Nissan X-Trail diinvestigasi di US Terkait Rem Otonomnya

Nissan X-Trail diinvestigasi di US Terkait Rem Otonomnya
0  komentar

AutonetMagz.com – Mobil – mobil yang dijual secara full spec di pasar otomotif saat ini sudah banyak sekali dibekali dengan teknologi kekinian. Teknologi tersebut ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan serta support sehingga pengendara bisa lebih mudah mengemudikan mobil mereka. Namun bagaimana jika terjadi kesalahan pada teknologi tersebut? Tentunya harus ada investigasi yang lebih dalam. Dan salah satu yang diinvestigasi baru – baru ini adalah Nissan X-Trail.

Tenang saja, investigasi terhadap Nissan X-Trail ini tidak dilakukan di Indonesia, melainkan di Amerika Serikat. Nissan X-Trail yang dijual dengan nama Nissan Rogue di US sedang dalam investigasi oleh pihak National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) karena adanya masalah yang muncul dalam sistem pengeremannya. Unit yang bermasalah merupakan unit keluaran tahun 2017 dan 2018. Masalah di sistem pengereman ini sendiri muncul dari sistem pengereman otonom yang menjadi salah satu fitur andalan Nissan Rogue.

Jika berpaku pada skema yang benar, maka mobil akan melakukan pengereman secara otonom jikalau sensor – sensor mendeteksi adanya kemungkinan untuk bertabrakan dengan mobil ataupun obyek di depan. Nah, sedangkan kesalahan yang muncul adalah mobil berpotensi untuk melakukan pengereman secara mendadak walaupun tidak mendeteksi adanya obyek yang bisa menyebabkan tabrakan. Kasus ini sendiri telah menyebabkan 14 kecelakaan yang berbeda dan juga 5 orang korban luka – luka. Nissan dan NHTSA sendiri sudah menerima 843 komplain dari owner Nissan Rogue di sana.

Pihak Nissan sendiri juga tengah mencoba untuk menemukan kesalahan yang menjadi sumber masalah ini, dan setelah sumber masalah tersebut ditemukan, maka recall akan dijalankan. Nissan juga memberikan opsi lain sementara ini dengan menawarkan software update untuk meningkatkan peforma dari Automatic Braking System milik Nissan Rogue alias Nissan X-Trail. Namun tawaran tersebut bersifat temporary saja, dan bukan menjadi solusi atas masalah yang muncul. Oiya, kalian yang baru membeli Nissan X-Trail terbaru juga tak usah risau.

Masalah ini hanya menjangkiti unit produksi Nissan USA saja. Sedangkan unit yang dijual di Indonesia adalah CBU Jepang. Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan? Yuk sampaikan pendapat kalian di kolom komentar di bawah ini.

Sumber : Associated Press

Read Prev:
Read Next: