Inilah Toyota C-HR 2017 Versi Produksi, Ganteng dan Eksentrik!

Inilah Toyota C-HR 2017 Versi Produksi, Ganteng dan Eksentrik!
0  komentar
toyota c-hr

AutonetMagz.com – Kalau ditanya tentang crossover dengan desain paling unik atau aneh yang pernah kita lihat dengan mata kepala sendiri, mayoritas akan menjawab Nissan Juke. Tak bisa dipungkiri, soalnya hanya Nissan yang berani menghadirkan Juke sebagai subcompact crossover berdesain nyeleneh untuk membuatnya beda sendiri dibanding HR-V yang elegan, EcoSport yang futuristik, Duster yang rough atau Trax yang biasa.

Tapi daftar crossover dengan desain tak lazim sepertinya akan ditambah dari Toyota, yang belum lama ini sudah merilis foto C-HR versi produksi. Tadinya, kami pesimis kalau C-HR versi produksi bisa seganteng versi konsepnya, tapi rupanya kami salah. C-HR baru ini punya kesan nyeleneh seperti Juke, tapi entah kenapa kok kelihatannya lebih ganteng dan mudah diterima mata. Kelihatan, Toyota sudah mulai meninggalkan desain mobil yang standar dan basi, berusaha untuk lebih kelihatan berani dengan desainnya.

toyota c-hr side

Bisa dilihat sebenarnya keuletan Toyota demi mengubah desain mobilnya yang terlihat biasa dan basi menjadi lebih menarik, misalnya waktu perubahan dari Yaris bulat ke Yaris lele dan Fortuner lama ke Fortuner baru, keduanya membaik secara desain (kecuali kumis lelenya Yaris). Seperti Nissan Juke dan Honda HR-V, Toyota C-HR membuat handle pintu belakang agak ngumpet, biar kesannya seperti sebuah coupe. Sedikit masukan, andai kaca pintu penumpang belakangnya itu single frame, pasti kesan coupenya makin sempurna.

Beberapa media menyebutkan kalau Toyota sudah memperhitungkan desain ini dengan tetap memperhatikan penumpang belakang. Sedikit pengingat, Nissan Juke dan Mazda CX-3 di luar sana kerap mendapat poin minus berupa kabin belakang sempit, tapi Toyota mengklaim kabin belakang C-HR tetap proper untuk dihuni manusia tanpa mengurangi kepraktisan dan akomodasinya. Benarkah? Tidak tahu sih ya, soalnya melihat desain belakangnya yang seperti itu, jadi ragu kalau ruang belakangnya luas, tapi lihat nanti saja deh.

toyota c-hr rear

Detail eksterior seperti LED DRL di depan, lampu depan sipit, lampu rem LED strip dan siluet atap merendah ala coupe bisa dibilang membantu kegantengan C-HR versi produksi. Sedikit mengingat-ngingat pelek Honda NSX 2017 saat melihat pelek C-HR, karena desain spoke-nya mirip. Di balik kulitnya, Toyota C-HR memakai tulang punggung yang sama dengan Prius baru, dan sebagai pembuka, Toyota akan memakaikan mesin hybrid pada C-HR sebagai jantung andalan.

Artinya, strategi Toyota C-HR sama seperti KIA Niro, yang menjagokan versi hybrid dulu dibanding versi lain. Toyota bilang, C-HR adalah mobil global yang bisa dijual ke seluruh dunia. Artinya, tidak menutup kemungkinan kalau C-HR akan mampir di Indonesia untuk melawan Juke, HR-V, Trax dan Duster. Bagaimana menurutmu, setuju tidak kalau C-HR ikut bersaing di kelas subcompact crossover di Indoensia? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: