Carlos Ghosn Resmi Mundur Dari Renault!

Carlos Ghosn Resmi Mundur Dari Renault!
0  komentar

AutonetMagz.com – Sekitar 22 tahun lebih Carlos Ghosn menjadi bagian dari Renault, dan bisa dikatakan bahwa beliau adalah sang penyelamat dari pabrikan asal Perancis ini. Namun setelah lebih dari 2 dekade berada di Renault, Ghosn harus mundur dari jabatannya di merk asal Perancis ini dengan kondisi yang tak mengenakkan. Yap, Ghosn terjerat kasus hukum terkait penggelapan uang di dalam aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. Dan oleh karenanya, Ghosn pun dicopot posisinya di aliansi, dan di tiap pabrikan yang tergabung dari aliansi ini, termasuk di Renault.

Di Renault, Ghosn telah menduduki posisi sebagai chairman dan juga CEO. Selama 14 tahun beliau menjabat sebagai CEO, dan 10 tahun sebagai Chairman, tentu bukan waktu yang sebentar. Kabar mundurnya Ghosn dari dua posisi prestisius di Renault ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Finansial Perancis, Bruno Le Maire di Davos, Swiss. Lho? Kok yang menyampaikan kabar ini malah Pemerintah Perancis? Mudah, karena Pemerintah Perancis memiliki saham di Renault. Nah, pihak Renault pun bergerak cepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Ghosn. Dan Renault pun langsung menunjuk 2 orang untuk menempati pos – pos yang ditinggalkan Ghosn.

Jean-Dominique Sennard (kiri) dengan Thierry Bollore (kanan)

Pertama, adalah Jean-Dominique Senard yang diposisikan sebagai chairman baru Renault. Senard adalah salah satu businessman asal Perancis yang sudah memiliki pengalaman puluhan tahun, termasuk mengisi posisi penting di Total S.A. dan juga Michellin. Sebelumnya, Senard mengisi posisi Managing General Partner Michellin hingga paruh pertama tahun 2019 ini. Sedangkan posisi kedua adalah Thierry Bollore yang akan menduduki posisi sebagai CEO baru Renault. Bollore sendiri sudah bergabung di Renault sejak 2012 lalu, dan sebelumnya menduduki posisi sebagai COO dan juga Deputy CEO dari Renault.


Jean-Dominique Sennard (kiri) dengan Thierry Bollore (kanan)

Nah, tugas berat harus diemban oleh kedua orang di posisi baru mereka ini. Senard bertugas untuk menjaga harmoni dari aliansi yang terbangun antara Renault dan Nissan, plus menjadi orang utama yang akan berkomunikasi dengan pabrikan asal jepang tersebut dan juga anggota lain dalam aliansi. Senard menyebutkan bahwa sangat penting untuk menjaga aliansi mereka tetap dalam keadaan yang kondusif dan juga kuat. Nah, di lain sisi, CEO dari Nissan, Hiroto Saikawa menyambut hangat pergantian personil di Renault, dan menyiapkan general meeting aliansi yang akan diadakan di bulan April mendatang.

Jadi, kita lihat saja bagaimana nantinya Sennard dan Bollore akan membenahi masalah yang sudah menjalar sejak beberapa bulan lalu pasca tertangkapnya Ghosn di Jepang. Kami sendiri berharap aliansi ini bisa tetap kondusif dan menelurkan produk – produk yang ciamik. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: