Demi Rocky, Daihatsu Rela Investasi 1,7 Triliun : Target 500 Unit Per Bulan

by  in  Berita & Daihatsu & Merek Mobil
Demi Rocky, Daihatsu Rela Investasi 1,7 Triliun : Target 500 Unit Per Bulan
0  komentar

AutonetMagz.com – Pihak Astra Daihatsu Motor (ADM) telah \ sebagai jagoan mereka di segmen SUV kompak. Nah, ternyata ada beberapa hal menarik dari Daihatsu Rocky selain spesifikasi dan juga segala hal yang ditawarkan produknya. Salah satu hal yang menarik adalah pengorbanan Astra Daihatsu Motor untuk mewujudkan produksi Daihatsu Rocky di Indonesia. Pihak ADM telah menggelontorkan dana triliunan Rupiah untuk mempersiapkan produksi Daihatsu Rocky di Indonesia. Bagaimana jelasnya? Yuk kita bahas lebih lanjut.

Daihatsu Habiskan 1,7 Triliun Rupiah, Target 500 Unit / Bulan

Jadi, dalam press conference virtual peluncuran Daihatsu Rocky, pihak ADM menjabarkan informasi mengenai apa saja yang mereka siapkan untuk mewujudkan produksi Daihatsu Rocky. Oiya, btw, produksi dari Daihatsu Rocky sudah dimulai per akhir bulan April 2021 ini. Unit – unit awal akan mulai dikirim di awal bulan Mei 2021, dan ditujukan untuk menjadi unit display dan test car di seluruh jaringan diler Daihatsu di Indonesia. Setelahnya, baru unit akan dialokasikan untuk konsumen yang sudah memesan unit per hari ini, 30 April 2021. Kembali ke masalah investasi, Daihatsu Rocky ternyata membuat ADM harus menggelontorkan dana sebesar 1,7 Triliun Rupiah. Dana tersebut dikeluarkan untuk melengkapi tooling yang dibutuhkan untuk memproduksi Daihatsu Rocky. Oiya, Daihatsu Rocky sendiri diproduksi oleh pihak ADM di pabrik perakitan mereka yang ada di Karawang, Jawa Barat. Artinya, Daihatsu Rocky diproduksi berdampingan dengan duet LCGC ADM, yaitu Daihatsu Ayla dan Daihatsu Sigra. Walaupun begitu, pihak ADM menjamin proses produksi Daihatsu Rocky tidak akan mengganggu produksi model lain di sana.

Untuk saat ini, pihak ADM akan berfokus untuk memasarkan Daihatsu Rocky bermesin 1.000cc 3 silinder Turbo dengan kode 1 KR-VET. Sedangkan unit bermesin 1.200cc naturally aspirated berkode WA-VE masih berstatus coming soon. Astra Daihatsu Motor sendiri menargetkan penjualan di angka 500 unit per bulannya, untuk varian turbo, “Ada 3 hal yang saya rasa harus pertimbangkan dalam mengeset target. Bagaimanapun, kita masih ada di masa pandemi yang mengakibatkan dampak ekonomi. Yang kedua, ada stimulus dari Pemerintah dengan relaksasi PPnBM. Yang ketiga adalah masalah produksi dan supply. Melihat ketiga hal tersebut, kami menargetkan Daihatsu Rocky yang 1.000cc adalah 500 unit per bulan”, ujar Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), Hendrayadi. Kalau mau dihitung per tahun, maka target tahunan dari SUV kompak ini adalah 6.000 unit. Tinggi? Rendah? Nampaknya pihak ADM memang masih wait and see dengan kondisi yang ada.

Ekspor ke 50 Negara, Mulai Agustus 2021

Nah, yang menarik, pihak ADM juga sudah merencanakan ekspor untuk Daihatsu Rocky. Direktur Marketing PT ADM, Ibu Amelia Tjandra menjabarkan bahwa Daihatsu Rocky akan diekspor ke 50 negara dengan menggunakan logo Toyota. Yap, artinya pihak ADM akan mengekspor Toyota Raize, dan proses ekspor ini akan dimulai per bulan Agustus 2021 mendatang. Bu Amel, apaan akrab beliau, menjabarkan bahwa kini pihaknya tengah fokus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dahulu. Setelah itu, baru pihaknya akan menambah fokus untuk pasar ekspor. “Produk ini akan diekspor ke 50 negara dalam brand Toyota. Kami memulai mass production di bulan april ini dan akan diserahkan ke domestik mulai hari ini. Untuk ekspor direncanakan akan dimulai di Agustus 2021. Tidak bisa langsung, karena dibutuhkan persiapan di pasar ekspor yang akan dituju. Pada prinsipnya akan memenuhi kebutuhan domestik terlebih dahulu”, ujar beliau.

Nah, jadi bagaimana tanggapan kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: