Mengemudi di Puncak Arus Balik, Perhatikan 7 Hal Ringan Ini

by  in Berita&Serba 7
Mengemudi di Puncak Arus Balik, Perhatikan 7 Hal Ringan Ini
0  komentar

AutonetMagz.com – Libur lebaran 2018 ini bagi beberapa orang memang sudah usai, namun bagi sebagian orang liburan masih berlangsung hingga akhir pekan ini, dan hal ini memang membuat potensi puncak arus balik 2018 akan terjadi di akhir pekan ini, tepatnya tanggal 23 hingga 24 Juni 2018 mendatang. Lalu, jikalau kalian masih ada di tempat wisata saat ini, atau jika masih ada di kampung halaman, serta kalian baru akan kembali ke kota-kota kalian pada puncak Arus Balik 2018, apa yang harus kalian persiapkan?

Kami dari tim Redaksi AutonetMagz akan mengingatkan kalian akan 7 hal ringan yang akan sangat membantu jikalau kalian akan manjalani arus balik di Puncak Arus Balik 2018 mendatang, cekidot.

Perhitungkan Waktu Dan Jarak

Nah, hal ini sepele, bahkan sangat sepele, namun efeknya? Luar biasa besar. Mungkin kalian sangat menikmati momen Lebaran 2018 ini, namun ingat, kalian sudah menikmatinya berhari-hari, sehingga kalian perlu pertimbangkan jarak dan waktu yang harus kalian tempuh untuk sampai di kota asal kalian. Hal yang perlu kalian perhitungkan juga adalah waktu yang pas untuk mencapai tujuan, jangan sampai kalian mengorbankan hal ini, dan mengejar waktu tercepat yang membuat kalian mengemudi non stop dan malah berpotensi membahayakan diri kalian sendiri, keluarga, dan pengguna jalan lain. Nah, oleh karena itu, ada baiknya kalian pertimbangkan dan perhitungkan hal ini sejak sekarang.

Siapkan Minuman & Makanan

Puncak arus balik selalu identik dengan kemacetan, dan kemacetan berarti kendaraan kalian tak bisa banyak bergerak. Lalu bagaimana jikalau kalian haus atau lapar? Jikalau kalian haus atau lapar di bulan Ramadhan kemarin, kalian masih bisa menahannya, karena sejalan dengan ibadah puasa. Namun sekarang? Tentunya kalian harus membekali diri dengan konsumsi yang cukup, baik makanan ataupun minuman.

Hal ini mengantisipasi dehidrasi ataupun kelaparan, apalagi sakit maag disaat kalian terjebak macet dan tak bisa membeli makanan ataupun minuman. Jikalau kalian bisa menepi dan membeli makanan dan minuman pun, untuk kembali mengantri ke jalanan bukanlah hal yang mudah, karena setiap pengemudi pasti ingin segera sampai di rumah, dan sedikit yang mau memberikan jalan pada kita.

Tidur Cukup

Jikalau kalian akan menjalani perjalanan yang panjang, dan kalian pun bertugas untuk mengemudi, maka pastikan kalian sudah melakukan recharge pada tubuh kalian dengan cukup. Salah satunya adalah dengan istirahat yang cuku. Yap, tidur merupakan salah satu kebutuhan harian, dan biasanya akan semakin berkurang saat kita liburan, apalagi dengan musim Piala Dunia yang sedang kita jalani ini. Oleh karenanya, menyisihkan waktu beberapa jam untuk tidur bisa menjadi investasi yang sangat berharga untuk menjalani perjalanan yang jauh, apalagi jikalau nantinya berjumpa dengan kemacetan di jalan.

Sabar, Selamat Itu Lebih Penting

Nah, jikalau kalian sudah berjalan kembali ke kota kalian dan bertemu dengan lalu lintas yang padat merambat, maka yang perlu kalian miliki adalah kesabaran. Kondisi lalu lintas yang ramai dan malah macet akan membuat banyak pengemudi jenuh dan juga emosi. Oleh karenanya, penting bagi kita untuk menjaga diri tetap dalam tingkat emosi yang rendah, dan mendinginkan kepala.

Karena kita sangat mungkin bertemu dengan pengemudi lain yang seenaknya memotong jalur ataupun bermanuver dengan seenaknya. Kita tak bisa mengontrol pengemudi lain, yang bisa kita kontrol adalah diri kita sendiri, dengan sabar, mengalah, dan juga berkendara dengan aman dan nyaman.

Siapkan Hiburan

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, mengemudi di jalanan macet adalah sebuah hal yang menjemukan dan menjenuhkan. Oleh karenanya, kita harus bisa mengakali diri sendiri untuk menjaga mood dan perasaan bisa selalu happy. Salah satunya adalah menyediakan hiburan di dalam mobil. Salah satu sarana hiburan paling sederhana adalah dengan menyediakan lagu-lagu yang kita suka.

Andalkan Pengetahuan, Bukan Sekedar GPS

Banyak orang yang ingin mendapatkan jalur lain yang bebas macet walaupun harus sedikit memutar. Dan salah stau caranya adalah dengan memanfaatkan jalan – jalan tikus yang bisa dicari via GPS. Namun seberapa sering GPS malah menyesatkan kalian? Nah, oleh karenanya, kalian harus mengandalkan pengetahuan kalian. Caranya? Kalian boleh mengandalkan GPS, namun kalian perlu pelajari dahulu rute yang diusulkan oleh sang GPS, bukan mentah-mentah menuruti suara mbak-mbak di GPS kalian. Dengan begitu, kalian bisa menilai apakah jalur yang diusulkan oleh GPS tersebut masuk akal atau tidak.

Jangan Jadikan Arus Balik Sebagai Momen Buat Balikan

Orang Indonesia adalah orang-orang yang kreatif dan pintar memanfaatkan momen. Contoh paling gampang adalah saat kue cubit green tea naik daun, semua makanan dibuatkan versi green tea dengan harapan bisa cepat terkenal dan laku. Masih ingat juga kelakar buat kaum Tuna Asmara supaya dicelup ke green tea biar cepat laku.

Demikian juga dengan arus balik. Judulnya memang arus balik, dan memang ini senada dengan kata “balikan”. Jangan pernah sekali-kali memanfaatkan momen ini untuk kembali kepada mantan dengan alasan,”Ini kan lagi arus balik, saya juga lagi mau menjalani arus balik ke kamu nih.” Jangan pernah lakukan itu, apalagi jika sang mantan sudah berkeluarga. Lakukan hanya jika kamu yakin 100% bakal bisa balik. Kalau tidak? Yaa… Tanggung sendiri akibatnya.

Nah, itulah 7 hal ringan yang ingin kami bagikan bagi kalian yang akan kembali ke kota kalian di puncak Arus Balik 2018 ini. Sekali lagi, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Selalu jaga kesehatan dan juga fokus pada jalan, jangan fokus pada mantan. Semoga kalian selamat sampai di tujuan.

Read Prev:
Read Next: