Honda Mobilio Disuntik Mati Di Filipina, Kenapa?

Honda Mobilio Disuntik Mati Di Filipina, Kenapa?
0  komentar

Autonetmagz.com – Sebuah kabar tidak sedap datang dari Filipina, karena HCPI (Honda Cars Philippines, Inc) aliash Honda Filipina telah memutuskan untuk tidak menjual lagi Honda Mobilio di Negeri Lumbung Padi tersebut. Selain karena penjualannya yang semakin menurun dari hari ke hari, ternyata segmentasi pasar sekarang sudah mengarah ke SUV. Lantas, apa saja yang menjadi faktor-faktor penyebab menurunnya penjualan Honda Mobilio di Filipina? Apakah sekedar karena perubahan minat konsumen pada SUV? Mari kita bahas.

Throwback Honda Mobilio Di Indonesia

Ketika diluncurkan di Indonesia pada tahun 2014, Honda Mobilio langsung berhadapan dengan rival berat seperti Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, dan Chevrolet Spin. Honda Mobilio dipersenjatai oleh mesin i-VTEC 1.500cc yang mampu menghasilkan tenaga 118 hp dan torsi 145 Nm yang dijodohkan dengan trasnmisiCVT. Pada tahun 2018, Mobilio mendapatkan facelift pertamanya dan memiliki tampilan depan yang lebih sporty. Kemudian, mobil ini juga mengadopsi interior Honda Jazz, seperti dashboard yang serupa, lalu sistem pendingin udara digital yang baru dan layar infotainment yang baru. Belum ada informasi resmi apakah Honda akan merilis Mobilio generasi kedua atau memensiunkan Honda Mobilio dari line-up kendaraan Honda. Padahal di awal 2020 silam sempat muncul indikasi All New Honda Mobilio akan hadir dengan tongkrongan yang lebih tinggi. Yang jelas, perusahaan otomotif asal Jepang itu sudah berencana untuk merilis BR-V generasi kedua.

Dihapus Dari Honda Filipina

Mengutip laporan dari Autoindustriya, Honda Mobilio resmi dihapus dari Honda Car Philippines yang artinya hanya meninggalkan Honda BR-V & Honda CR-V sebagai mobil penumpang 7-seater. Dan itu dilakukan bukan tanpa alasan. Manuver tersebut dilakukan karena penjualan yang semakin menurun, dibuktikan dari data yang menunjukkan bahwa penjualan Mobilio hanya tercatat sebanyak 169 unit. Sedangkan versi SUV-nya, yaitu Honda BR-V malah terjual sebanyak 2.041 unit. Pasar MPV makin mengecil dengan menghilangnya Honda Mobilio dari Filipina, meninggalkan Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, dan Suzuki Ertiga di kelas tersebut. Berhubung Filipina dan Indonesia masih di satu kawasan yang sama, nampaknya apa yang terjadi di Filipina juga bisa saja terjadi di Indonesia. Di Indonesia, penjualan Honda Mobilio juga tidak membaik. Sungguh sebuah ironi, mengingat ketika diluncurkan pada tahun 2014, penjualannya meroket hingga tembus sebanyak 79.288 unit.

Sejak diluncurkan Honda Mobilio belum pernah mengalami perubahan radikal, kalaupun ada, semuanya dalam bentuk facelift, terutama pada lampu, bodi dan interior pada tahun 2017 & 2019. Melalui data whole sales dari GAIKINDO, pada tahun 2016 penjualan Honda Mobilio mencapai 39.482 unit, namun mulai menurun pada tahun 2017 menjadi 35.430 unit, di tahun 2018 penjualan menurun menjadi 24.373 unit, menurun lagi pada tahun 2019 menjadi 15.318 unit, berkurang drastis pada tahun 2020 menjadi 5.668 unit, dan di tahun 2021 menurun drastis menjadi 2.866 unit (mulai dari bulan Januari hingga Mei). Sungguh sebuah ironi melihat Honda Mobilio mengalami penurunan penjualan yang amat drastis, mengingat waktu diluncurkan, penjualannya membludak, sama seperti Mitsubishi Xpander pada tahun 2017.

Apa tanggapan kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: