Paruh Pertama 2021, Audi Cetak Rekor Penjualan!

Paruh Pertama 2021, Audi Cetak Rekor Penjualan!
0  komentar

Autonetmagz.com – Sama seperti saudara se-aliansinya, Porsche, ternyata Audi juga mengumumkan penjualan terbaiknya sejauh paruh pertama 2021 ini. Sejauh ini sudah ada 981.681 unit mobil terjual secara global dalam periode paruh pertama tahun ini. Ada peningkatan sebesar 38,8% dibandingkan periode yang sama di 2020. Hal ini didukung oleh lonjakan penjualan pada kuartal kedua, dimana Audi berhasil membukukan penjualan sebanyak 518.853 unit mobil di seluruh dunia, menjadikannya kuartal terbaik dalam sejarah Audi. Sepertinya tahun ini merupakan tahun yang bagus bagi merek premium, dan pepatah “setiap krisis akan melahirkan orang kaya baru” itu nampaknya benar adanya.

Model SUV Menjadi yang Terlaris

Dikutip dari Paultan, Di China sendiri Audi berhasil menjual 418.749 mobil atau naik 38,4%,dan ini merupakan hasil terbaik yang pernah ada. Permintaan Audi di AS juga mencapai puncaknya dengan pengiriman 121.835 kendaraan (naik 59,9%, rekor baru). Momentum ini juga kuat di Eropa dengan 351.588 kendaraan (meningkat 32,7%) terjual, dimana 104.031 unit (naik 5,7%) terjual di tempat mobil ini berasal, Jerman. Sayangnya data tersebut tidak menunjukkan model produk apa yang paling laris di setiap negara yang disebutkan diatas. Tetapi mencatat tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi untuk model SUV dan model top range. Dari total mobil yang dikirim pada Semester 1 2021, sekitar 47,2% atau 463.585 di antaranya adalah SUV.

Pendapatan penjualan untuk semester pertama 2021 meningkat sebesar 42,7% menjadi 29,2 juta euro (atau sekitar Rp 495 milliar), angka tersebut naik dari 20,5 juta euro (atau sekitar Rp 348 milliar) yang dicapai pada tahun lalu. Sementara mengenai laba operasional tumbuh menjadi 3,1 miliar euro (atau sekitar Rp 52.trilliun) dan mengalami kenaikan dari 750 juta euro (atau sekitar Rp 12 trilliun di semester pertama 2020). Laba atas penjualan operasional juga naik menjadi 10,7%, yang mana sebelumnya hanya 3,7% di semester pertama 2020).

Sementara mengenai Laba sebelum pajak, pabrikan berlogo empat lingkaran itu menorehkan angka 3,9 miliar euro (atau sekitar Rp 66 trilliun) meningkat dari periode yang sama di 2020, yaitu 86 juta euro atau sekitar Rp 1.46 trilliun. Sementara arus kas bersih mencapai 5,51 miliar euro (sekitar Rp 93 trilliun). Audi mengharapkan agar permintaan mobil baru terus tumbuh sepanjang sisa tahun ini, dan tetap optimis dengan hati-hati mengenai isu kekurangan chip semikonduktor yang cukup kritis.

Hadapi Chip Shortage Dengan Baik

Anggota dewan Audi untuk urusan keuangan dan hukum, Jürgen Rittersberger mengatakan: “Tren positif di awal tahun berlanjut di bulan-bulan hingga Juni. Kami telah membawa setengah tahun pertama ke kesimpulan yang sukses. Kinerja keuangan kami menunjukkan bahwa kami telah menangani tantangan kekurangan semikonduktor global dengan baik, berkat tindakan balasan yang komprehensif, dan telah mampu memanfaatkan peluang perkembangan pasar yang positif.” dan beliau juga menambahkan “Jumlah kendaraan yang dikirimkan, bahkan melebihi level sebelum krisis, dan profitabilitas yang baik adalah konfirmasi yang jelas dari kemampuan perusahaan kami dan daya tarik portofolio produk kami”.

Bagaimana menurut kalian? sampaikan di kolom komentar.

Read Prev:
Read Next: