All New Nissan X-Trail Versi Australia Pakai ProPilot, Indonesia Menyusul?

All New Nissan X-Trail Versi Australia Pakai ProPilot, Indonesia Menyusul?
0  komentar

AutonetMagz.com – Butuh beberapa waktu bagi Nissan X-Trail generasi terbaru untuk mencapai pasar global, setelah memulai debutnya pada Juni 2020 sebagai Nissan Rogue di Amerika Serikat. Sekarang, SUV generasi keempat ini akan dirilis di Australia dengan spesifikasi yang akan dikonfirmasi, sebelum mulai dijual pada paruh kedua tahun ini.

Detail Eksterior, Interior, dan Fitur

Dibangun di atas varian C-Segment dari Common Modular Platform (CMF-C), Nissan X-Trail terbaru mendapatkan desain yang sama dengan diperkenalkan dua tahun lalu. Dengan lampu depan LED dua tingkat yang ramping, gril V-motion, garis jendela yang mengarah ke atas, dan garnish chrome yang membentang sampai ke kaca belakang menciptakan tampilan floating roof. Sementara pada bagian belakang, terdapat lampu belakang berbentuk panah dan skid plate besar.

Di dalam, X-Trail mendapat tata letak dasbor horizontal, konsol tengah yang tinggi (dengan ruang penyimpanan di bawahnya), arm-rest tengah yang dapat dibuka terpisah, dan layar sentuh infotainment yang terdapat di bagian atas. Layar 8 inci hadir sebagai standar, sedangkan varian Ti dan Ti-L (2 varian tertinggi) mendapatkan layar 12,3 inci untuk panel instrumen dan infotainment, bersama dengan layar head-up 10,8 inci.

Fitur lain yang tersedia termasuk remote start engine, pemanas jok, jok kulit Nappa, kamera 360, wireless charging, wireless Apple CarPlay, audio Bose 10 speaker, dan hands-free power tailgate. Dari segi keselamatan, terdapat autonomous emergency braking, adaptive cruise control, lane keeping assist, traffic sign recognition dan reverse autonomus emergency braking. Mulai varian ST-L ditambah semi-otonom ProPilot Level 2 dengan tambahan lane centering assist.

Mesin Baru, Kapasitas Sama

Mesinnya sendiri menggunakan 2,5 liter empat silinder NA. Meskipun secara nominal berukuran sama dengan QR25DE keluaran sebelumnya, Mesin berkode PR25DD adalah unit baru dengan direct injection dan menghasilkan 184 PS dan torsi 245 Nm. Seperti sebelumnya, mesin itu dipasangkan dengan CVT yang menggerakkan roda depan. Kebetulan, mesin ini telah digantikan oleh mesin kompresi variabel 1,5 liter turbocharged 204 PS/300 Nm di AS dan China.

Belum terungkap di mana model Australia akan dirakit, tetapi kemungkinan akan diimpor dari Jepang. Mengingat model pre-facelift dari T32 terbilang cukup laris, menjual mobil ini ke Indonesia dalam bentuk CBU dari Jepang rasanya masuk akal. Apalagi melihat Subaru Forester dan Mazda CX-5 yang juga CBU Jepang memiliki harga yang cukup kompetitif dibandingkan dengan rivalnya yang dirakit di Karawang itu. Perihal model facelift yang penjualannya anyep, mungkin karena pasar bosan dengan model lama yang harganya terlalu tinggi.

Bagamiana Menurut kalian? sampaikan di kolom komentar.

Read Prev:
Read Next: