Ngobrol Pakai Lampu Mercedes-Benz : Kata-Kata Mutiaramu Kian Bercahaya

0  komentar

AutonetMagz.com – Dulu, lampu mobil ya hanya sekedar lampu mobil untuk menerangi jalan dan memberi isyarat, tapi berkat kreativitas dan kemajuan teknologi, kini lampu bukan hanya sebagai sarana penerangan belaka. LED DRL contohnya, di mana ia membantu aspek safety, atau sorot lampu yang bisa mengikuti arah setir untuk menerangi sebelah kiri atau kanan sehingga lebih aman dan jelas. Kurang? Coba lampu laser dari BMW dan Audi.

Nah, sekarang lampu mobil bisa berperan lebih jauh dengan gimmick terbaru dari Mercedes-Benz. Bayangkan, bagaimana kalau lampu mobil bisa menampilkan teks-teks seperti di billboard digital? Nah, itulah yang Mercedes-Benz coba suguhkan dengan Digital Light baru mereka. Intinya gampang, mereka bikin lampu depan mobil sanggup menampilkan teks apapun yang diinput oleh supir ke jalanan untuk dibaca pengguna jalan lain. Menarik kan?

Untuk mempraktekkan cara kerjanya, Mercedes-Benz memakai sebuah S-Class yang diparkir lalu menampilkan teks untuk dibaca oleh para pejalan kaki. Bagaimana cara kerjanya? Begini, lampu projector LED-nya sudah dilengkapi dengan chip yang menggabungkan lebih dari satu juta mikro-reflektor yang mampu memproyeksikan cahaya dalam pola tertentu. Singkatnya, lampu dapat dengan mudah membentuk huruf dan ilustrasi apa pun.

Digital Lights ini memiliki banyak manfaat keselamatan. Misalnya, ia dapat bekerja sama dengan kamera dan sensor-sensor kendaraan untuk memproyeksikan jalur, panah, dan simbol di sepanjang perjalanan. Selain itu, ia dapat memproses apa yang terjadi di depan mobil, termasuk peringatan akan adanya konstruksi jalanan di depan. Mungkin tetap saja kelihatan seperti gimmick di awalnya, tapi jika memang ada fungsi sosial dan keselamatan, siapa yang mau menolak?

Anggota dewan manajemen Daimler AG, Research and Mercedes-Benz Cars Development Group, Ola Källenius, mengatakan teknologi ini hanyalah tambahan terbaru untuk armada sistem keselamatannya. “Dengan resolusi lebih dari satu juta piksel per headlamp, Digital Light tidak hanya menciptakan kondisi cahaya yang ideal untuk setiap situasi mengemudi; tetapi juga memperluas dukungan visual dari sistem bantuan mengemudi kami.”

Namun tetap saja, teknologi hanyalah alat. Kebaikan atau keburukannya tergantung pemakainya. Di tangan orang bijak, Digital Lights bisa membantu memberikan pesan atau kata-kata positif seperti peringatan hati-hati bagi pengguna jalan lain, atau bahkan melamar pasangan dengan menggunakan lampu ini supaya memberikan kesan yang lebih mendalam. Atau bisa juga untuk menuliskan kata-kata mutiara atau motivasi di jalanan.

Akan tetapi jika penggunanya jauh dari kata bijak dan hanya ingin berbuat seenaknya sendiri, bukan mustahil ia akan “misuh” dengan menggunakan fitur itu. Tinggal tunggu saja siapa yang akan menuntut seorang pengendara Mercedes-Benz yang “misuh” kepada dirinya dengan teknologi Digital Light. Sekali lagi, itu hanya alat, baik atau buruknya ada di kendali kita semua sebagai pemakai. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: