Konsumen McLaren : Kami Tak Butuh SUV & Mobil Listrik!

by  in Berita&International&Mclaren
Konsumen McLaren : Kami Tak Butuh SUV & Mobil Listrik!
0  komentar

AutonetMagz.com – Bisa dikatakan bahwa saat ini tren otomotif dunia tengah mengarah pada segmen mobil listrik dan jajaran produk ramah lingkungan lainnya. Sedangkan untuk mobil konvensional, SUV dan Crossover sedang merasakan manisnya spotlight dari konsumen. Nah, keduanya menjadi sebuah opsi bagi pabrikan otomotif yang ingin mengeruk penjualan. Namun, pada kenyataanya, tidak semua pabrikan tertarik dengan 2 segmen itu, termasuk McLaren.

Mike Flewitt

Sebagai pabrikan mobil super dengan pasar yang sangat segmented, maka sudah menjadi hal wajib bagi McLaren untuk mendengarkan apa suara dari konsumen mereka. Dan ternyata, konsumen McLaren tidak menghendaki adanya varian EV dan SUV di jajaran produk McLaren. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO McLaren, Mike Flewitt. FYI, Flewitt terus menjaga hubungan dengan konsumen – konsumen McLaren, dan pada kenyataannya, hampir semua konsumen McLaren punya alamat email Flewitt. Nah, dari email tersebut, Flewitt juga mengetahui apa – apa saja yang diinginkan oleh konsumennya. Salah satunya adalah tidak memproduksi mobil dalam jumlah yang banyak.

Nah, maksud dari jumlah ini adalah model. Jadi, konsumen McLaren tak menghendaki model yang beragam, utamanya crossover. Yap, ini menjadi sebuah hal yang menarik, karena banyak pabrikan mobil kencang kini sudah tergoda dengan segmen SUV dan crossover. Sebut saja Porsche, Lamborghini, Lotus, hingga Aston Martin dan Ferrari. Selain masalah SUV dan crossover, konsumen McLaren juga tidak menghendaki adanya varian bertenaga listrik penuh. Dan nampaknya Flewitt mendengarkan masukan dari konsumennya ini, setidaknya dalam waktu dekati ini tak akan ada McLaren EV. Walaupun begitu, McLaren sudah menyiapkan varian PHEV dalam waktu dekat.

Merk kami sepenuhnya berasal dari motorsport, supercar, dan driver car. Terlalu dini untuk kami untuk melebarkan sayap ke area yang lain dan memberikan kredibilitas pada produk yang sebenarnya tidak ada di dalam sejarah kami”, ujar Flewitt. Namun, kita semua tahu, bahwa semakin hari mesin ICE akan makin dicekik oleh emisi. Dan hal ini juga memaksa Flewitt untuk menyiapkan teknologi hybrid guna mengakali emisi gas buang mobil buatan McLaren. Nah, versi hybrid dari McLaren akan hadir dalam bentuk McLaren Artura di tahun depan. Jadi, kita nantikan saja bagaimana cara McLaren menyelaraskan kebutuhan konsumen dan ketatnya uji emisi di masa depan.

Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: