Subaru BRZ Tidak Pakai Turbo, Ini Alasannya

Subaru BRZ Tidak Pakai Turbo, Ini Alasannya
0  komentar

AutonetMagz.com – Sejak kolaborasi Toyota dan Subaru diumumkan dan menghasilkan mobil-mobil kembar seperti Toyota 86 dan Subaru BRZ. Keduanya berhasil meraih pencapaian memuaskan bagi Toyota dan Subaru, maka dari itulah duo mobil sport kembar ini diteruskan hingga generasi kedua. Kami sudah mencoba Toyota 86 facelift, dan mobil itu adalah mobil sport yang enak meski tenaganya cenderung biasa saja.

Tenaga yang biasa (atau bahkan kurang) selalu jadi momok yang dialamatkan kepada Toyota dan Subaru kepada mobil sport hasil kolaborasi ini, khususnya karena mesin 2.000 cc lamanya tidak pakai turbo. Subaru BRZ baru sudah keluar, dan meski menggunakan mesin baru yang lebih besar, tenaga serta torsi yang terkatrol, Subaru tetap ogah memasangkan turbo buat BRZ. Apa alasannya ya? Padahal banyak mobil Subaru yang pakai turbo, misalnya Forester, WRX dan Ascent.

Personil humas Subaru, Dominic Infante berbincang kepada Road and Track soal keputusan untuk tidak memasang turbo di Subaru BRZ. Mesin 2.400 cc baru milik BRZ sebenarnya sama dengan SUV Subaru Ascent, namun Ascent punya turbo yang dipasang di bawah mesin. Kalau memaksa memasukkan mesin yang sama ke BRZ baru, berarti posisi mesin harus naik sedikit dan itu akan mempengaruhi titik berat mobil, imbasnya ujung-ujungnya ada di handling.

Ia juga menambahkan kalau Subaru BRZ baru dipasangi turbo, akan menambah bobot. Kalau bobot mungkin bisa dinetralisir dengan ekstra tenaga dan torsi yang akan didapat jika BRZ pakai turbo, tapi ada yang tidak bisa dinetralisir, yakni biaya. Subaru juga bilang kalau BRZ dipasangkan turbo sejak awal, harganya akan melambung tinggi dari yang sekarang. Karena konsep awal Subaru BRZ adalah mobil sport terjangkau, maka jika harganya melambung tinggi, tujuan awal tidak akan terpenuhi.

Padahal, kalau mau jujur-jujuran, kenaikan tenaga Subaru BRZ baru dibanding yang lama sebenarnya lumayan. Subaru BRZ baru punya 228 hp dan 249 Nm, naik 23 hp dan 38 Nm dibanding yang lama. Tidak hanya itu, torsi maksimumnya kini bisa dicapai di putaran lebih rendah, yakni 3.700 rpm dan masih akan terasa hingga 5.000 rpm. Membaik dibanding BRZ lama yang torsi puncaknya ada di 6.400 rpm. Kalau masih tidak puas juga, banyak aksesoris modifikasi kok untuk BRZ. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: