Ferrari 296 GTB, Jangan Remehkan Mesin Kecilnya!

Ferrari 296 GTB, Jangan Remehkan Mesin Kecilnya!
0  komentar

AutonetMagz.com – Ferrari di saat ini amat sangat mengandalkan mesin V8 dan V12 kebanggaannya. Meski sekarang mesin V8-nya sudah ditempel dua turbo, kuda jingkrak Italia ini selalu tahu bagaimana cara membuat mesin yang luar biasa. Berbekal predikat ini, Ferrari merasa percaya diri untuk memperkenalkan mesin baru yang mungkin bisa bikin bingung saat pertama kali mendengarnya. Ferrari akan membuat mobil bermesin 2.900 cc.

Buat merek sekelas Ferrari yang mesin terkecilnya saja 3.900 cc, mesin 2.900 cc itu bisa dibilang lebih kecil lagi. Jumlah silindernya pun sedikit, yakni hanya 6 silinder. Perkenalkan, ini adalah Ferrari 296 GTB, Ferrari bermesin tengah baru yang menggendong jantung anyar. Mobil ini duduk di antara Ferrari F8 Tributo dan Ferrari SF90 Stradale, tapi mesinnya “hanya” berkapasitas 2.900 cc. Apa yang ada di otak Ferrari kala menciptakan mesin kecil ini?

Tenaga Melimpah Ruah

Saat tahu kapasitas mesinnya, orang yang punya Mercy Boxer mungkin akan cengengesan sejenak sambil berkelakar,”Mesin Mercy Boxer saya masih lebih besar dari sebuah Ferrari.” Okelah, tapi jangan salah, sebab mesin ini didukung oleh seabrek perangkat doping yang mampu mendongkrak tenaganya sangat jauh. Mesin 2.900 cc V6 ini diperkuat 2 buah turbo dan sistem plug-in hybrid. Ketika semua tenaganya dijumlah, totalnya mencapai sekitar 819 hp. Beuh…

Tenaga itu akan disalurkan melalui transmisi kopling ganda 8 percepatan, lalu bagaimana larinya di atas aspal? Ferrari mengklaim akselerasi 0-100 cukup 2,9 detik, 0-200 cukup 7,2 detik dan kecepatan maksimal mencapai 330 km/jam. Saat diuji di sirkuit Fiorano, Ferrari bermesin kecil ini bisa mencatatkan waktu 1 menit 21 detik untuk satu putaran. Sebagai perbandingan, Ferrari F8 Tributo yang bermesin 3.900 cc V8 twin turbo lebih lambat 1,5 detik dibanding Ferrari 296 GTB.

Bisa Jalan Tanpa Suara

Sama seperti Ferrari SF90 Stradale – dan beberapa mobil hybrid lainnya – Ferrari 296 GTB punya kemampuan untuk berjalan tanpa suara. Mobil ini bisa berjalan sejauh 25 km dengan tenaga listrik saja tanpa membakar bensin dan tanpa membuat suara berisik. Ini semua berkat sistem plug-in hybrid yang diperkuat 1 motor listrik dan baterai 7,45 kWh yang duduk di bawah lantai mobilnya. Baterai ini juga bisa diisi daya melalui stop kontak di rumah.

Mesin V6 Ferrari ini punya sudut antar silinder 120 derajat untuk menurunkan titik beratnya. Mobil hybrid biasanya berat, namun Ferrari 296 GTB ini hanya berbobot 1.470 kg. Bobot ini bisa dipangkas lebih jauh lagi dengan paket Asseto Fiorano yang terdiri dari suspensi baru, panel bodi carbon fiber dan ban baru yang kalau ditotal bisa memangkas bobot hingga 12 kg. Mau lebih ringan lagi? Pasang pelek carbon fiber opsional yang lebih ringan 7 kg dibanding pelek standar.

Teringat Ferrari Dino

Bukan pertama kali ini Ferrari membuat mesin V6. Puluhan tahun yang lalu, ada Ferrari Dino bermesin V6 hasil karya anak Enzo Ferrari. Waktu itu, Ferrari Dino jadi satu-satunya Ferrari yang tidak pakai emblem kuda jingkrak, melainkan emblem bertuliskan “Dino”. Untuk Ferrari bermesin V6 baru ini tentu tetap pakai logo Ferrari, dan desainnya benar-benar bersih dan luwes. Satu-satunya elemen aerodinamika yang aktif hanyalah spoiler belakang yang bisa muncul dan sembunyi.

Interior Ferrari 296 GTB ini sangat fokus dan anti neko-neko. Tidak ada layar besar di tengah macam kebanyakan mobil baru, dan garis horizontal yang melebar serta terpisah dengan konsol tengah memang terinspirasi dari Ferrari Dino. Motif tombol transmisinya mirip SF90 Stradale dan Roma, dan saat ini Ferrari belum mengumumkan harganya, tapi ia akan berhadapan langsung dengan McLaren Arturayang sama-sama bermesin V6 twin turbo dan plug-in hybrid. Hmm… Ferrari vs McLaren…

Read Prev:
Read Next: