Shell Indonesia ExpertConnect Bahas Penerapan B30

by  in  Berita & Nasional
Shell Indonesia ExpertConnect Bahas Penerapan B30
0  komentar

AutonetMagz.com – Masih ingat dengan bahan bakar BioDiesel B30? Yap, bahan bakar yang mengandung 70% bahan solar dan 30% bahan POME yang berasal dari Kelapa Sawit ini sudah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada akhir bulan Desember 2019 silam. Nah, menanggapi penerapan B30 di pasar bahan bakar minyak di Indonesia, pihak Shell Indonesia pun bekerja sama dengan Pusat Penelitian Lemigas dan pelaku bisnis menghadirkan forum diskusi.

Nah, Panel ini akan ikut berpartisipasi aktif dalam mensukseskan penerapan B30 di Indonesia. Acara ini sendiri diberi nama Shell ExpertConnect yang merupakan wadah kolaborasi dan forum diskusi tentang topik tren industri terkini pada 20 Februari 2020 di Jakarta. Dalam kesempatan kali ini, Shell bekerja sama dengan Pusat Penelitian Lemigas mengambil topik “Maximizing Performance in B30 implementation Era” yang dihadiri oleh lebih dari 160 mitra dan pelaku bisnis.

Andri Pratiwa, Deputy Director Shell Lubricants Indonesia mengatakan, “Shell berkomitmen  untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, terutama pelaku bisnis, dalam berbagi informasi dan pengetahuan mengenai teknologi terkini dan penerapannya. Dengan berkolaborasi, kita dapat bekerjasama mengantisipasi tantangan yang mungkin terjadi di masa depan, dan sekaligus turut memberikan kontribusi positif terhadap kemajuan ilmu dan teknologi di Indonesia. Di Shell ExpertConnect kali ini, kami menghadirkan para pakar juga pelaku bisnis di industri terkait untuk dapat berbagi pengalaman, pengetahuan dan praktek terbaik untuk mensukseskan implementasi B30.

Para pakar yang menjadi pembicara dalam acara Shell ExpertConnect kali ini diantaranya adalah, Nanang Hermawan sebagai Head of Fuel and Aviation Researcher Group – LEMIGAS,  I Made Yatna sebagai GM Plant Operation BUMA, Taryono sebagai Technical Service Division Head HINO, dan Mohammad Rachman Hidayat Product Application Specialist – Shell Global Commercial Technology. Dalam kesempatan itu, I Made Yatna dan Taryono menyambut baik acara Experconnect yang dilakukan Shell yang memaparkan dengan jelas fakta dan uji lapangan dari B30 baik dari sisi scientific maupun business practical.

Secara umum B30 berbasis POME (Palm Oil Methyl Ester) sangat mempengaruhi sistem bahan bakar dan pelumasan. Rahman menuturkan dari sisi nilai korosi pada temperature tinggi, POME yang dipakai di Indonesia memiliki tingkat keasaaman yang rendah dibandingkan dengan RME(Rapeseed Methyl Ester) yang biasa digunakan di Eropa. Jadi, bagaimana kalau menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: