Borla Tengah Merancang Knalpot yang Bisa Bernyanyi!

Borla Tengah Merancang Knalpot yang Bisa Bernyanyi!
0  komentar

AutonetMagz.com – Fungsi utama knalpot adalah untuk membuang emisi, namun bakal menarik kala knalpot bisa menghasilkan raungan mesin yang merdu nan memukau. Contohnya adalah kolaborasi Toyota dan Yamaha yang bisa menghasilkan suara ala mobil F1 yang disebut “roar of an angel” di Lexus LFA. Ada pula teknologi active valve di knalpot-knalpot aftermarket yang bisa membuat suara jadi kalem atau beringas hanya dengan membuka atau menutup katup.

Salah satu produsen aftermarket, yakni Borla ingin membawa level engineering suara knalpot lebih jauh lagi. Borla punya ide untuk menerapkan teknologi kuno di produk barunya dan kelihatannya cukup menarik. Mereka punya gagasan untuk merancang Knalpot Polifonik baru menggunakan serangkaian pipa yang berbeda ukuran untuk membuat banyak nada berbeda seperti organ pipa yang biasa ada di gereja-gereja atau gedung konser di Eropa.

Seperti ide dasar yang kami yakin semua produsen sudah tahu, bentuk dan panjang pipa knalpot selalu menjadi salah satu faktor utama penyetelan suara yang dihasilkan. Menarik untuk tahu bagaimana perancangan suara knalpot bisa naik ke level berikutnya oleh Borla. VP Penjualan dan Pemasaran Borla, David Borla akan menerapkan pengetahuannya tentang teori musik untuk menggabungkan nada-nada yang spesifik, yang sanggup bekerja sama dalam harmoni alami.

Okelah, mungkin agak aneh kalau orang divisi pemasaran dan penjualan ikut campur soal perencanaan produk, tapi toh ini yang punya usul David Borla. Tak heran kalau ia bisa sedikit agak melangkahi beberapa orang di Borla. Bukan tak mungkin ini bakal jadi hal baru yang keren. Wajar juga untuk menerapkan teori musik untuk menyetel nada knalpot, karena ide dasarnya sama : Sound Engineering.

Sejatinya, tidak banyak perusahaan aftermarket yang benar-benar berpikir sampai ke situ. Jika akhirnya suaranya bagus, pertanyaan pertama adalah “Apa ada efek ke penambahan atau pengurangan tenaga?” Jika suaranya bagus banget, kami mungkin akan rela kehilangan 1 atau 2 tenaga kuda, tapi rasanya masih lama supaya hasilnya bisa didengar dan muncul versi bajakan seperti Akralingga. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: