Mantan Pegawai Tesla Galang Dana Untuk Tuntut Balik Tesla

Mantan Pegawai Tesla Galang Dana Untuk Tuntut Balik Tesla
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan kabar sebuah surat elektronik yang diterima oleh pegawai Tesla yang isinya adalah kabar mengenai adanya pegawai yang membelot dan berusaha untuk merusak Tesla dari sisi dalam. Nah, salah seorang pegawai Tesla yang sudah dipecat dengan tuduhan tersebut kabarnya baru – baru ini menggalang dana melalui situs GoFundMe untuk membantu pengeluarannya dalam hal hukum dan legal.

Sosok di balik penggalangan dana ini adalah Martin Tripp, yang mana sebelumnya bekerja di Gigafactory Tesla sebagai teknisi proses, dan dikabarkan telah melakukan hack pada sistem operasi milik perusahaan , mengumpulkan data – data yang sifatnya sensitif, dan juga melakukan instalasi perangkat lunak yang merusak pada komputer – komputer Tesla, pas seperti yang diungkap oleh Elon Musk. Nah, Tripp sendiri mengklaim bahwa dirinya adalah whistleblower, alias mantan pekerja di sebuah perusahaan yang ingin mengungkap kesalahan ataupun borok di perusahaan tersebut, dan tentunya pihak Tesla tak tinggal diam dan sejurus kemudia langsung menuntut Martin Tripp atas apa yang dilakukannya. Nah, menarik tentunya pembahasan ini, dimana pihak Martin Tripp juga membeberkan alasan mengapa dia melakukan hal tersebut.

Alasannya menurut klaim Tripp adalah bahwa pihak Tesla telah memasang baterai yang kondisinya rusak di mobil model terbaru mereka, Tesla Model 3.  Namun Tripp sendiri tak bisa menyebutkan berapa banyak mobil yang menggunakan baterai rusak tersebut, sembari menyebutkan bahwa pihak Tesla juga berpotensi menyimpan material berbahaya dengan kurang proper. Kembali ke urusan penggalangan dana, Tripp menyebutkan bahwa pihaknya membutuhka  500.000 US Dollar atau sekitar 7 milyar Rupiah lebih. Dana tersebut akan digunakan untuk menyiapkan pengacara untuk tuntutan yang diajukan oleh Tesla, dan juga menyiapkan tuntutan balik. Tripp menyebutkan, “Tesla dan Elin jauh lebih berkuasa dibandingkan saya, dan mereka telah mengintimidasi saya, meremehkan saya, dan juga memfitnah saya.”

Tripp menambahkan bahwa pihak Tesla juga sudah mencemarkan nama baiknya dan mengancam dirinya, dan untuk itu pihaknya menginginkan Tesla, khususnya Elon Musk untuk membayar, tak hanya untuk kerugian yang didapatkan oleh Martin Tripp, namun juga kerugian yang diberikan pada dunia. Nah, kita sendiri masih belum mengetahui mana sisi yang benar, karena pihak Tesla sebelumnya menuduh Tripp sebagai eks pegawai yang marah dan kecewa karena tak mendapatkan kenaikan jabatan yang diinginkannya. Namun sekali lagi, Tripp membantah hal tersebut. Tentunya masalah ini bisa menjadi hal yang mengancam eksistensi Tesla, apalagi selama ini kita melihat Tesla sebagai salah satu pabrikan masa depan yang menjamin kehadiran produk bertenaga listrik yang tak hanya canggih dan kencang, namun juga futuristik dan diluar dugaan.

Baca Juga : Elon Musk : Ada Karyawan Kami Yang Berusaha Sabotase Pabrikan

Tentunya kita tak bisa sekedar mendengar penjelasan dari pihah Tripp ataupun Tesla saja, kita tunggu saja bagaimana pembuktian kasus ini di ranah meja hijau. Bagaimana kalau menurut kalian? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: