Daihatsu Copen Sudah Tidak Dijual di Indonesia

by  in Berita&Daihatsu&Merek Mobil
Daihatsu Copen Sudah Tidak Dijual di Indonesia
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan sosok Daihatsu Copen? Yap, mobil tersebut merupakan satu – satunya kei car dari Daihatsu yang dijual resmi di Indonesia. Dan berhubung mobil ini adalah kei car, maka jelas produk ini diimpor langsung secara utuh dari negeri asalnya, Jepang. Nah, hal ini tentunya berimbas pada harganya yang tinggi. Dan kini, pihak Daihatsu sudah menghentikan penjualan dari Daihatsu Copen di Indonesia secara resmi.

Mengutip dari laman otomotif Liputan6, Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra menyebutkan bahwa Daihatsu Copen sudah resmi tidak dijual di Indonesia. Beliau juga menambahkan, bahwa sedari awal pihak ADM tidak pernah menempatkan Daihatsu Copen sebagai volume maker, hanya sebagai mobil hobi yang memang memiliki jumlah konsumen yang terbatas. Dengan dihentikannya penjualan Daihatsu Copen di Indonesia, Amelia menyebutkan bahwa pihak ADM kini fokus pada current model yang dijual di Indonesia.

FYI, Daihatsu Copen dijual di Indonesia sejak tahun 2015 silam. Sosok kei car beratap terbuka ini pertama kali hadir di Indonesia dengan banderol yang cukup fantastis untuk sebuah mobil mungil bermesin 660cc. Harga dari mobil ini di tahun 2015 ada di angka 416 juta Rupiah untuk versi manual dan 431 juta Rupiah untuk versi otomatis. Namun itu harga tahun 2015 silam. Nah, sepanjang tahun 2018 kemarin, wholesales dari Daihatsu Copen hanya mencatatkan angka 1 unit saja. Tentunya angka yang sangat kecil untuk sebuah mobil yang dijual resmi.

Nah, Dengan dihentikannya penjualan dari Daihatsu Copen, maka kini mobil paling mahal dari ADM adalah All New Daihatsu Terios Custom AT yang dibanderol di angka 256 jutaan Rupiah OTR Jakarta. Tak jelas apakah pihak ADM akan memasukkan suksesor dari Daihatsu Copen nantinya, atau malah mungkin kei car lain. Namun yang jelas, nampaknya menjual kei car secara CBU di Indonesia agaknya kurang menjanjikan. Hal ini disebabkan oleh pajak yang cukup besar untuk mobil CBU, apalagi kei car biasanya memiliki dimensi kecil dan mesin mungil yang tentunya kurang ‘wah’ untuk ditebus dengan harga tinggi.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Apakah menurut kalian pihak Daihatsu perlu mempertimbangkan sosok kei car lain seperti Daihatsu Copen? Yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Read Prev:
Read Next: