Meski Penjualan Mobilio Menurun, Honda Mobilio Tidak Akan Jadi Taksi di India

Meski Penjualan Mobilio Menurun, Honda Mobilio Tidak Akan Jadi Taksi di India
0  komentar
Penjualan mobil Honda Mobilio Indonesia

AutonetMagz.com – Siapa yang di jalanan sudah kenyang melihat Honda Mobilio plat kuning? Mungkin teman-teman pembaca di Semarang dan Yogyakarta sudah sering ya melihat Honda Mobilio taksi, tapi mungkin di Jakarta belum terlalu sering nongol. Entah apa maksud asli dari penggunaan Honda Mobilio menjadi armada taksi, tapi yang biasanya sih untuk menunjukkan kalau mobil yang jadi taksi itu tahan banting, suku cadang murah dan irit BBM, meski mobil dengan image taksi bakal mendapat sedikit ganjalan saat dijual.

Kalau di negara lain, apa kabarnya? Menurut rekan kami dari Indianautosblog, semua penjualan Low MPV sedang menurun, khususnya dirasakan oleh Renault Lodgy dan Honda Mobilio yang di bulan ini angka penjualannya masih kisaran 3 digit. Di segmen ini, yang paling bertahan adalah Toyota Innova dan Maruti Ertiga, yang penjualan per bulannya rata-rata 5.085 unit dan 4.339 unit.

Renault-Lodgy-LMPV

Karena Innova dan Ertiga di sana juga dipasarkan untuk pasar fleet, Renault akhirnya memutuskan mengikuti mereka berdua dengan menyediakan Lodgy untuk taksi dengan konfigurasi 7 seater. Hal itu sudah dikonfirmasi oleh Mr. Sumit Sawhney, CEO dan MD Renault India. Lalu, apa Honda ikutan juga?

Aha, rupanya Honda tidak mudah tergoda seperti Renault, karena mereka bersikeras menolak menjual Honda Mobilio untuk dipakai menjadi taksi meski penjualan Mobilio sedang jelek. Itu bisa jadi karena hanya penjualan Mobilio saja yang turun, sementara total penjualan Honda India tumbuh 23 persen di bulan September 2015 berkat hadirnya Honda Jazz. Oh, jadi karena masih ada penyelamatnya rupanya.

honda-mobilio-armada-taksi

Juru bicara Honda pun tergerak untuk member konfirmasi sebagai berikut : “Kami sudah menawarkan Mobilio di segmen MPV untuk penggunaan pribadi saja, dan penjualannya selaras dengan potensi segmen yang kami bilang tadi. Kami sudah menjual lebih dari 36.000 Mobilio (Penjualan kumulatif Juli 2014 – September 2015). Hampir 60% konsumen Mobilio adalah konsumen yang sudah berkeluarga, sesuai dengan target kami dalam menyajikannya sebagai MPV 7 seater untuk pasar India.”

Oke, jadi kalau nanti anda jalan-jalan ke India, tidak bakal menemukan Honda Mobilio taksi seperti yang kita bisa lihat di sini. Ngomong-ngomong, semoga nanti Honda BR-V tidak jadi taksi juga deh ya, sayang banget kalau nasibnya seperti Mobilio. Bagaimana komentarmu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Bimasakti

    udah banyak nih bang hillsat di depok beberapa kali ngeliat, pasti second nya nanti laku keras nih . hell no lah brv jadi taksi mah…..

    • Hillarius Satrio

      laku karna harganya jatoh atau apa nih? haha

  • boedvedder

    kalo gw pikir emang udah sengaja dibanting biar naikin
    pamor BRV + nambah brand awarenes Honda (bandel + murah+sparepart banyak). dg range harga yg ga jauh beda, brand position BRV jd lebih
    kuat.

    Hondah dah mikirin ini, setidaknya jualan lio tetep laris via taksinya
    dan produk barunya BRV jadi harapan pasar LMVP selanjutnya. dan yg jadi tumbal mobilio.M*ny*t!! yg di takutin buat pengguna kaya ane bukan masalah image taxi nyahh, tapi harga jual yg terjun bebas !! sontoloyo!..

  • boedvedder

    lio dipasarin sebagai MPV modern “redifine empivih”!!!, marketnya keluarga muda menengah,anti Mainstream, Dinamis…, psikologi pasar gampang terbentuk…image taxih after sales gak sebaik warung sebelah mau di jual berapa bekasnya?, salah hondah sendiri segmentasi produk mepett gitu… yg jadi korban kite2 juga..