Continental & Sennheiser Kembangkan Sistem Audio Tanpa Speaker

by  in Berita&Hi-Tech&International
0  komentar

AutonetMagz.com – Bagi kalian yang menggemari audio alias audiophile khususnya di dalam mobil, maka kalian tentunya tahu bahwa speaker adalah salah satu komponen penting sekaligus utama yang membuat kualitas audio bisa terjaga baik. Namun, apa jadinya jikalau ada sebuah pihak yang mengklaim mengembangkan sistem audio tanpa speaker? ‘Lha suaranya keluar dari mana dong?’. Mari kita bahas sob.

Jadi, ide mengenai sistem audio tanpa speaker ini muncul dari kolaborasi Continental dan Sennheiser. Ide yang diberi nama Ac2ated Sound ini tergolong revolusioner, karena cukup susah membayangkan sebuah sistem audio tanpa adanya speaker. Nah, pihak Continental dan Sennheiser sendiri terinspirasi dari instrumen dengan senar yang mana menggunakan body kayu sebagai ruang resonansi, seperti gitar, ukulele, dan beberapa alat sejenis. Dari ide tersebut, kedua perusahaan ini mengembangkan sebuah perangkat lunak dan juga aktuator yang akan menghantarkan gelombang suara ke panel interior, lalu ke dalam kabin mobil.

Cukup susah menjelaskan bagaimana mekanisme dari sistem audio ini, namun pihak Continental dan Sennheiser menjelaskan bahwa hasil dari suara yang dihantarkan sistem ini sangat natural bak duduk di dalam concert hall. Nah, selain menjanjikan kualitas suara yang menggiurkan, pihak Continental dan Sennheiser menjabarkan bahwa Ac2ated Sound juga memiliki beberapa keunggulan lain. Pertama, sistem audio ini lebih ringan karena tidak menggunakan beberapa parts audio pada umumnya. Bahkan, selisih beratnya diklaim bisa mencapai 40 kg lebih ringan. Selain itu, secara dimensi sistem ini 75% hingga 90% lebih irit ruang dalam penerapannya di dalam kabin.

Nah, irit ruang dan ringan adalah kabar baik bagi mobil listrik yang notabene perlu memaksimalkan ruang dan bobot mobil, disamping bobot yang berat dari baterai. Selain itu, sistem ini juga diklaim memberikan keleluasaan untuk desainer interior mobil berkarya, karena aktuator dari sistem ini bisa diletakkan di doortrim atau malah di atap, hingga di pilar A ataupun di bagian belakang mobil. Sayangnya, kalau kalian sudah snagat berharap suatu hari bisa menikmati sistem audio semacam ini, maka kalian harus bersabar. Karena belum ada informasi apakah sistem semacam ini akan masuk ke fase produksi, sayang ya.

Jadi, kita tunggu saja, jikalau memang benar sistem lansiran Continental dan Sennheiser ini revolusioner, maka sangat layak untuk dicoba ke mobil produksi massal. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: