Laba Tak Fantastis, Tesla Kembali PHK Karyawan

Laba Tak Fantastis, Tesla Kembali PHK Karyawan
0  komentar

AutonetMagz.com – Gambaran apa yang muncul jikalau kami meminta kalian membayangkan keuntungan dari pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla? Tentunya kebanyakan hal yang positif. Mengapa? Karena mobil produksi Tesla punya kualitas yang mumpuni, dan juga pabrikan ini dipimpin oleh seorang yang punya otak encer, yaitu Elon Musk. Namun, ternyata kenyataannya tak semanis yang bisa kita bayangkan sebelumnya.

Tesla dikabarkan baru saja mengumumkan sebuah informasi yang akan membuat karyawannya deg – degan. Informasi ini sendiri terkait dengan kebijakan Perusahaan untuk memutus hubungan kerja (PHK) karyawan mereka sebanyak 7% dari total karyawan yang diperkerjakan saat ini. Lantas, kenapa pihak Tesla harus melakukan langkah seperti ini? Jawabannya ada pada keuangan dari pabrikan ini. Elon Musk menyebutkan bahwa biaya produksi dari Tesla Model 3 harus dipangkas sedemikian rupa, sehingga mobil ini bisa dijual dengan banderol yang lebih murah dan merakyat.

FYI, patokan yang dibuat Elon Musk sendiri adalah pada harga 44.000 USD, atau jika dirupiahkan menyentuk angka 625 jutaan Rupiah. Nah, Musk ingin memasarkan Tesla Model 3 dengan harga yang lebih murah dari angka tersebut. Hal ini ditengarai karena adanya permintaan yang besar akan varian termurah dari Tesla Model 3. Dan faktanya, Tesla Model 3 sudah tak mendapatkan insentif dari pemerintah Amerika Serikat per tanggal 1 Juli 2018 kemarin. Kondisi ini membuat mobil ini melonjak harganya sebesar 27 juta pada saat itu.

Nah, per bulan Oktober tahun lalu, pihak Tesla secara total sudah memperkerjakan 45.000 orang karyawan, dan jika angka 7% akan diPHK, maka bakal ada 3.150 karyawan yang akan angkat koper dari pabrikan mobil listrik ini. Salah satu faktor lain yang mendasari kondisi ini juga berasal dari laba yang didapatkan oleh Tesla. Dengan kualitas produk yang cukup fantastis dalam hal teknologi, nyatanya lama dari pabrikan asal Amerika ini tak fantastis. Pada kuartal ketiga tahun 2018 kemarin Tesla meraih laba sebesar 312 juta USD. Namun Musk menyebutkan bahwa di Kuartal keempat 2018 laba tersebut akan mengecil.

Kondisi ini akan membuat beban yang lebih besar di kuartal pertama 2019 ini. Nah, kebijakan PHK ini sendiri bukanlah kali pertama dilakukan. Pada pertengahan tahun 2018 silam, pihak Tesla juga sempat mengambil langkah serupa dengan melakukan PHK pada 9% karyawan kala itu. Nah, jadi bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: