Produsen Pelek Terkenal BBS Kini Bangkrut

Produsen Pelek Terkenal BBS Kini Bangkrut
0  komentar

AutonetMagz.com – Bagi penggemar otomotif yang doyan main modifikasi, harusnya tidak asing dengan pelek BBS. Sayangnya, berita tentang BBS kali ini agak kurang mengenakkan, padahal tahun 2020 ini harusnya jadi tahun yang spesial bagi BBS karena mereka akan merayakan ulang tahunnya yang ke-50. Hal yang terjadi malah produsen pelek aftermarket asal Jerman ini sekarang dinyatakan bangkrut. Betul, BBS bangkrut.

BBS Kraftfahrzeugtechnik AG dalam informasi resminya menuturkan bahwa penyebab kebangkrutan adalah “Karena hilangnya pembayaran yang dijanjikan secara tak terduga, kepailitan mengancam dalam beberapa bulan mendatang.” Krisis kesehatan yang sedang berlangsung akibat COVID-19 telah menghantam penjualan BBS dengan cukup keras, dan perlu diingat bahwa BBS bukan satu-satunya produsen OEM dan aftermarket yang bermasalah dan mengalami masa-masa sulit.

Tenang saja, karena kebangkrutan ini nampaknya bukan akhir dari segalanya bagi BBS. BBS berencana untuk merombak susunan perusahaan secara ekstensif supaya bisa kembali menghasilkan keuntungan.”Kami menghadapi saat-saat perubahan di depan kami,” ucap pernyataan lain dari pihak BBS. Thomas Oberle dan Marc-Philippe Hornung telah ditunjuk sebagai administrator kepailitan BBS.

Kedua pria tersebut adalah orang yang berpengalaman dalam bidang ini, bahkan Oberle pernah menjabat sebagai administrator kepailitan untuk BBS saat masih bernama BBS International GmbH pada tahun 2011. Kini, sudah saatnya bagi administrator untuk membuktikan bahwa para pencibir BBS itu salah. Perlu diingat, tugas membangkitkan kembali BBS tidak akan mudah jika kita berkaca pada harga saham BBS yang sangat rendah.

Mengenai produk-produk BBS, pabrik-pabrik BBS akan terus menghasilkan pelek aftermarket selama proses restrukturisasi, dan dengan sedikit keberuntungan, NICE Holdings Co. dapat menemukan pemilik baru untuk BBS yang saat ini sedang kekurangan uang. Pada saat ini, BBS Kraftfahrzeugtechnik AG mempekerjakan sekitar 1.200 orang. Semoga bisa bangkit kembali ya BBS, supaya bisa tetap mewarnai dunia modifikasi mobil. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: