BYD Perkenalkan Pabrik Masker Baru Terbesar di Dunia

by  in Berita&BYD&International
0  komentar

AutonetMagz.com – Tentu kalian masih ingat betapa pabrikan otomotif di China menunjukkan solidaritas mereka satu sama lain beberapa bulan lalu. Yap, pabrikan otomotif di China berbondong – bondong memberikan support untuk menanggulangi penyebaran Covid19 di negara mereka, termasuk mengubah haluan produksi otomotif menjadi produksi masker. Kali ini, BYD sebagai salah satu merk lokal China membuat terobosan lain dengan merilis sebuah pabrik baru yang bertugas secara khusus untuk memproduksi masker. Ajib.

Mengutip informasi via InsideEVs, BYD mengambil langkah cepat untuk membantu menanggulangi penyebaran pandemi Covid19 di China dengan mendirikan pabrik produksi masker dan desinfektan di kawasan industri mereka di Shenzhen, China. Dalam beberapa minggu terakhir, BYD bersama dengan 3.000 engineer mereka bekerja bersama untuk menyiapkan jalur produksi untuk pabrik ini. Dan hasilnya, pabrik masker baru BYD ini mampu memproduksi 5 juta masker dan juga 300.000 botol desinfektan dalam 1 hari saja, ingat ini hanya dalam 1 hari saja. Tentunya langkah ini membuat banyak orang bisa terbantu dari kelangkaan masker & desinfektan.

Dalam rilis resminya, pihak BYD menyebutkan,” Hari ini, BYD dengan bangga mengumumkan bahwa kami telah membuat pabrik produksi massal masker terbesar di dunia. Pabrik ini sekarang berjalan dengan kapasitas penuh, dan mampu memproduksi 5 juta pcs masker dan 300 ribu botol desinfektan per harinya. Kondisi ini membuat BYD bisa membantu meringankan dampak yang dihadapi oleh rumah sakit dan instansi di seluruh China karena pandemi Covid19″. Capaian yang diraih oleh BYD sendiri bukannya tanpa perjuangan. Sebelumnya, BYD harus berjuang untuk memproduksi 5 hingga 10 mesin produksi masker.

Produksi sendiri tidak serta merta mencapai 5 juta unit dalam 1 hari, awalnya produksi masker BYD hanya ada di angka 300 ribu hingga 500 ribu saja per harinya. Angka tersebut disebutkan masih bisa terus meningkat untuk memenuhi kebutuhan masker dan juga desinfektan di China. Di Indonesia sendiri Covid19 sudah membuat beberapa orang meninggal, dan lebih dari 100 orang lainnya harus dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit rujukan. Masker dan desinfektan juga menjadi komoditas yang paling diburu saat ini, sehingga kedua produk tersebut sudah mulai langka di beberapa kota besar.

Jadi, mungkin nantinya Pemerintah ataupun sektor Swasta yang tergerak bisa mengikuti jejak BYD dengan membantu memproduksi kedua produk langka tersebut. Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: