Apa Modifikasi Toyota Indonesia Sehingga Corolla Altis Bisa Bertenaga 151 PS?

Apa Modifikasi Toyota Indonesia Sehingga Corolla Altis Bisa Bertenaga 151 PS?
0  komentar
Tenaga-Toyota-Corolla-Altis

AutonetMagz.com – Ada temuan menarik saat kami mencari sejumlah informasi untuk bahan perkiraan harga Kijang Innova terbaru. Karena ada beberapa kabar kalau Innova baru akan memiliki kenyamanan seperti Corolla Altis, kami coba menjelajahi detail Corolla Altis di website Toyota Indonesia. Saat kami memeriksa detail mesin Corolla Altis, di sinilah kami menemukan hal yang tak lazim.

spesifikasi-toyota-corolla-altis

Dijabarkan bahwa mesin 2ZR-FE Dual VVT-i Altis yang berkapasitas 1.800 cc punya daya 151 PS dan torsi 19,4 Kgm, atau sekitar 148 hp dan torsinya 190 Nm. Cukup ajaib, soalnya Altis bisa meraih angka tersebut dengan kapasitas mesin hanya 1.800 cc, di mana kompetitornya biasanya mendapat tenaga tersebut dengan mesin 2.000 cc ke atas, semisal Subaru Impreza dan Honda Civic. Apakah angka ini valid? Mari kita cari tahu bersama.

Soal tenaga, setelah kami melakukan pemeriksaan ke sana-sini, barulah ditemukan kalau tenaga mesin 2ZR-FE Altis memang bisa mencapai kisaran 148 hp JIKA menggunakan teknologi baru Toyota yang disebut Valvematic yang sudah digunakan di Toyota Noah/NAV1.

Sebagai informasi, Valvematic adalah teknologi terbaru Toyota yang tidak dipakai di Corolla Altis versi Indonesia, namun sudah diterapkan di beberapa model Corolla di Amerika. Jadi sepertinya angka 148 hp yang ditawarkan Toyota Corolla Altis agak sulit diterima logika, namun jika angkanya 140 hp, itu masih masuk akal.

Toyota-Corolla-Altis-Samping

Jika anda berpikiran “ah, kan 148 hp itu bisa jadi karena pakai Dual VVT-i”, sebenarnya juga masih kurang meyakinkan. Dual VVT-i yang dimiliki Altis dibuat untuk mengejar efisiensi BBM yang lebih baik, dan sangat sulit jika hanya dengan pengaturan katup variabel saja bisa menambah tenaga secara signifikan dari mesin yang sama. Bisa naik 1-2 hp saja sudah bagus lho.

Sekedar tambahan informasi saja, Toyota Corolla Altis di Thailand, yang menggunakan mesin 2ZR-FBE (Kode FBE menunjukkan bahwa mesin dapat mengkonsumi ethanol) hanya menghasilkan 141 PS atau sekitar 139 hp dengan bore x stroke yang sama persis dengan 2ZR-FE milik Toyota Altis Indonesia yaitu 80.5 mm x 88.3 mm.

Honda-Integra-Type-R

Penambahan tenaga secara signifikan hanya bisa dicapai bila karakter mesin tersebut adalah mesin dengan karakter high-revving power layaknya Honda S2000, Honda Civic Type R atau Honda Integra Type R. Contohnya, mesin Honda Integra Type R berkode B18C5 dengan kapasitas 1.800 cc bisa mencapai 195 hp, dan hal itu bisa dicapai pada rpm di sekitar 7.500 rpm, sedangkan menurut Toyota Indonesia, mesin Altis dapat mencapat 151 Ps atau 148 hp di rpm 6.400 saja.

Honda-S2000

Berikutnya adalah mesin S2000 dengan kode F20C, mesin 2.000 cc 4 silinder yang tenaganya sangat besar, yaitu 240 hp. Sebagaimana kita tahu, mesin S2000 memang berkarakter high-revving, dimana max power tersebut baru dicapai pada sekitar 8.500 rpm. Bahkan mesin S2000 diganjar penghargaan mesin non-turbo paling bertenaga sejak tahun 2000 dengan output 120 hp/liter, dan baru bisa dikalahkan oleh Ferrari 458 Italia pada tahun 2010 dengan output 126,6 hp/liter.

Kembali lagi ke Altis. Seperti kita kenal, karakter mesin Altis bukanlah mesin high-revving seperti mobil sport. Tak ada turbo, tak ada valvematic, hanya mesin biasa yang ditujukan untuk efisiensi dan performa harian, tak spesial, tapi kok tenaganya dicantumkan 151 PS? Namun tak hanya tenaganya yang mengagumkan, penulisan torsi Altis di website Toyota juga mengagumkan.

Toyota-Corolla-Altis-Belakang

Ditampilkan bahwa torsi Corolla Altis mencapai 19,4 Kgm atau 190 Nm, dan secara logika, hal ini (lagi-lagi) mengagumkan mengingat tidak ada teknologi yang spesial di mesinnya. Setelah kami melakukan cross check ke berbagai sumber, didapati kalau torsi terbaik mesin 2ZR-FE milik Altis hanya 177 Nm (Mesin 2ZR-FBE milik Altis thailand), sementara angka 190 Nm sejatinya adalah milik mesin Toyota 3ZR-FE 2.000 cc yang torsinya berkisar 190-194 Nm.

Jadi, jika benar mesin Toyota Corolla Altis 1.8 liter Indonesia, memang dapat mencapai 151 PS atau 148 hp, dan torsi 190 Nm, kami sanagat penasaran akan teknologi apa yang diaplikasikan oleh Toyota indonesia sehingga dapat mencapai output seperti itu, hmmm…atau jangan-jangan hanya salah tulis saja?

Bagaimana menurut pendapat anda? Sampaikan di kolom komentar!

Ditulis oleh : Claudius Surya

Read Prev:
Read Next:
  • Yudakusuma

    adminnya toyota butuh snickers apa butuh piknik?

    • Hillarius Satrio

      mungkin dia butuh kamu lebih dari apapun, yud

      • Yudakusuma

        ahhh…. mbak admin :kiss:

        • Hillarius Satrio

          jijik woi

          • antoni

            hahahahaha

  • Rafi M.P

    Katanya Altis 1.8 bisa mencapai 151HP karena ECU mesinnya dimodif biar gak perlu pake mesin 3ZR-FE karena yg 2000cc kurang laku dipasaran sebelumnya

    • Hillarius Satrio

      PS, bukan HP

    • Claudius Wijaya

      modif sih mungkin mas, tapi , basenya 1.8 liter umumnya di kisaran 138 sampe 140an, kalo modif ECU, tanpa ubah kompresi, tanpa ubah exhaust, tetep aja sulit buat dongkrak ampir 10 hp, itu kan 151 Ps = 148 hp-an, makanya kita penasaran, Toyota ngulik apanya tuh mesin biar bisa keluar segitu, or itu hanya typo? cuman Toyota yang tau….

  • cup ucup

    Gue juga heran, karena bokap sebelumnya mobil dinas kantornya pake altis ’12 yg matic sekarang dituker pake all new altis yg manual, tapi biarpun tenaga besar yg all new altis, tapi bbmnya irit, 1l bisa sampe 18 km, coba autonetmagz test drive all new altis

  • sony

    saran sih admin coba pinjam unit test drive nya all new altis, dan coba rasakan sensasi nya.

    • Rafi M.P

      ^NIH! Betul bro sony, biar tau tenaga sebenarnya.

  • m15a

    Toyota kadang spesifikasi teknisnya suka beda dengan kenyataan…

    Contoh pertama kasus altis ini, ada juga kasus lain yang terjadi di VNT nya fortuner. Di brosurnya disitu tertulis 144 hp dan 350 Nm, tapi ada media sebelah yang nyoba performa fortuner ini di atas dyno test (mobilnya dalam keadaan standar ya). Hasilnya 170 hp dan 370 Nm. Harusnya toyota membenahi sektor ini, biar calon pembeli gak ketipu dengan tulisan…

    • Ridwan Hanif

      Pengalaman cerita dari temen engineer, hasil tes Dyno dengan spesifikasi alat tes Dyno dibawah 500 juta itu penyimpangannya bisa sampai 50% persen loh, even Dyno merk AVL yang harganya 1 M lebih kalau nggak di kalibrasi perbedaannya bisa menyimpang jauh. Jadi kalau ada yang mengaku tes Dyno, harusnya disebutin juga spek Dyno dan catatan terakhir di kalibrasi…. hehehe

      • Kips

        setuju bgt nih, dyno juga ga bs jadi pegangan ngukur power mobil seutuhnya juga, berdasarkan pengalaman aja pernah dyno Pajero di tempat A sama tempat B busehh beda lumayan torsi nya pdahal sama2 power on engine klo ga salah.

  • joe

    Sepertinya dia lelah..
    Heheheee… 😀

  • naufal

    Ferrari 458? Meh, mazda RX-8, kode mesin 13B-MSP, non turbo, bisa tembus 180.76 HP/liter 😀 (kapasitas mesin 1.300 cc)

    • keep_the_Faith

      Kategory Untuk mesin 4-langkah konvensional (4-stroke), jadi mesin rotary nggk masuk hitungan..

  • DAP

    RX-8 kan mesin rotary (wankel engine).
    Pasti beda. Efisiensi motor bakarnya beda.

    458 dan S2000 kan engine biasa pake piston biasa.

  • guruh

    haha jelas lah, salah copy paste…