Renault Indonesia Akan Dipegang APM Baru Minggu Depan

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Renault Indonesia Akan Dipegang APM Baru Minggu Depan
0  komentar

AutonetMagz.com – Nama merk Renault di Indonesia memang tak sebeken dua kawan aliansinya, Nissan dan Mitsubishi. Namun itu adalah masa lalu, karena ternyata pihak Renault tengah berbenah untuk menyongosng masa depan yang lebih baik di bulan Januari 2019 ini. Langkah yang kami maksud tersebut terkait dengan kabar mengenai perubahan APM Renault di Indonesia. Kabar ini sendiri terkonfirmasi dengan masuknya undangan resmi dari APM baru Renault di Indonesia ke redaksi kami.

Yap, jika sebelumnya Renault Indonesia dipegang oleh PT Auto Euro Indonesia yang juga bagian dari PT Indomobil Prima Niaga, dalam waktu dekat status tersebut akan diambil alih oleh Maxindo Renault Indonesia (MRI). Tak asing dengan nama tersebut? Karena nama ‘Maxindo’ sendiri memang bukanlah perusahaan baru di tanah air. Menjadi bagian dari Nusantara Maxindo, Maxindo Renault Indonesia nantinya akan memiliki hak untuk mengimpor, memasarkan, dan juga mendistribusikan mobil – mobil lansiran Renault.

Selain itu, layanan purna jual merk Renault di tanah air juga akan dipegang oleh MRI. Nah, dalam undangan tersebut, terlampir informasi mengenai beberapa narasumber yang akan mengisi Grand Launching mereka tersebut. Pertama, akan ada perwakilan dari Renault Asia Pacific, yaitu Guillaume Sicard selaku VP Sales & Marketing, lalu ada juga perwakilan dari Maxindo Renault Indonesia yang terdiri atas CEO dan COO MRI. CEO dari MRI diduduki oleh Andrew Limbert, dan COO dari MRI dipegang oleh Davy J Tulian.

Tak asing dengan nama terakhir? Yap, karena Pak Davy adalah pentolan dari beberapa merk mobil yang dijual di Indonesia, seperti Suzuki, Nissan, dan Ford. Langkah ini sendiri menjadi sebuah langkah baru yang positif untuk merk Renault di Indonesia. Kami sendiri memiliki harapan yang positif pada merk Renault di tanah air, karena memang merk Renault sendiri punya nama besar di luar sana, hanya saja pemasarannya di tanah air sebelumnya memang belum maksimal. Nah, kita nantikan saja seperti apa langkah berikutnya dari MRI.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan? Yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Read Prev:
Read Next: