Indomobil Beberkan Alasan Lepas Renault ke Maxindo

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Indomobil Beberkan Alasan Lepas Renault ke Maxindo
0  komentar

AutonetMagz.com – Beberapa hari lalu kita telah menyaksikan bahwa Indomobil melalui salah satu anak perusahaannya yaitu PT Auto Euro Indonesia telah resmi melepas hak sebagai APM Renault ke tangan Nusantara Maxindo Group, dalam hal ini kepada Maxindo Renault Indonesia. Nah, tentunya menjadi sebuah pertanyaan mengapa pihak Indomobil mau melepas haknya sebagai APM Renault pada Maxindo Group. Dan dalam kesempatan ini pihak Indomobil membeberkan alasannya.

Mengutip dari laman CNN Indonesia, Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses Internasional, Subronto Laras, menyebutkan bahwa ada sebuah alasan dibalik pelepasan hak APM Renault ke Maxindo Group. Alasan ini sendiri merujuk pada susahnya pihak Indomobil untuk memaksakan diri terus bersama dengan Renault. Apalagi, mobil – mobil Renault sendiri harus diimpor secara utuh dari luar negeri, dan di saat yang bersamaan, ijin perihal impor kendaraan tidak makin mudah. Hal ini sendiri membuat posisi Indomobil makin terpojok karena produk lansiran Renault akan makin susah untuk bersaing.

Selain itu, beliau juga menyebutkan bahwa merk Renault belum populer di Indonesia. Hal ini membuat pihak Indomobil harus menanggung taggung jawab yang besar untuk memperluas jaringan diler dan juga layanan purna jual dari merk Renault. Dan alasan terakhir, menurut Subronto, perkembangan industri otomotif akan makin menyudutkan mobil dengan status impor, sehingga merk seperti Renault akan makin susah berkembang. Dan hal ini memang dibuktikan dengan mayoritas merk yang dipegang oleh Indomobil sudah memiliki pabrik di Indonesia. Sebut saja, Suzuki, Nissan, Hino, dan juga Datsun.

Selama dipegang Indomobil, Renault sendiri telah menjual 4 jenis mobil, antara lain adalah Renault Kwid, Renault Clio, Renault Koleos, dan juga Renault Duster. Ke depannya, di bawah naungan dari Maxindo Renault Indonesia, pabrikan asal Perancis ini akan memperlengkapi line up dengan MPV murah 7 penumpang, SUV dan juga hatchback baru. Kita nantikan saja seperti apa kiprah Renault di tangan APM baru. Apakah nantinya akan berkembang seperti di beberapa negara lain, atau malah tidak. Oiya, kabarnya, MPV berpenumpang 7 orang tersebut adalah Renault RBC yang dibangun dengan basis Renaut Kwid, dan akan rilis di paruh kedua 2019.

Jadi, bagaimana tanggapan kalian, kawan? Yuk sampaikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Read Prev:
Read Next: