Tidak Aman, Global NCAP Minta Datsun Hentikan Penjualan GO

Tidak Aman, Global NCAP Minta Datsun Hentikan Penjualan GO
0  komentar

Tes tabrak Datsun GO crash testAutonetMagz – Max Mosley, Mantan Presiden FIA dan Chairman dari Global NCAP (New Car Assessment Program) menulis surat pribadi kepada CEO Renault-Nissan Carlos Ghosn untuk menghentikan sementara penjualan Datsun GO di India karena hasil tes tabrak yang sangat parah disebabkan ringkihnya struktur rangka yang dimiliki mobil tersebut.

Bahkan menurut Max Mosley, dengan struktur bodi yang sangat rapuh ini, perlengkapan safety tambahan seperti ABS dan dual airbags tidak ada gunanya jika disematkan ke dalam mobil ini dikarenakan rangka yang terlalu rapuh yang dapat menyebabkan pengemudi tidak akan selamat ketika mengalami kecelakaan dengan kecepatan 64 km/jam.

Foto-Datsun-GO-5-Penumpang

Buruknya hasil uji tabrak terhadap Datsun GO bisa terlihat dari gambar diatas dan video dibawah, selain bonnet depan yang hancur, ternyata struktur rangka mulai dari rangka bawah, pintu hingga atap mobil terlihat ringsek dan pengemudi terlihat sangat mengenaskan. Mobil lain yang diuji dalam tes ini meskipun mendapatkan hasil tanpa bintang yang sama, struktur rangkanya masih tetap utuh pada kabin, pengemudi terluka parah akibat tidak adanya airbag yang mengembang di bagian depan.

Meskipun hasil pengetesan menunjukan mobil ini tidak mendapatkan satu bintang pun dalam uji tabrak, Nissan India mengatakan bahwa Datsun GO telah memenuhi standar regulasi India dan dikembangkan dengan sangat baik untuk memenuhi standar regulasi yang berlaku di setiap negara dimana mobil ini dijual. Bahkan Datsun mengatakan bahwa mobil ini memiliki performa terbaik untuk masalah pengereman, visibilitas dan durabilitas, serta kenyamanan tempat duduk yang dimiliki oleh Datsun GO.

Harga Datsun GO+ Indonesia

Selain Datsun GO, Suzuki Maruti Swift juga gagal memenuhi hasil uji tabrak karena spesifikasi India yang memiliki banyak pengurangan di beberapa faktor, padahal di ANCAP (Australasian New Car Assessment Program), Suzuki Swift mendapatkan 5 bintang seperti halnya Suzuki Swift Sport. Mobil produksi India lainnya seperti Hyundai i10, Maruti Suzuki Alto 800, Ford Figo, VW Polo dan Tata Nano juga gagal mendapatkan 1 bintang sekalipun di hasil test, meskipun VW cepat menanggapi hal tersebut dengan menambahkan 2 buah airbags dan ABS sehingga mendapatkan 4 buah bintang. Ford Figo meskipun gagal, ia mendapatkan pujian karena struktur rangka yang sangat kuat dibandingkan dengan mobil murah lainnya. Untuk Datsun GO, mobil ini mendapatkan perhatian khusus karena struktur rangkanya sudah tidak bisa ditolerir lagi.

Di Indonesia sendiri, saat ini Datsun GO spesifikasi Indonesia belum menjalani crash test atau tes uji tabrak sebagaimana mobil LCGC yang ada di Indonesia lainnya. Toyota Agya yang memiliki kembaran di Malaysia dengan nama Perodua Axia dengan spesifikasi keamanan yang sama dengan dua buah airbags minus ABS dan ISOFIX mendapatkan hasil 4 bintang di ASEAN NCAP, namun hasil tersebut belum tentu mencerminkan hasil uji tabrak dari Toyota Agya yang sebenarnya.

Baca juga : Penjualan Datsun di dunia jauh dibawah target

Photo & video credit : Global NCAP

Read Prev:
Read Next: