Jerman, Inggris dan Sejumlah Negara Lain Haramkan Mobil Bensin dan Diesel Beredar Pada Tahun 2050

by  in Berita&International
Jerman, Inggris dan Sejumlah Negara Lain Haramkan Mobil Bensin dan Diesel Beredar Pada Tahun 2050
0  komentar
porsche mission e electric

AutonetMagz.com – Pada Konferensi Perubahan Iklim yang diadakan PBB di Paris, hingga 13 pemerintah negara sepakat untuk melarang mobil-mobil bermesin bensin dan diesel untuk beredar di wilayah mereka pada tahun 2050 mendatang. Negara-negara tersebut termasuk Jerman, Inggris, Belanda, dan Norwegia dari benua Eropa serta California, Connecticut, Maryland, Massachusetts, New York, Oregon, Rhode Island dan Vermont lalu Quebec dari Kanada.

Tujuannya sudah sangat jelas, untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan menggalakkan gaya hidup yang ramah lingkungan, utamanya di sektor transportasi. Untuk kendaraan penumpang, akan dianjurkan pemakaian mobil-mobil berbahan bakar alternatif seperti mobil listrik, mobil hidrogen, fuel cell, tenaga surya atau bahkan tenaga kotoran manusia seperti sebuah bus di Eropa.

Mesin mobil listrik Toyota Mirai engine 2015

Menurut NGT News, larangan penuh pada kendaraan yang masih mengandalkan bahan bakar fosil ini akan mengurangi lebih dari 1 miliar ton emisi CO2 per tahun, menurunkan emisi kendaraan global sebesar 40%. Biar tidak disangka omdo alias omong doang, pemerintah negara-negara bersangkutan siap memberi fasilitas untuk mobil tanpa emisi atau Zero Emission Vehicle (ZEV), antara lain charging station, subsidi, keringanan pajak dan lain-lain.

Jika dihitung dari tahun ini, masih ada 35 tahun hingga kebijakan itu resmi berlaku. Para produsen mobil sih pasti sudah punya teknologinya, terbukti dengan hadirnya mobil-mobil seperti Honda FCX Clarity, Toyota Mirai, Tesla Model S dan masih banyak lagi. Dan sepertinya tidak ada alasan bagi para produsen mobil untuk bilang,”Kami tidak tahu cara bikin mobil listrik dan hidrogen,” mengingat hak paten teknologi hidrogen Toyota dan teknologi listrik Tesla sekarang gratis dan bisa dipakai siapa saja.

Bio-Bus-Tenaga-Kotoran

Jika produsen sudah siap, apa kabar konsumen? Pastinya kesadaran diri soal penjagaan lingkungan saja tidak cukup, harus bahu membahu satu sama lain jika mobilitas dengan emisi nol ingin terwujud. Jika negara-negara maju sudah mau, pasti negara-negara lain juga akan mengikuti, termasuk negara kita yang sekarang sedang ribut oleh sidang MKD dan kehebohan akibat pelarangan modifikasi kendaraan bermotor.

Bagaimana anda memandang kebijakan ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: