BMW Harapkan 50% Dari Penjualan di Tahun 2030 Adalah EV

by  in Berita&BMW&BMW
BMW Harapkan 50% Dari Penjualan di Tahun 2030 Adalah EV
0  komentar

AutonetMagz.com – Dalam beberapa waktu terakhir, mobil listrik mendapatkan tempat dan perhatian tersendiri dalam pembicaraan ruang publik. Banyak masyarakat dari berbagai kalangan mulai memandang mobil listrik sebagai sebuah masa depan dunia transportasi. Tak salah memang, karena pada dasarnya minyak bumi yang menjadi bahan dasar bensin untuk kendaraan bermotor berpeluang habis suatu hari nanti. Dan EV jelas menjadi solusi yang menarik, termasuk bagi para pabrikan otomotif. Baru – baru ini, BMW juga mengapungkan sebuah harapan yang positif untuk mobil listrik, dimana pada 2030 kelak, 50% penjualan BMW diharapkan berasal dari EV. Yuk kita bahas.

50% Penjualan EV : BMW di 2030, MINI di 2027

Mengutip informasi via Electrive, BMW Group baru – baru ini menggelar Annual General Meeting. Dan dalam meeting tahunan itu, pihak BMW mengumumkan keinginan mereka untuk menekan emisi CO2 sebanyak lebih dari 200 juta ton pada tahun 2030 mendatang. Nah, untuk mewujudkan hal ini, maka ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dilakukan oleh BMW. Selain menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan, mereka juga harus bisa membuat proses produksi lebih ramah lingkungan dan juga bisa mendaur ulang kendaraan. Artinya, seluruh fase pada siklus hidup produksi kendaraan harus diperhatikan. Salah satu komponen terpenting dari sebuah kendaraan adalah sistem geraknya, termasuk jantung dari dapur pacunya. Oleh karenanya, BMW Group mengharapkan setidaknya 50% dari penjualan globalnya di 2030 disumbang oleh EV.

Artinya, dalam waktu yang kurang dari 10 tahun, BMW harus memasarkan setidaknya 10 juta mobil listrik murni (BEV). Tentunya ini pekerjaan rumah yang tak mudah, namun bukannya mustahil. Oliver Zipse, CEO dari BMW Group dalam annual meeting tersebut menyatakan bahwa mereka hanya ingin menawarkan mobil internal combustion untuk segmen yang memang benar – benar membutuhkan mobil bermesin tradisional. Sisanya? BMW memastikan bahwa pada tahun 2025 mendatang, separuh dari line up mobil ICE yang ada hari ini sudah tidak dijual lagi. Sebuah langkah yang bisa dikatakan cukup berani. Selain BMW, BMW Group juga menargetkan hal serupa pada sub-brand mereka, MINI. MINI juga ditargetkan untuk memaksimalkan penjualan EV, setidaknya harus mencapai 50% dari total penjualan mereka di awal tahun 2027 mendatang. Sedangkan di tahun 2030, MINI akan disulap untuk menjadi merk mobil khusus mobil listrik / EV. Mampukah MINI dan BMW? Kita lihat saja tahun 2023 mendatang.

Tahun 2023 Jadi Titik Krusial BMW

Ada apa dengan tahun 2023? Jadi, BMW menyebutkan bahwa tahun 2023 akan menjadi tahun yang penting bagi mereka. BMW Group akan meluncurkan setidaknya 13 model mobil listrik murni, dan ini akan menjadi titik krusial mereka. “Sekitar 90% dari seluruh segmen, konsumen kami bisa menemukan setidaknya satu penawaran untuk mobil bertenaga listrik murni. Dari segmen kompak hingga segmen paling mewah”, ujar Zipse. BMW juga tidak melupakan sub brand mereka di segmen roda dua, yaitu BMW Motorrad. BMW Motorrad juga memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dengan BMW dan MINI. Mereka juga akan memperluas line up mereka dengan motor listrik, khususnya untuk penggunaan di dalam kota. Yang paling dekat, pada musim panas tahun ini, BMW Motorrad akan memperkenalkan versi produksi dari BMW Concept Definition CE 04 e-Scooter.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: