Menperin : BYD Siap Berinvestasi di Indonesia, Sasar Mobil Listrik

by  in Berita&BYD&Merek Mobil
Menperin : BYD Siap Berinvestasi di Indonesia, Sasar Mobil Listrik
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan merk BYD? Sejatinya merk ini bukanlah merk yang asing di laman kami, karena sebelum pihak Bluebird mendatangkan BYD e6 sebanyak 25 unit untuk armada taksi listrik mereka, kami juga sudah membahas beberapa model produk BYD yang menarik dan cukup out of the box. Kali ini, kami tidak akan membahas produk mereka lagi, melainkan membahas kemungkinan merk BYD untuk menjadi merk China kesekian yang bakal berinvestasi di Indonesia.

Yap, pihak BYD memang sempat digosipkan untuk masuk dan berinvestasi ke Indonesia sejak kuartal terakhir tahun lalu. Kali ini, sebuah pernyataan dari Menteri Perindustrian (Menperin) memberikan pencerahan mengenai gosip masuknya BYD ke tanah air. Menperin, Airlangga Hartarto, menyebutkan pada keterangan resminya bahwa BYD siap untuk mengucurkan dana investasi di dalam negeri untuk menggarap segmen mobil listrik di Indonesia. Langkah BYD sendiri diinisiasi dengan menghadirkan BYD e6 sebagai armada taksi BlueBird. Langkah ini sendiri seolah menjadi protoyping untuk pasar Indonesia.

Sayangnya, Airlangga tidak bisa menyebutkan kapan dan berapa nilai investasi bakal dikucurkan untuk membangun fasilitas di Indonesia. Selain itu, Pilot Project dari pihak BYD kabarnya akan mengambil segmen Bus Listrik terlebih dahulu sebelum nantinya bakal berkecimpung di segmen mobil listrik. Airlangga juga menyebutkan bahwa pengembangan kendaraan bertenaga listrik di Indonesia nampak bakal berjalan lancar dan berpeluang besar karena memiliki struktur manufaktur yang cukup dalam dari hulu hingga ke hilir. Mulai dari bahan baku baja, plastik, kaca, hingga ban diklaim pihaknya sudah mencakup komponen lokal rata – rata diatas 80%.

Nah, peran dari Perpres (Peraturan Presiden) untuk Program percepatan pengembangan kendaraan listrik juga nampaknya bakal berperan besar untuk menggaet lebih banyak investor dari pihak asing untuk berinvestasi di Indonesia, selain BYD tentunya. Saat ini, para pabrikan otomotif dan juga publik Indonesia sedang menantikan realisasi dari skema LCEV yang nantinya bakal merevolusi struktur pajak dari kendaraan di Indonesia, dimana nantinya kendaraan LCGC, EV, Hybrid, PHEV, dan juga Flexy engine bakal masuk di dalam skema ini secara resmi dan jelas bagaimana perhitungan pajaknya.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: