Mitsubishi Tegaskan Xpander Tidak Akan Jadi Armada Taksi

Mitsubishi Tegaskan Xpander Tidak Akan Jadi Armada Taksi
0  komentar

AutonetMagz.com – Kehadiran dari Mitsubishi Xpander di tanah air memang cukup fenomenal, baik dari bentuknya yang bisa dikatakan cukup mirip dengan model konsepnya, hingga keberhasilan LMPV asal Pabrikan berlogo tiga berlian ini untuk mengkudeta posisi Toyota Avanza dari tahta puncak penjualan LMPV di Tanah air. Nah, dengan tingginya penjualan dari Mitsubishi Xpander, akankah mobil ini juga berpotensi masuk ke pasar fleet?

Sebenarnya kami sudah sempat menyinggung perkara ini disaat kemunculan pertama Mitsubishi Xpander di GIIAS 2017 silam. Namun memang saat itu belum terlihat bagaimana potensi dari mobil keluarga milik Mitsubishi ini. Setelah hampir setahun beralalu dengan capaian yang cukup impresif, lalu apakah nantinya pihak Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melunak dan memperbolehkan Mitsubishi Xpander untuk digunakan sebagai armada taksi? Jawabannya masih sama, Tidak. Dikutip via laman otomotif Kompas, Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI menyebutkan bahwa pihak MMKSI tak memiliki rencana sedikitpun untuk Mitsubishi Xpander sebagai unit taksi.

Alasan dari Irwan sendiri cukup logis, dimana menurutnya Mitsubishi Xpander ini diciptakan bukan sebagai unit taksi melainkan sebagai mobil keluarga, sesuai dengan slogannya. Hal ini sendiri menjadi pagar bagi para perusahaan taksi untuk meminang Mitsubishi Xpander sebagai unitnya. Dan terbukti, hingga saat ini Irwan menyebutkan belum ada satupun perusahaan taksi yang menghubungi MMKSI dan meminta Mitsubishi Xpander untuk menjadi armadanya. Nampaknya pihak perusahaan taksi pun akan berpikir juga mengingat saat ini keran inden dari SPK Mitsubishi Xpander sendiri masih belum teratasi semua, walaupun inden sudah tak sampai sepanjang periode awal peluncuran LMPV ini.

Sejak pertama kali diluncurkan pada bulan Agustus 2017 silam, Mitsubishi Xpander sendiri sudah mencatatkan SPK sebanyak 60 ribu unit banyaknya. Kini keran inden sendiri masih berkisar di angka 2 hingga 3 bulan penantian untuk mendapatkan unit barunya. Nah, diluar pernyataan dari pihak MMKSI, sebenarnya apa yang ditawarkan oleh Mitsubishi Xpander sendiri cukup cocok untuk sebuah taksi. Pertama, mobil ini punya bantigan suspensi yang cukup lembut, dan kedua mobil ini punya interior yang nyaman dan juga lumayan lega. Kedua modal ini sejatinya cukup menjadikan Mitsubishi Xpander sebagai unit yang menarik untuk perusahaan taksi. Namun, jika pabrikan tak berminat melepas mobil ini sebagai unit taksi, maka jelas tak ada peluang untuk itu.

Baca Juga : GIIAS 2017 : Apakah Mitsubishi Xpander Bakal Jadi Taksi?

Dengan tidak dipakainya Mitsubishi Xpander sebagai unit taksi sendiri memberikan kesan yang lebih ‘wah’ bagi beberapa orang. Hal ini wajar, karena para pesaingnya seperti Toyota Avanza, dan Suzuki Ertiga juga menjadi unit taksi. Jadi, kalau menurut kalian bagaimana?

Read Prev:
Read Next: