Small Crossover Toyota Terbaru Akan Menawarkan Desain Yang Jauh Berbeda Di Kelasnya

Small Crossover Toyota Terbaru Akan Menawarkan Desain Yang Jauh Berbeda Di Kelasnya
0  komentar
toyota-c-hr-concept-frankfurt-black-front

AutonetMagz.com – Mungkin banyak orang tidak menyangka bahwa dari semua kontestan small crossover yang banyak ini justru Toyota sebagai produsen terbesar di dunia malah tidak ikut meramaikan. Tak sedikit juga yang bilang kalau sudah ada Toyota Rush, buat apa? Namun Rush hanya dipasarkan di tempat tertentu dan kini pun sudah cukup berumur. Di Indonesia sendiri pasar Rush tidak bisa dengan mudahnya disamakan dengan Juke, HR-V dan kawan-kawan mengingat dimensinya yang tidak bisa dibilang kompak.

Mulai dari Nissan Juke, Honda HR-V, Ford Ecosport bahkan sampai Fiat 500X dan Jeep Renegade, yup anda takkan bisa hitung dengan jari semua produsen di dunia yang membuat small crossover. Pasar ini begitu masif dan menggiurkan namun Toyota ketinggalan menghadapi pasar yang satu ini. Oleh karena itu pada Frankfurt Motor Show 2015 mereka menghadirkan konsep Toyota C-HR. Inilah small crossover yang akan mereka luncurkan dalam waktu dekat, lebih baik terlambat daripada tidak ikut sama sekali bukan?

toyota-c-hr-concept-side

CEO Toyota, Akio Toyoda, menjanjikan bahwa Toyota C-HR akan menawarkan sesuatu yang menyenangkan. Selain itu Toyota C-HR versi produksi massal akan melampaui batas standar produsen mobil jepang selama ini. Hal serupa juga beliau kemukakan saat memperkenalkan Toyota Prius baru.

Mengutip dari pemberitaan Top Gear,  chief engineer production car Toyota, Hiro Koba, menyatakan dalam kasus crossover berikut ini akan menawarkan berbagai fungsi :

“Sekarang sudah banyak compact crossover yang ada dan Toyota terlambat dalam hal ini. Jadi kita membutuhkan sesuatu yang berbeda. Kami melihat konsumen mobil ini adalah yang membutuhkan crossover untuk gaya. Mereka menginginkan tampil secara individualis. Mereka akan berpergian sendiri atau dengan satu pasangan dan tidak membawa barang banyak. Jadi saya menggadaikan ruang belakang visibilitas dan ruang bagasi demi tampilannya,” Jelas Hiro Koba.

toyota-c-hr-concept-rear

Jadi apabila terlambat masuk ke suatu segmen yang spesifik dengan berbagai kelebihannya, kita perlu berpikir out of the box agar dapat bertahan di segmen ini. Small crossover bisa dibilang ‘Red Ocean’ yang banyak sekali kompetitornya, dengan menawarkan crossover lifestyle secara umum (termasuk si Juke). Maka produsen ini harus menawarkan sesuatu yang orisinil bukan?

Berbicara tentang versi produksi massal, Hiro Koba memberi tahu bahwa versi produksi massalnya tidak akan jauh berbeda dengan konsep C-HR ini. Hem, sejatinya kami masih tidak bisa membayangkan mobil produksi massal yang 100% mirip dengan versi konsepnya, karena memang jarang yang seperti itu. Namun beliau menambahkan, “Apabila kami melakukannya terlalu banyak (penyederhanaan untuk produksi massal), kami tidak dapat mencapai konsumen yang kami targetkan.”

toyota-c-hr-concept-wallpaper

Media ini menyebutkan bahwa sumber tenaga C-HR produksi massal adalah hybrid generasi terbaru dari Toyota dan kemungkinan besar ada varian dengan electric drive yang disalurkan ke penggerak belakang. Koba-san hanya bisa menjawab, “Kami akan memikirkannya.” Hem jadi tidak sabar melihat produksi massalnya seperti apa karena konsepnya bakal jauh berbeda dengan small crossover yang selama ini kita tahu. Bagaimana dengan tampilan crossover terbaru Toyota ini? Menarikkah? Sampaikan di kolom komentar ya.

Read Prev:
Read Next:
  • jono sujono

    kalau beneran dibuat seperti itu, yang di baris kedua tersiksa setengah mati…

    • farid

      benar bro,udah gitu lekukan kaca yg menyempit di pilar belakang juga menggangu view penumpang belakang kalau lihat keluar kaca,tapi benar juga yg dibilang pak hiro koba,nih mobil memang buat orang yg individualis dan sedikit bawa barang bawaan apalagi penumpang.tapi kasihan juga bawa sekeluarga,kalau anak duduk dibelakang pasti gak bisa lihat pemandangan secara jelas

  • farid

    bisa dibilang sama dgn bmw i3 dan bmw i8 yg versi konsepnya dgn versi produksinya gak beda jauh amat,tapi yg menjadi masalah biaya produksinya makin mahal karena ada beberapa komponen yg rumit untuk diproduksi.anyway ini mobil sangat fokus untuk pasar negara maju karena selain desainnya yg terlihat premium seperti lexus juga bermesin hybrid,tapi semoga harganya gak mahal amat dan bisa dipasarkan di negara berkembang seperti indonesia

  • rs

    Kalau toyota ch-r kemungkinan headroom baris ke 2nya sempit…tapi kalau dibuat lebih panjang (7 seater) seperti rush pasti lebih baik…atau jadikan mobil chr 2 versi seperti rush (5 dan 7 seater) jadi satu basis mobil bisa melawan 2 segmen yg berbeda…. yang 5 seater bisa bersaing dengan juke, ecosport, hrv dan yang 7 seater melawan brv, livina x gear, dll…dan bisa jadi melakukan kolaborasi lagi dengan daihatsu untuk terios selanjutnya juga….ngomong ngomong ada kabar terbaru untuk kijang innova tidak??

  • Erik Hananiel Limbara

    Bungkus 2 bang!!!

  • Gap

    Dari samping kayak mzd CX-3 digepengin.

  • Ugyz

    keren banget… mungkin ini mobil utk 2 penumpang.. pemilik dan selingkuhannya hahaha

  • Biante

    Gak penting kaca sempit atau nggaknya, yang penting modelnya keren joss, fitur lengkap, desain modern dan mewah + start harga dibawah 250juta…, dijamin nih mobil kayak kacang goreng…., orang Indonesia ini mayoritas gengsian dan mentingin model, Bro…, budgetnya seminimalis mungkin, tapi ingin dilihat semaksimal mungkin…, semoga gak pakai hybrid’an yang muahal…, mobil hybrid paling murah 400juta…, nih mobil kalo start harga 400jtan alamat gak laku…, orang2 lebih pilih HRV…, HRV cuman 245juta, udah bisa dipakai gaya2an…