Karena COVID-19, Proyek Uji Tabrak Mobil Lokal Mundur

by  in Berita&Nasional
Karena COVID-19, Proyek Uji Tabrak Mobil Lokal Mundur
0  komentar

AutonetMagz.com – Kalian tentu masih ingat bahwa Pemerintah Indonesia sempat menggaungkan rencana untuk membangun fasilitas uji tabrak mobil di Indonesia. Yap, rencana tersebut sangat menarik, karena akhirnya Negeri kita bisa membuat New Car Assessment Prorgramme alias NCAP sendiri. Sayangnya, rencana pmebangunan fasilitas uji tabrak mobil di Indonesia dipastikan molor karena kondisi yang ada saat ini.

ASEAN NCAP

Mengutip informasi via CNN Indonesia, Kepala Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kementerian Perhubungan RI, Ibu Caroline Noorida Aryani memastikan bahwa rencana ini mundur dari jadwal awal. Sejatinya, pada penghujung tahun 2020 ini, pihaknya akan mulai melaksanakan pembangunan yang dimulai dengan seremonial peletakan batu pertama. Awalnya, rencana tersebut akan dilaksanakan di bulan November ataupun Desember 2020 mendatang. Caroline pun memastikan bahwa rencana tersebut mundur ke tahun 2021 alias tahun depan karena kondisi pandemi COVID-19.

JAPAN NCAP

Fasilitas uji tabrak sendiri menjadi salah satu fasilitas yang sejatinya perlu dimiliki oleh negara kita tercinta, apalafi penjualan mobil di Indonesia terus mencatatkan angka diatas 1 juta unit, walaupun tahun ini diprediksi anjlok karena COVID-19. Caroline menyebutkan bahwa pihaknya saat ini tengah berada pada tahap desain dan juga penetapan biaya proyek secara keseluruhan. Tahap ini sendiri masih dalam proses finalisasi sebelum nantinya bakal dilelang kepada kontraktor. Caroline juga menyebutkan bahwa lelang ini akan diserahkan ke pihak swasta, dan prediksinya akan dilakukan di bulan Agustus hingga September mendatang.

Global NCAP

Fasilitas ini sendiri akan dibangun di BPLJSKB Bekasi, jawa Barat dan dibangun dengan menerapkan standar dari United Nation Regulation. Pemerintah sendiri sudah menyiapkan dana sebesar 1,6 triliun Rupiah untuk mewujudkan fasilitas uji tabrak lokal tersebut. Selain uji tabrak, di fasilitas ini juga akan dibangun tempat uji guling dan uji kendaraan listrik. Nah, bicara kendaraan listrik, Caroline menyebutkan bahwa ada kemungkinan fasilitas untuk kendaraan bertenaga listrik-lah yang diprioritaskan terlebih dahulu karena Pemerintah juga mendorong Industri otomotif untuk bergerak ke arah sana.

Namun tenang saja, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi memastikan COVID-19 tidak akan menunda proyek ini terlalu lama. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: