Ford, Geely dan BYD Minat Beli Ssangyong dari Mahindra

by  in Berita&BYD&Ford
Ford, Geely dan BYD Minat Beli Ssangyong dari Mahindra
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan kabar Mahindra yang ingin melepas saham mereka di Ssangyong? Yap, berita ini sempat kami tulis beberapa waktu yang lalu. Salah satu alasanya karena kondisi keuangan yang ada saat ini dan fakta bahwa Ssangyong tidak memberikan sumbangsih yang masif pada Mahindra sejak diambil alih 10 tahun lalu. Pasca Mahindra mengumumkan niatan mereka ini, ternyata banyak yang berminat pada merk Ssangyong.

Mengutip informasi via IndiaTimes, Mahindra telah melakukan sejumlah hal untuk bisa mewujudkan hadirnya investor baru di tubuh Ssangyong. Salah satunya dengan melibatkan Samsung Securities dan Rothschild guna memikat investor baru. Dan dari usahanya ini, ada beberapa pabrikan otomotif yang berminat untuk menjadi investor baru dari Ssangyong. Yang terdepan adalah Geely dan BYD yang merupakan dua raksasa asal China. Nah, keduanya bisa memanfaatkan Ssangyong sebagai batu pijakan untuk masuk ke pasar otomotif Korea Selatan. Selain kedua merk asal China tersebut, masih ada Ford yang notabene juga merupakan kompatriot dari Mahindra di India.

Oiya, diluar dugaan, muncul juga nama Vinfast yang notabene merupakan merk mobil baru asal Vietnam. Mahindra sendiri memiliki saham sebesar 74,6% di Ssangyong dan menempatkannya sebagai pemegang saham terbesar merk Korsel ini. Walaupun begitu, sumber menyebutkan bahwa Mahindra nampaknya tidak bisa sepenuhnya melepas saham mereka walaupun mereka ingin melakukannya. Salah satunya karena Ssangyong masih memiliki hutang pada beberapa Bank saat berada dalam naungan Mahindra. Dalam laporan finansial Ssangyong, merk asal Korea Selatan ini masih memiliki pinjaman pendek sebesar 390 miliar Won (4,6 triliun Rupiah).

Nah, pinjaman ini harus dilunasi dalam waktu kurang dari setahun, dimana 167 miliar Won diantaranya berasa dari bank asing seperti JP Morgan, BNP Paribas, dan Bank of America. Bisa jadi, Mahindra tidak akan menjual penuh saham mereka pada investor baru jika persoalan hutang ini belum terselesaikan. Juru bicara Mahindra mengatakan kepada sumber bahwa keputusan mengenai melepas Ssangyong ini telah disetujui oleh dewan karena kondisi pandemi COVID-19 yang akhirnya memperketat alokasi modal. Ssangyong sendiri pada masa lalu sempat mendapat ruang di pasar Russia dan China, hanya saja mereka collaps, dan tidak bisa kembali ke posisi tersebut sejauh ini.

Mahindra sendiri sejauh ini baru memanfaatkan platform Ssangyong Tivoli untuk memproduksi XUV300, dan melakukan rebagde Ssangyong Rexton menjadi Mahindra Alturas. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: