Pabrikan Mobil di China Ambil Data Realtime Dari Mobil Produksinya, Tanpa Sepengetahuan Pemilik

by  in Berita&International
Pabrikan Mobil di China Ambil Data Realtime Dari Mobil Produksinya, Tanpa Sepengetahuan Pemilik
0  komentar

AutonetMagz.com – Sebuah fakta yang menarik kembali muncul dari ranah otomotif di China. Sebuah fakta diungkap oleh The Associated Press yang menunjukkan bahwa selama ini pihak Pabrikan di China telah mengambil data secara real time dari kendaraan – kendaraan yang telah dijualnya. Kendaraan – kendaraan yang dimaksud sendiri adalah kendaraan yang usianya masih terbilang muda. Dan data – data, termasuk data lokasi kendaraan ini dikumpulkan oleh Produsen kendaraan untuk kemudian disetorkan ke Pemerintah lokal China. Bagaimana lengkapnya? Yuk kita bahas.

Jadi, ada sebanyak 200 pabrikan, bahkan lebih, yang sudah melakukan langkah semacam ini. Bahkan, beberapa pabrikan beken seperti Tesla, VW, BMW, Ford, Daimler, Nissan dan Mitsubishi pun turut serta dalam praktek ini. Lalu, seperti apa mekanisme pengambilan data ini? Jadi, di mobil – mobil baru yang dipasarkan sejak awal 2017 silam, pihak pabrikan sudah menanamkan komponen khusus yang otomatis akan mengirimkan lusinan data ke Monitoring Center yang dikelola oleh pihak Pemerintah China. Salah dua Monitoring Center yang akan mendapatkan data – data ini adalah Shanghai Electric Vehicle Public Data Collecting, Monitoring and Research Center dan The National Big Data Alliance of New Energy Vehicles.

Nah, pihak pemerintah China sendiri mengklaim bahwa pengumpulan data secara real time ini adalah upaya untuk meningkatkan keamanan publik, sembari memfasilitasi pengembangan industrial, dan juga perencanaan infrastruktur terkait, plus untuk menghindari kecurangan dalam pemberian subsidi. Pihak pabrikan sendiri juga mengklaim bahwa apa yang mereka lakukan ini sudah memenuhi hukum yang berlaku di China terkait pengumpulan data. Namun, ada sebuah fakta menarik lainnya, yaitu kenyataan bahwa para pemilik kendaraan tak mengetahui bahwa informasi mengenai kendaraannya selalu dipantau secara real time. Lalu, data apa saja yang didapat oleh pihak monitoring center?

Bagian inilah yang dikhawatirkan akan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Staf yang bekerja di monitoring center akan mendapatkan data yang cukup lengkap dengan hanya sekali sentuhan tombol. Mulai dari lokasi real time di peta, data merk, model, jarak tempuh, bahkan sisa baterai dari mobil tersebut. Secara umum, data ini sendiri pada dasarnya akan masuk terlebih dahulu ke Pabrikan, dan kemudian disetorkan ke monitoring center setidaknya sebanyak 61 data points. Shanghai Electric Vehicle Public Data Collecting, Monitoring and Research Center lantas menjelaskan bahwa data ini benar – benar hanya dipegang oleh pihaknya, dan tidak dibagikan dengan pihak kepolisian, kejaksaan, bahkan pengadilan.

Mengacu pada data The Verge, Daimler dan VW menyatakan bahwa pihaknya sudah menginformasikan mengenai hal ini ke konsumennya, namun dari sumber pertama, kebanyakan pabrikan tak memberi tahu konsumennya mengenai hal ini. Beberapa kritik pun dialamatkan ke pemerintah China mengenai hal ini, salah satunya adalah tuduhan jika langkah ini bisa saja malah digunakan untuk mematikan merk Asing disana. Dan kenyataannya, tak ada Pihak Pemerintahan di luar sana yang melakukan hal yang sama seperti di China. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: