Mazda : Penerus Mobil Sport Rotary Kami Mungkin Pakai Turbo Elektrik

Mazda : Penerus Mobil Sport Rotary Kami Mungkin Pakai Turbo Elektrik
0  komentar
mazda rx vision

AutonetMagz.com – Harusnya, mobil sport rotary Mazda masih jauh di depan, karena diklaim baru siap dilempar ke publik pada tahun 2017 atau 2018, menjadi penerus dari klan Mazda RX-7 dan RX-8 yang sempat putus beberapa lama. Sejauh ini, tidak ada spy shot versi produksi yang berhasil ditangkap paparazzi, mungkin karena Mazda masih sibuk memikirkan mesinnya bisa kompetitif, utamanya dibanding mesin piston bensin turbo baru saat ini.

Berita terakhir, kami menyampaikan bahwa Mazda akan memakai hingga 50 engineer spesialis rotary agar mesin ini bisa selesai tepat waktu dan mencapai target yang diinginkan, di samping penggunaan sasis Mazda MX-5 sebagai tulang punggungnya. Yang sudah dikonfirmasi adalah, mobil yang konon akan dinamai Mazda RX-9 ini bisa saja memakai twin turbo seperti Mazda RX-7, demi mencapai target tenaga 450 hp.

mazda rx vision rear

Secara pribadi, mesin rotary dengan turbo atau kompressor saya rasa akan jadi mesin yang bagus. Dalam opini saya, mesin rotary itu perlu torsi besar di putaran rendah dan kecepatan rendah, dan versi sebelumnya tidak punya hal itu. Jika kami pakaikan turbo atau kompressor berukuran kecil, mungkin itu solusinya,” ucap asisten manajer drivetrain and powertrain Mazda, Tetsushi Marutani. Bukan opini lagi itu sih, memang fakta, karena torsi low-end RX-8 itu sangat kecil, misalnya.

Laporan lain menyatakan Mazda mau mempelajari sistem turbo atau kompresor elektrik seperti yang dipakai Audi. Sistem ini membuat turbo bisa nyala tidak hanya berkat tendangan gas buang dari mesin saja, melainkan dari tenaga listrik yang disuplai aki, tujuannya supaya tidak ada turbo lag. Jika takut membebani aki, bisa saja Mazda memberikan sumber listrik terpisah dalam bentuk lain, entah apa itu.

mazda rx vision interior

Namun mesin rotary 1.600 cc rotor ganda milik Mazda RX-Vision yang konon dinamai 16X ini akan membagi jenis turbonya, karena kemungkinan dari 2 turbo bawaannya, 1 merupakan turbo elektrik untuk putaran bawah-menengah dan 1 turbo biasa untuk putaran menengah-atas, supaya tenaganya selalu dapat. Kita doakan saja biar para engineer bisa berhasil dalam risetnya, karena kami sangat penasaran, apakah mesin rotary punya masa depan di tangan Mazda. Bagaimana opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: