patah hati pas tahun lalu ane liat review jazz dari autonetmagz.
            Padahal ane kesemsem banget tuh sama si jazz gk5 ini meski fitur gak lengkap gegara cuman cat kap mesin n lem yang berserakan. Wkwk

          • Indra

            Kayaknya reviewer autonetmagz orangnya cukup detail ya sampai material dan kerapihan produksi juga ikut mempengaruhi keputusan. Sampe sekarang gue jd lebih sering ketuk2 dasbor sama mantengin kap mesin apakah ada yg mbleber/kurang cat bahkan dikasih peredam kap mesin.

          • bluesdevil

            Makanya ane suka dengan review autonetmagz soalnya emang blak2an untuk masalah mendetail kayak gitu n gak seperti di reviewer lain yang suka “membaguskan” produk reviewnya n hilangin hal yang perlu di perhatikan.

          • bluesdevil

            Anyway, siplah penilaian ane untuk autonetmagz. Wkwkwk

          • Indra

            Untuk first impression gue suka, tapi utk sesi tes Drive semoga datanya bisa lebih lengkap (konsumsi BBM, kecepatan 0-100 km/jam, dll) tapi dengan gaya mereka sendiri supaya yg baca/nonton video bisa lebih mengetahui mobil apa yg ingin dimiliki.

          • bluesdevil

            Setuju banget bro

    • gaps

      Harusnya bro. Cm kalo orang yg emg “loyalis” rasanya ga masalah “dikibulin” sm Honda..haha
      Mentang2 judulnya facelift,jd ada alesan naikin harga. Bener nambah fitur,cm yaa..bagian facelift sm dasbornya semuanya asal caplok. Plus kualitasnya yg……au ah

      • bluesdevil

        Ya semoga entar honda gak kayak gini. Jujur, capek gua liat honda kayak gini terus bro. Sepertinya nih pabrikan udah kayak gak passion lagi mau buat mobil.

        • gaps

          Mungkin awalnya mereka bikin strategi begini buat masuk ke pasar yg selama ini ga disentuh Honda,maka muncul Brio dan Mobilio. Cm lama kelamaan mereka mikir keuntungan yg mereka dapet besar dr strategi ini. Blom lg sunatan2 yg gue rasa vital buat orang yg nyari mobil ga sekedar merk dan gimmick tp juga build quality. That’s why akhirnya idealisme mereka pun yg jd taruhannya. Makin kesini makin banyak akuntan yg berperan disini. Shingga sunatan ga hanya terjadi di pasar Brio dan Mobilio,tp hampir semua line-upnya. Mungkin pengecualian yg range 500 juta keatas ya..

          • Heru Karno Saputro

            Mungkin prinsip honda sekarang sing penting laris manis tanjung kimpul payu cuan ngalir… Masa bodo dengan build quality

      • Always35

        Wkwkwk titelnya “the power of dreams” udah gak cocok lagi sama honda sekarang ?

        • gaps

          The power of sunatan gan. Haha

  • qoqo

    Honda ini kayak band jazz yang masuk pop deh. Dulu waktu masih ‘jazz banget’ lagu2nya ga banyak yang beli tapi jadi pujian para kritikus. Sekarang jadi agak ‘pop dikit’ orang makin banyak yang suka tapi karya2nya yang ‘pop’ jadi bahan hujatan kritikus.

    Nah, Brio, Mobilio, BRV ini kayak ‘proyek populer’-nya Honda buat naikin volume penjualan, sukses toh, walau secara kualitas malah jadi malu2in Honda sendiri.

    Semoga karya-karyanya yang ‘non-populer’ tetep memuaskan. Civic FC itulooooohhh mantap~ kalo baca2 sih.

    • Indra

      Impact terbesar Honda indo adalah Mobilio, yg masuk kelasnya Avanza. Menurut gue pas pertama kali Brio 1.3 muncul belum begitu heboh karena masuk kelas citycar.

  • reyhan apriathama

    Honda brio tenaganya paling gede dan 4 silinder tapi kok kalah ya sama Mirage soal akselerasi mesin 3 silinder

  • 174,5 Juta di Jakarta.
    Di kota lain pasti lebih. Untuk design mobil seperti ini jelas sangat Overprices.
    Mending buat beli mobil 2nd asal bisa milih mobil (smart buyer)
    Contoh : Kia Sportage 2011 Matic harga 175 Juta
    Kia Rio Matic 2012 harga 135 Juta
    Atau mobil lain, yang paling tidak designya bagus, ngga maksa begini

    #manas2inSalesHonda

    • bluesdevil

      Ngomongin kia, ane menunggu kedatangan all new kia sorento yang tampangnya macho abis. Wkwk

      • Iya om, tapi kegedean buat saya wkwk

      • Indra

        Sama all new Sportage dan all new carnival ya…tunggu di GIIAS 2016 karena KIA bakal ikut disana.

        • bluesdevil

          Emang udah siap meluncur di Indo ya?
          Ada berita bocoran speknya gak? Jadi penasaran wkwk

          • Indra

            Sorry, masih baru kemungkinan, tapi bisa mengarah ke sana.

          • gaps

            Kalo diliat dr pangsa pasar SUV yg makin kompetitif,plus diliat dr populasi Sportage gen3 yg lumayan banyak untuk ukuran brand korea..kmungkinan masuk generasi barunya bakal cukup gede bro. Carnival yg gue ga yakin..walau bs aja buat menghadang Odyssey atau H1

  • putra

    175 juta ? Becanda kali ente.
    Harusnya bisa lebih murah ya 🙁 , toh gaperlu capek2 lagi buat reset bumper depan, lampu juga udh ada tinggal pasang, dashboard gaperlu bayar designer lagi, cuma bayar teknisi yang masangin. Spion juga tinggal pasang. Mana gaperlu bayar lagi buat nge cat kap mobil kan?
    Tapi ini 175 juta? Oh my…

    • Indra

      Citycar apapun kalau masuk harga 170 jutaan udah termasuk kemahalan. Beda antara RS manual dan CVT cuma transmisi dan ABS EBD tapi bedanya bisa 15 jutaan rupiah.

  • Oki Ngew

    Tipe e mt selisih 20 juta dgn ayla x mt… ya walupun ayla 3 silinder, ac kompor & no immobilizer tapi harga segitu utk lcgc tetep aja mahal.

  • rs

    Aduh…brio rs banyak menyontek desain honda lain…gara-gara strategi honda di Indonesia yang ingin memperoleh pundi pundi uang yang besar yang dimulai sejak era jazz (2004) yang dimana honda ingin mengubah imagenya menjadi mobil yang kecil dan irit bahan bakar….tapi puncaknya saat mobilio ikut masuk ke dalam segmen low mpv…kualitas dari semua model yang dirakit di Indonesia diturunkan (anehnya honda motor juga melakukan itu seperti di vario 150)… parahnya lagi hal ini berlanjut ke hrv dan jazz yang akhirnya penjualannya tenggelam karena brv….tapi brio rs dan satya harganya sudah mahal di kelasnya…dan kalau menurut saya, lebih baik ambil mirage sport, sirion custom, dkk atau beli mobil bekas atau juga tambah uang sedikit biar bisa beli low mpv kayak avanza/veloz, ertiga, grand livina, dan mungkin juga mobilio rs (nyesel kali kalau yang sudah beli yang versi dashboard baru gara-gara sama kayak brio)….

    • Always35

      Kalo honda motor emang penyakit khasnya plastiknya tipis dan rada gampang pecah plastiknya. Tapi emang urusan common parts honda motor masih mendingan daripada honda mobil antara satu produk dengan produk lain dibikin beda walau ada juga yg beda mesin tapi body sama contoh vario 125 sama 150 tuh~

      #bukansalesahm

      • rs

        Betul…rata rata honda motor bodinya tipis…saya juga kurang puas dengan kualitas vario 150…kualitas pengerjaannya jika diibaratkan sebagai mobil ya mirip dengan honda brio/mobilio…. kalau anda sih saya yakin bukan sales ahm….

        • Always35

          Wkwkwk kebetulan ane punya scoopy yg versi anyar, itu motor kalau ingin digeser ban belakangnya body plastik yg kiri sering banget tertekan, dan banyak kasus honda motor rata2 plastiknya udah kayak ember~

          Tapi yang masalah itu kalo ngiritnya udah sampe2 desainnya disamain antara satu dengan yang lain. Kalo kata bang haji rhoma mah “terlalu” ?

          • rs

            Yah..betul juga tuh body motor goyang goyang dan plastik kayak ember…saya di rumah ada vario 150 sama revo fit….kalau dibandingkan yamaha soul gt yang lebih murah dari vario 150, kualitasnya soul jauh lebih baik…meski gak ada fitur iss….

  • Dwi

    Kemahalan?? Saya rasa tidak, Honda tau betul psikologis masyarakat kita kebanyakan. Bahwa masyarakat kita akan membeli suatu kendaraan berdasarkan brand-nya. Kemudian akan memilih type yg paling mahal, karena type termahal menunjukan kemampuan ekonomi para pemiliknya.. hehehehe

  • haikal fahmi almaidani

    Honda Brio = desain atraktif, nyetirnya enak. Cukup irit juga. Hanya saja kelemahannya ada di sektor akomodasi (kabin & ruang bagasi)

  • nusantara nusantara

    untuk mobil yang sekelas, ahon selalu jual lebih makal, untung gedhe, IMHO

  • Rifky Alfandi

    Beh yg rs cvt udh kena 174 juta. Lbh baik saya cari civic fd atau crv gen 3 yg bekas aja deh.

  • johan

    bisa dijelasin finishing dashboard nya kurang rapih di bagian mana?
    kayak nya setiap kali review mobil honda selalu ngomong finishing dashboard kurang rapih, tapi gak dijelasin bagian mana nya
    kalo material tipis bisa goyang kalo di tekan gak begitu masalah, soalnya naik mbl kan gak perlu tekan2 dashboard

    • D83

      Biasanya material plastik & kekokohan yg di-kritisi bro. Mungkin nggk masalah, cuma karena ini Brand “H” jadinya hal2 seperti ini (plus cat engine bay & gap body), jadi bahan untuk menjatuhkan 😆 sama harga juga 😆

      Pdhl mgkn ada nilai plus lain yg (lucunya) bukan jadi bahan jualan

    • Hillarius Satrio

      di bagian dashboard goyang, celah tidak rapat (masa jari kelingking bisa masuk celah antara pintu dan doortrim?), ada bagian yang fit-nya kurang rata, dll.

      betul, naik mobil memang nggak perlu teken-teken dasbor, mau mobilnya datsun go sampe mercedes maybach, memang nggak akan teken2 dasbor, tapi dengan begini kami tau, mereka niat bikin mobil bagus atau bikin mobil asal jadi

      • Aryo Wicaksono

        minimal interior harus digaruk dan diketok, lah, Bang, biar ketahuan bagus atau nggak. 🙂

      • johan

        jadi yg kurang rapih bagian dashboard apa doortrim? klo bagian dashboard bagian mana nya yg kurang rapih?

  • D83

    Jadi kesimpulan ane, yg paling value for money :
    Brio Satya E CVT.
    Alasan : dapat semua fitur facelift seperti RS (minus kosmetik ala RS), tapi harga sebenarnya lebih murah dibanding Brio A/T sebelum facelift

  • harganya itu lho.. low cost? mbok nggak usah pake embel-embel LCGC saja..

  • Rahadian

    bikin ulasan lengkap Brio RS vs Picanto Platinum dong mas.. kayanya Mas HS ngefans sama Picanto dan Mirage nih.. hehehe

  • Ilham

    Tentu sebanding lah gan untuk harga segitu, honda brio kan mobil city car termurah setelah agya dan ayla..
    Saya memang awam dengan mesin mobil, tetapi dari segi tampilan exterior dan interior saya lebih memilih honda brio daripada mobil city car lainnya, apalagi type rs..
    Keliatan keren, murah pula 🙂

  • ascherith

    bkn masalah loyalis H gpp diboongin dgn kualitas pas2 tp harga mahal tp ini masalah klasik akibat produsen2 laen jg ga ngasih opsi dan pilihan lbh baik fitur ato model nya dan rajin nyunat fitur jg.
    sirion model ok mesin kurang irit tp parahnya ga ada ABS,katanya air bag aja ckup ckckkc.
    Mirage model biasa konservatif cm setirnya itu ga enak serasa ga tau tuh roda dpn lg ngarah kemana,lbh parah dr stir freed mnurut gw yg suka komplain soal handling dgn freed tunggangan harian gw.
    sijuki malah ambil model indihe yg uda jls org indo sukanya yg keren bkn yg lucu ga jls kyk india. Karimun kotak yg enak itu uda ga ada, splash yg keren dan enak discontinue jg, malah masukin mobil kcil yg kyk org indihe senyum liat dr depan uda jls ga bakal laku. swift yg dlo keren skrg digedein bodynya jd ga keren lg dan uda pst lah yah ga selincah yg dolo.
    agya kemahalan buat fitur sgitu, performa nya hadeh. ayla buat belanja deket2 sih gpp klo masuk tol ngeri x.
    11 12 sama datsun go.
    pusing kan ga da pilihan yg handling nya enak, di injek responsive, modelnya ga offensive dimata, ukurannya masi enak buat masuk gang2 ,parkir depan kos & buat jalan bedua begita berempat?
    kok ga bs yah car maker skrg bkin yg handling nya enak kek yaris lama ato karimun kotak, bnyk storagenya jg, ukuran pas bgt buat menyandang nama city car.
    sijuki indo tolong lah itu sijuki japan pnya model kcil bgs2 di bawa kemari jgn desain indihe karimun wide kek, alto work yg bkin ngiler kek, Hustler ato ignis kek ato remake karimun lama jg pst lbh laku drpd yg ada skrg.
    intinya mah klo ada pilihan yg lbh bgus dr brio konsumen ude pasti kabur masalahnya kompetitor H aja yg pd no clue gmn buat mobilnya laku