Pengenal Suara Malaysian English Proton Digarap Developer MBUX

by  in Berita&Geely&International
Pengenal Suara Malaysian English Proton Digarap Developer MBUX
0  komentar

AutonetMagz.com – Nuance Communications, spesialis artificial intelligence (AI) yang terdaftar di Nasdaq, baru-baru ini mengumumkan kalau pihaknya menyediakan pengenal suara (VoiceRecognition) untuk kendaraan produksi Geely. Lebih tepatnya, produsen mobil Cina tersebut patungan dengan Proton untuk bersama-sama mengembangkan kendaraan untuk dijual di Asia Tenggara dan sekitarnya. PNuance Communications sendiri mengatakan bahwa proyek ini bisa jadi tanda bagi pertama kalinya perusahaan-perusahaan penyedia pengenal suara telah membuat solusi pengenal suara dengan teknologi AI khusus untuk Asia Tenggara.

Nah, bagi kalian yang belum tahu, Nuance Communications sendiri pernah berkolaborasi dengan Daimler untuk mengembangkan sistem Mercedes-Benz User Experience (MBUX) terbaru. Kembali ke urusan Geely dan proton, dari kerjasama mereka ini pihak Geely akan memperlengkapi produk – produk Proton dengan seperangkat teknologi, termasuk teknologi dari Nuance Communications tadi. Bulan lalu pun Proton sudah mendapatkan ijin untuk memproduksi dan menjual tiga model Geely untuk pasar ASEAN – Boyue (Proton X70), Geely SX11 SUV, dan Geely VF11 MPV. Target pasar dari ketiga produk ini sendiri adalah Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Karena berkolaborasi dengan Geely juga, Nuance Communications memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan automatic speech recognition, pengenalan natural language, dan kemampuan text-to-speech. Namun mereka lebih fokus untuk bahasa Inggris beraksen Malaysia atau Manglish. Solusi ini juga menawarkan User Interface & Experience yang didesain khusus dan dioperasikan dengan perintah suara yang bisa menjalankan berbagai fungsi mobil seperti AC, jendela, sunroof, musik, GPS dan pencarian spot tertentu, bahkan hingga info cuaca. Voice command akan jadi fasilitas utama di Proton X70, seperti dicontohkan oleh Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad.

Kami bangga menjadi bagian dari joint venture antara Geely dan Proton ini, yang pasti akan mengubah pasar otomotif di Cina dan Asia Tenggara. Ini menjadi langkah maju yang signifikan dalam upaya kami untuk bermitra dengan pembuat mobil di kawasan ini. Dan kami berharap dapat memanfaatkan kehadiran kami untuk memperluas dukungan kami untuk Geely dan Proton,” kata Stefan Ortmanns, Executive VP dan GM di Nuance Communications.

Sebenarnya, tujuan kolaborasi Geely dan Proton ini adalah untuk menciptakan mobil yang lebih maju dan inovatif, juga meningkatkan mobilitas ke kawasan Asia Tenggara, karena inovasi teknologi mobil adalah bagian besar di zaman sekarang, jika berbicara soal mobil masa depan. Terlebih, Nuance Communications khsusunya di divisi Nuance Automotive ini berspesialisasi dalam teknologi conversational AI untuk mobil. Dengan platform Dragon Drive, perusahaan mengklaim akan menawarkan solusi hybrid yang sangat terintegrasi dan bisa menjadi ‘asisten otomotif’ yang cerdas.

MBUX Hasil kolaborasi Daimler dan Nuance Communication

FYI, sekarang ini platform Dragon Drive milik Nuance Communications sudah tersebar di seluruh dunia untuk lebih dari 200 juta mobil dengan lebih dari 40 bahasa. Pelanggannya termasuk Audi, BMW, Daimler, Fiat, Ford, GM, Hyundai, Toyota, dan SAIC Cina. Karena mereka bilang ingin fokus dengan bahasa Manglish, berharap saja kalau semua bisa mengerti aksennya yah. As you know, masing-masing daerah punya dialeknya masing-masing. Lalu kapan akan dibuat voice recognition untuk bahasa Indonesia? Sejatinya kalau mau sekarang pun bisa, toh para penggiat di bidang informatika, khususnya di bidang AI di Indonesia juga sudah banyak. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: