Mercedes-Benz A-Class & BMW 1 Series Berpotensi Sharing Platform

by  in Berita&BMW&International
Mercedes-Benz A-Class & BMW 1 Series Berpotensi Sharing Platform
0  komentar

AutonetMagz.com – Apakah kalian masih ingat kabar terkait peluang kerjasama antara Mercedes-Benz dan BMW yang kami kabarkan di penghujung bulan Desember 2018 kemarin? Yap, kala itu memang Mercedes-Benz dan BMW membuka kans untuk berkolaborasi, namun hanya dalam produksi komponen yang akan digunakan bersama saja, tak menyentuh platform atau desain mobil masing – masing. Namun, kabar terbaru, nampaknya kedua rival senegara ini bisa saja meningkatkan peluang kerjasama keduanya menjadi sharing platform.

Mengutip informasi via laman lokal, Handelsblatt, kedua pabrikan asal Jerman ini perlu mempertimbangkan ulang biaya yang harus mereka gelontorkan untuk berinvestasi dalam teknologi autonomous driving system. Dan jelas biaya tersebut tidaklah kecil, apalagi saat ini sudah banyak perusahaan lain yang rela menggelontorkan dana besar untuk teknologi serupa, Waymo contohnya. Tentunya kedua pabrikan dari negeri Bavaria tersebut tak mau perusahaan seperti Waymo malah menyalip mereka dalam hal ini. Kebetulan, keduanya juga sedang mempersiapkan generasi terbaru dari mobil masing – masing di segmen kompak.

Yap, adalah Mercedes-Benz A Class generasi berikutnya dan BMW 1 Series generasi berikutnya. Lho? Kan Mercedes-Benz A-Class masih baru keluar? Tenang, kita akan bicara perihal generasi berikutnya lagi. Nah, kedua mobil ini kabarnya berpeluang untuk sharing platform di masa depan, dan membuat kedua rival ini bisa berhemat dana yang cukup besar, bahkan mencapai milyaran. Berdasarkan informan internal dari sumber yang kami kutip, jika memang kerjasama di segmen mobil kompak ini benar – benar terjadi, produk kolabiorasi kedua merk Jerman ini paling cepat akan hadir di tahun 2025 mendatang.

Tentunya kabar ini akan memantik beberapa argumen dari penggemar keduanya, ada yang setuju ada yang menentang. Namun kabarnya, para engineers dari kedua kubu menolak keras gagasan kolaborasi antara keduanya. Belum pasti apa alasan penolakan tersebut, namun nampaknya penolakan ini akan membuat para petinggi kedua pabrikan ini pusing tujuh keliling. Nah, sejatinya, kedua merk ini bukannya pertama kali ini berkolaborasi. Walau persaingan keduanya sengit, nyatanya keduanya pernah bekerjasama untuk proyek bersama Nokia. Selain itu, keduanya juga bekerja sama dalam layanan rental mobil Car2Go dan DriveNew.

Baca Juga : BMW dan Mercedes-Benz Membuka Peluang Untuk Kerjasama

Jadi, kalau menurut kalian bagaimana? Seberapa besar kans untuk kedua merk premium asal Jerman ini bisa bergandengan tangan dan memproduksi mobil bersama? Yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Read Prev:
Read Next: