Curangi Data, 2 Juta Unit Mobil Suzuki di Jepang Direcall!

Curangi Data, 2 Juta Unit Mobil Suzuki di Jepang Direcall!
0  komentar

AutonetMagz.com – Sebuah kabar yang kurang menyenangkan kembali datang dari pabrikan asal Jepang, dan kali ini adalah Suzuki. Suzuki menyusul beberapa kompatriotnya seperti Nissan dan Subaru yang sebelumnya telah tertangkap tangan ‘curang’ dalam urusan inspeksi kendaraan. Nah, pihak Suzuki sendiri akhirnya harus melakukan recall pada kendaraan produksinya karena masalah ini, dan jumlahnya tak tanggung – tanggung, mencapai 2 juta unit kendaraan.

Mengutip dari laman AutoIndustriya, Pihak Suzuki Jepang bakal mulai melakukan recall pada produk mereka yang dirakit di Jepang sejak bulan April 2016 silam. Langkah ini diambil setelah pihak Suzuki tertangkap tangan mencurangi hasil dari konsumsi BBM, tes keamanan, dan keselamatan, serta inspeksi final dari setiap kendaraanya di Jepang sejak bulan April 2016. Sayangnya, sejauh ini belum terungkap model apa saja yang terkena masalah kali ini. Namun, yang jelas pihak Suzuki akan mendapatkan kerugian yang jumlahnya cukup besar dari dampak recall ini.

Kabarnya, kerugian yang harus dirasakan oleh pihak Suzuki mencapai 80 Milyar Yen atau setara 10,5 triliun Rupiah. Angka tersebut tentunya sangat berdampak pada annual income mereka yang sebelumnya diprediksi mencapai 220 Milyar yen. Pihak Suzuki sendiri sebelumnya sudah melakukan investigasi internal, dan menemukan bahwa ada beberapa staf mereka yang terbukti melakukan kecurangan seperti yang kami sbeutkan di atas. Dan ironisnya, staf – staf ini sendiri adalah pekerja yang masih berada dalam masa training sertifikasi.

Presdir dari Suzuki, Toshihiro Suzuki menyebutkan bahwa pihaknya akan memberikan hukuman berupa pemotongan gaji pada para eksekutif Suzuki sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh para staf mereka. Sebagai contoh, pentinggi Suzuki yaitu Osamu Suzuki tidak akan menerima kompensasi apapun selama 12 bulan mulai bulan Juli mendatang. Sedangkan Toshihiro sendiri akan dipotong gajinya sebanyak 50%. Kedua petinggi tersebut juga tidak akan mendapatkan bonus tahunan dari Pabrikan. Sedangkan para petinggi lain di jajaran VP akan mendapatkan potongan 10 hingga 40% gaji selama 3 hingga 6 bulan.

Jadi, bagaimana menurut kalian? Yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Read Prev:
Read Next: