Mitsubishi Rilis Varian Baru Outlander PHEV di Australia

Mitsubishi Rilis Varian Baru Outlander PHEV di Australia
0  komentar

AutonetMagz.com Di Australia, Mitsubishi memberikan opsi menarik para konsumennya dengan mengeluarkan varian baru untuk model Outlander PHEV 2021, yaitu varian GSR. Varian ini berada di antara varian ES (sebagai entry-level) dan model teratasnya, Exceed. Varian ini menghadirkan sejumlah perubahan visual, rasa yang lebih sporty dan perbedaan fitur. Penasaran? Yuk kita bahas.

Jika dilihat dari kosmetiknya, GSR lebih menonjol dari varian lain. Yang membedakannya adalah sentuhan warna hitam di atap mobil, roof-rail, skid-plate di bumper depan dan belakang, serta di spion. Sedangkan grill, diffuser depan, dan tailgate garnish diberi aksen dark chrome. Mitsubishi Outlander PHEV GSR juga sudah dilengkapi lampu kabut LED dan lampu utama LED yang sudah self-levelling. Kemudian ada juga velgtwo tone dengan ukuran 18 inci. Mobil ini dilengkapi dengan suspensi premium Bilstein yang diklaim dapat meningkatkan keseimbangan berkendara, stabilitas, dan kenyamanan berkendara.

Masuk ke interior, warna hitam mendominasi kabin mobil ini. Seperti pada knop transmisi, lapisan atapnya dan ornamen di pillar A. Ada juga ornamen dengan lapisan piano black yang mengkilap. Mitsubishi Outlander PHEV GSR juga dilengkapi jok berbahan mikro dengan bantalan kulit imitasi dan penyetelan kursi pengemudi empat arah, power tailgate, dan audio premium dengan delapan speaker.

Beberapa fitur keselamatan aktif tambahan yang ditawarkan tergabung dalam Advanced Driver Assist System(ADAS) sebagai standar. Cruise control adaptif, Lane-Departure Warning, wiper kaca depan dengan sensor hujan, lampu depan sudah otomatis dengan sensor cahaya, auto high-beam, dan kaca spion lipat elektrik sudah ada di mobil ini. SUV ini masih memiliki kemampuan konektivitas Vehicle-To-Grid (V2G) dan Vehicle-To-Home (V2H). Perlu diketahui, V2H dan V2G itu berarti energi yang disimpan dalam baterai Outlander PHEV dapat digunakan untuk memberi daya pada rumah tangga, atau untuk disalurkan kembali ke jaringan listrik.

Baterai mobil ini dapat terisi penuh dalam waktu sekitar tujuh jam, dari soket normal 240 volt. Waktu pengisian daya menurun drastis, saat Outlander PHEV dicolokkan ke pengisi daya komersial. Waktu yang dibutuhkan menjadi tiga jam tiga puluh menit dengan mengisi daya. Untuk memulai perjalanan dengan baterai yang terisi penuh, penghematan bahan bakar yang diklaim bisa mencapai 1,9L / 100 km, tergantung pada panjangnya perjalanan. Gimana pendapat kalian? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: