Taksi Online Dilarang Beroperasi Dengan Mobil LCGC!

by  in Nasional
Taksi Online Dilarang Beroperasi Dengan Mobil LCGC!
0  komentar

Jakarta, AutonetMagz – Layanan taksi online yang kini sedang digemari mendapatkan peraturan baru, terhitung mulai Oktober 2016 ini, Dishub DKI Jakarta mengingatkan bahwa mobil dengan kapasitas silinder dibawah 1200 cc tidak boleh menjadi armada taksi online.

Peraturan tersebut ditetapkan berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan nomor 32 tahun 2016 tentang penyelenggaraan angkutan orang dengan kendaraan bermotor umum tidak dalam trayek yang menyebutkan bahwa mobil di bawah 1200 cc tidak boleh digunakan untuk angkutan umum tidak dalam trayek.

Sesuai dengan peraturan tersebut, maka mobil LCGC seperti Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Honda Brio, Datsun GO Panca dan juga Suzuki Karimun Wagon R tidak dapat lagi digunakan sebagai Armada Uber, Go-Car maupun Grab Car.

toyota-calya-17

Tidak hanya itu mobil-mobil lain yang non LCGC tetapi memiliki kapasitas silinder dibawah 1200 cc juga tidak boleh menjadi armada taksi online. Contohnya Mitsubishi Mirage, Nissan March, Suzuki Celerio, Ford Fiesta EcoBoost dan VW Polo TSI tidak bisa menjadi armada taksi online

Seperti yang kita tahu bahwa mobil LCGC mendapatkan keringanan pajak atau subsidi dari pemerintah. Sehingga jika mobil tersebut digunakan untuk usaha menjalankan bisnis taksi online rasanya tidak fair. Hanya saja penetapan cc ini juga berimbas kepada peraturan mobil non LCGC juga yang punya isi silinder kurang dari 1.200 cc

Sehingga Jika anda ingin menjadi pengemudi taksi online, Anda harus menggunakan mobil yang memiliki cc di atas 1200. Maka dari itu sepertinya Avanza dan Xenia tetap akan menjadi primadona taxi online.

toyota-avanza-transmover-fleet-render

Sebenarnya masih ada pilihan mobil murah yang bisa dijadikan taksi online dengan cc lebih dari 1200 cc, yaitu Daihatsu Sirion yang punya mesin 1.300 cc. Sisanya mungkin mobil mobil sekelas Toyota Avanza mungkin bisa menjadi pilihan.

Dengan peraturan tersebut, sebenarnya konsumen bisa.mendapatkan sisi positif, karena peluang mendapatkan mobil yang lebih baik jadi bertambah. Hanya saja untuk mereka yang sudah terlanjur mencicil LCGC untuk usaha taksi online, hal ini bisa jadi bencana besar. Betul?

Sampaikan pendapatmu guys!

Read Prev:
Read Next: