Waduh, Prototipe Mobil Terbang Jatuh Saat Tes Penerbangan!

by  in Berita&International
Waduh, Prototipe Mobil Terbang Jatuh Saat Tes Penerbangan!
0  komentar
Aeromobil-3.0

AutonetMagz.com – “Kalau di aspal macet, enak kali ya kalau mobil bisa terbang jadi bebas macet,” kami ingat betul ada beberapa orang yang berandai-andai mobil di masa depan bisa terbang seperti pesawat. Sebenarnya, ada segelintir pabrikan yang sedang berusaha mewujudkan mimpi itu, salah satunya adalah AeroMobil. Pabrikan dari Slovakia ini tengah mengembangkan prototipe bernama AeroMobil 3.0, yakni sebuah mobil yang bisa diubah jadi pesawat terbang.

Kalau tes di jalan, sepertinya sudah bukan hal spesial bagi mobil yang digosipkan bisa terbang. Maka dari itu, Stefan Klein selaku co-founder AeroMobil memiliki gagasan untuk menguji mobil ini saat terbang. Ini dilakukan untuk membuat kendaraan ini benar-benar siap untuk diluncurkan pada tahun 2017 mendatang.

aeromobil-3.0-jatuh

Sayangnya, pengujian terbang ini tak berlangsung sesuai rencana. Prototipe mobil terbang ini jatuh saat terbang di udara dan rusak menghantam bumi. Untungnya, Klein yang sedang menguji prototipe naas tersebut tak mengalami luka serius, karena ia masih sempat mengoperasikan parasut penyelamat saat ketinggian hanya 300 meter dari tanah. Klein langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat tindakan medis.

Kejadian ini akan cukup bikin parno alias paranoid bagi beberapa orang yang tadinya sudah antusias dengan mobil terbang, namun AeroMobil cukup berani dengan menyatakan akan mengambil hikmah dari kecelakaan ini. Mereka akan mengambil data dari segala kemungkinan kecelakaan untuk membuat prototipe mereka layak dijual ke pasaran. Nice job!

bangkai-aeromobil-3.0

Nah, kami harap kecelakaan ini bisa membuat mobil terbang buatan AeroMobil jadi lebih proper ke depannya, terutama dalam hal keamanan. Soalnya kan ngeri juga kalau sedang terbang santai, tahu-tahu jatuh. Amit-amit kalau tadinya mau terbang dan mendarat di Sudirman Hill tapi malah jadinya harus ke San Diego Hills.

Bagaimana menurut anda? Sampaikan di kolom komentar!

Photo credit : Paleofuture, nitra.sme.sk

Read Prev:
Read Next:
  • emang secara awam sepertinya enak bisa terbang karena bebas macet. tapi mungkin ada yang tidak disadari, bahwa ternyata tidak segampang itu,, terutama di indonesia :
    1. pesawat untuk terbang membutuhkan jalur lurus dan bebas hambatan minimal 500 meter untuk bisa mendapatkan kecepatan take off (V1). untuk pesawat berjenis STOL minimal sekitar 300 meter. dan tidak boleh ada halangan sepanjang jalan seperti tiang listrik, kabel yang melintang atau jembatan penyemberangan, lampu jalan , pepohonan yang rantinya mengarah ketengah jalan dll.
    demikian juga saat melakukan pendaratan. nah klo semisal di jakarta, dimana mau dapetin kondisi seperti ini di jam sibuk ?
    2. ruang udara bukanlah sebebas yang kita kira. di udara juga ada jalur nya yang ditangani oleh Air traffic control.
    3. kita harus punya lisensi minimal PPL (private pilot license) untuk menerbangkan pesawat.
    4. pesawat harus dalam keadaan airworthy saat diterbangkan dan ini untuk itu membutuhkan surat ijin kelaikan dari DSKU. nah ini bakalan ribet karena ngurusnya ngga segampang ngurus KIR kendaraan…he..he.

    sementara itu dulu, belum dapat alasan yang lain.

    • Hillarius Satrio

      mantap, kita kedatangan pencerah yang tahu lebih soal seluk beluk penerbangan.. makasih infonya mas

    • Toni

      Mas pilot ya? Pernah bawa 737 gak mas, ato enggak 777