Honda HRV dan Honda CRV Turun Harga!! Di Malaysia

by  in Berita&Honda&International
Honda HRV dan Honda CRV Turun Harga!! Di Malaysia
0  komentar

AutonetMagz.com – Biasanya kalau kita melihat ada sebuah mobil diluncurkan, maka harga peluncuran pertamanya adalah harga termurah yang bisa kita tebus. mengapa? Karena hari senin harga naik. Bukan ya kawan, tadi hanya bercanda, alasannya sederhana, karena makin hari, biaya pembuatan atau produksi makin naik menurut pabrikan, jadi kalau ada koreksi harga, maka cenderung ke arah kenaikan harga, jarang ada penurunan harga.

Namun kejadian yang jarang tersebut baru saja terjadi di Malaysia. Honda Malaysia merevisi harga dari Honda HRV dan Honda CRV di negeri jiran sana. Revisi harga ini secara efektif berlaku sejak tanggal 1 mei lalu. Jika anda bertanya, mengapa bisa terjadi revisi harga, maka jawabannya adalah terkait pajak. Penerapan peraturan baru terkait pajak harga on-the-road kendaraan dengan asuransi yang diklasifikasi ulang berdasarkan tarif bea cukai yang baru.

Penurunan harga Honda HRV dan Honda CRV ini diatas angka 1000 ringgit Malaysia, atau diatas tiga juta rupiah, lumayan bukan. Honda HRV 1.800 cc dengan Trim S sebelumnya ada di kisaran 102.200 ringgit Malaysia, kini menjadi 101.100 ringgit Malaysia, turun 1.100 ringgit Malaysia. Sedangkan tipe E dari harga 111.800 ringgit Malaysia menjadi 110.700 ringgit Malaysia. Dan tipe terakhit yaitu trim V, dari awalnya di angka 122.200 tinggit Malaysia, kini turun 1.200 ringgit menjadi 121.000 ringgit Malaysia.

Sedangkan Honda CRV mengalami penurunan paling besar disini, yaitu dari harga 142.900 ringgit Malaysia menjadi 141.500 ringgit Malaysia. Tentu kisaran penurunan di angka 3,1 juta hingga 4,3 juta terhitung lumayan, bisa digunakan untuk keperluan yang lain tentunya. Selain itu, bersamaan dengan revisi harga, Honda Malaysia juga memberikan beberapa promo di bulan mei ini.

Jadi, tak selamanya memang harga akan naik terus menerus, namun memang ada kalanya dimana kebijakan berpihak pada konsumen dan membuat harga terkoreksi, walau tak masif memang. Kalau menurut kalian, mungkin nggak ya terjadi di tanah air tercinta? Sampaikan Komentarmu ya.

Read Prev:
Read Next: