Subaru Siap Korbankan Transmisi Manual Demi Urusan Keselamatan

Subaru Siap Korbankan Transmisi Manual Demi Urusan Keselamatan
0  komentar

AutonetMagz.com – Bagi kids jaman now, sebuah mobil bertransmisi otomatis bukanlah sesuatu yang wow, justru bagi beberapa orang transmisi manual adalah sesuatu yang wow. Maksudnya, ‘wow harus injak kopling’ atau ‘wow, nggak bisa pakainya’. Memang tak bisa dipungkiri bahwa hadirnya varian dua pedal membuat segalanya menjadi mudah, namun sensasi berkendara manual tak akan bisa tergantikan.

Dan hal inilah yang membuat pihak Subaru masih mempertahankan beberapa varian bertransmisi manual dalam lini produknya. Namun kabar terbaru, pihak Subaru dikabarkan siap untuk mengebiri pedal paling kiri dari tiga pedal mobil mereka demi urusan keselamatan. Lho? Apa hubungannya ya? Tenang, kami akan jelaskan lebih lanjut. Dalam sebuah kesempatan di sela – sela gelaran Geneva International Motor Show 2018, pihak Subaru UK yang diwakili oleh Mr. Chris Graham mengatakan kepada Auto Express bahwa sistem keamanan terbaru mereka yang diberi nama Eyesight Safety System tak bisa kompatibel dengan transmisi manual.

Seperti yang kita tahu, Eyesight Safety System milik Subaru ini menggunakan kamera stereo untuk beroperasi, dan akan mengaktifkan fitur Lane Departure Warning,  serta Cruise Control. Jadi secara umum, Eyesight Safety System adalah cikal bakal sistem mengemudi otonom dari Subaru, dan memang secara umum cukup susah jika dipadukan dengan transmisi manual yang masih membutuhkan modul lain untuk menginjak koplingnya, jadi seperti AMT dong. Jadi, secara umum, Mr Graham mengatakan bahwa tak ada kabar bahwa Eyesight Safety System akan hadir di mobil bertransmisi manual, senada dengan tak jelasnya perkembangan transmisi manual untuk mobil masa depan Subaru.

Pihak Subaru sendiri tak mau ‘menodai’ apa yang mereka capai melalui Eyesight Safety System dengan menawarkan mobil manual tanpa sistem keamanan mereka tersebut. Mr Graham menambahkan, bahwa pihaknya sudah bertahun – tahun menggaungkan keamanan dari mesin Boxer dan sistem gerak AWD Simetrikal mereka. Namun kali ini, pihaknya tak hanya akan mengandalkan sasis, mesin boxer dan penggerak AWD mereka saja dalam hal keamanan, namun juga sistem Eyesight Safety System. Jadi, intinya, jika dihadapkan pada pilihan transmisi manual tanpa Eyesight Safety System dan otomatis dengan Eyesight Safety Systemmaka kalian sudah tahu kan apa jawaban Subaru? Yap, pilihan kedua.

Lalu saat disinggung mengenai sebuah Subaru WRX STI, Mr Graham mengatakan bahwa sang mobil memang harus bertransmisi manual, itu untuk saat ini. Kedepannya? Tak jelas, namun beliau sempat menyinggung BMW M-Series yang menggunakan transmisi otomatis, dan mengatakan bahwa segalanya bukanlah akhir. Beliau juga menambahkan bahwa akan sangat menarik jika suatu hari nanti ada WRX STI Hybrid yang punya figur akselerasi yang menarik. Kalau menurut kalian bagaimana? Inikah akhir dari era mobil berkopling manual?

Read Prev:
Read Next: