First Ride Review Suzuki Karimun Wagon R AGS Automatic

by  in Mobil Baru&Review&Suzuki
First Ride Review Suzuki Karimun Wagon R AGS Automatic
0  komentar

Review ulasan lengkap karimun Wagon R matic automatic AGSJakarta, AutonetMagz – Mengapa baru diluncurkan sekarang? 2 tahun lebih, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya menjadi satu-satunya pemain LCGC dengan transmisi automatic. Sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi Suzuki melakukan strategi penjualan secara bertahap untuk semua produk-produk mereka, ingat bagaimana mereka meluncurkan Ertiga yang dimulai dengan varian transmisi manual saja, lalu beberapa bulan kemudian hadir dengan AC double blower lalu transmisi automatic. Kali ini Suzuki Karimun Wagon R AGS Automatic juga seperti itu, setelah muncul varian Dilago dan GS dengan mata sipit, akhirnya varian automatic diluncurkan setelah hampir 2 tahun Karimun Wagon R hadir di Indonesia.

Hari ini mungkin sedikit berbeda, karena Suzuki tidak melakukan press conference besar-besaran untuk mengumumkan Suzuki Karimun Wagon R AGS Automatic terbaru, justru Suzuki malah mengajak media dan blogger untuk mencoba mobil ini terlebih dahulu sebelum diumumkan secara besar-besaran kepada publik. Melalui rekan kami yang ikut di acara tersebut, kami akan melaporkan hasil test drive dari Suzuki Karimun Wagon R AGS Automatic.

A Brief History

Suzuki Karimun Wagon R AGS

Transmisi Automated Gear Shift (AGS) atau yang biasa kita kenal dengan nama AMT (Automated Manual Transmission) ini sebenarnya bukanlah transmisi baru, transmisi ini pernah populer di Eropa dan di mobil-mobil sportscar dengan nama robotized gearbox. Secara teknis, ini adalah transmisi manual biasa ditambah modul perpindahan gigi elektrik dan pedal kopling yang digantikan oleh kopling hidrolik.

Transmisi ini sebenarnya transmisi yang murah, karena mereka tinggal menambahkan modul elektrik dan hidrolik pada transmisi manual biasa, mereka tidak perlu melakukan riset untuk membuat transmisi baru seperti halnya matic konvensional dan CVT, dan sebenarnya ada beberapa produk aftermarket yang menggunakan teknologi ini seperti EZ clutch dan lainnya yang pernah ada di Indonesia untuk mengconvert mobil manual anda menjadi automatic. Suzuki cukup cerdas mengingat pasar terbesar mereka adalah mobil manual, sehingga buat apa ber-investasi lebih untuk mendevelop transmisi automatic yang hanya terjual sedikit, lebih baik jadikan transmisi yang ada menjadi automatic dengan modul tambahan yagn disediakan pihak ketiga.

model-automatic-suzuki-karimun-wagon-r-ags-magneti-marelliDi Eropa sendiri, transmisi AMT sudah ditinggalkan untuk mobil biasa, karena masalah durabilitas, kecerdasan transmisi, kehalusan transmisi dan responsifitas. Namun di mobil-mobil supercar, transmisi ini cukup populer mengingat untuk mengutamakan akselerasi, transmisi ini bisa memindahkan gigi lebih cepat dibandingkan dengan transmisi manual meskipun sangat kasar (bayangin robot mengganti gigi transmisi manual lebih cepat dari kedipan mata). Karena masalah durabilitas yang seringkali menjadi isu bagi transmisi ini, Suzuki menggunakan komponen dari Magneti Marelli yang terpercaya untuk transmisi Karimun Wagon R AGS.

Test Drive Suzuki Karimun Wagon R AGS

suzuki-karimun-wagon-r-ags-test-drive-indonesiaKali ini unit test drive saya adalah Suzuki Karimun Wagon R GS AGS AMT yang merupakan varian tertinggi dengan harga 121.5 juta Rupiah (namanya panjang amat ya). Secara eksterior tidak ada perbedaan signifikan kecuali stiker Automated Gear Shift yang sangat besar di samping body dalam rangka promosi, di bagian belakangnya-pun tidak ada emblem tambahan untuk menegaskan bahwa mobil ini memiliki transmisi automatic. Untuk membuktikan iritnya transmisi AMT ini, Suzuki menyegel tangki bensin mobil ini setelah diisi full oleh panitia.

suzuki-karimun-wagon-r-konsumsi-bbm

Masuk ke dalam pun tidak ada bedanya sama sekali dengan varian transmisi manual, yang berbeda hanya pada tuas transmisi yang kini berubah, dan speedometer yang kini memiliki MID dengan indikator tuas transmisi AMT. Melihat tuas transmisinya pun juga berbeda dengan tuas transmisi automatic kebanyakan, karena kita tidak akan menemukan huruf “P” disini, sehingga jika mobil akan di-starter, anda harus memasukan transmisi ke mode “N”. Di mode “D” juga kita bisa mengubahnya ke mode manual dengan menggeser tuas transmisi ke sebelah kiri. Sayangnya, entah kenapa Suzuki mendesain model tuas tranmisi mobil ini dengan kepala yang kebesaran seperti mengidap hidrocepalus.

tuas-transmisi-suzuki-karimun-maticKita starter mesin dan mulai berjalan dengan mobil ini, injak pedal rem, masukan tuas perseneling ke “D”, lepas gas, dan mobil akan berjalan pelan seperti layaknya kita menggantung setengah kopling, seperti halnya mobil AMT, lag perpindahan gigi dari mode “N” ke “D” cukup terasa karena kopling hidrolik harus bekerja memindahkan gigi dan melepas setengah kopling ketika rem dilepas. Ingin menambahkan kecepatan mobil, anda hanya perlu AGS, Asal Gas Saja seperti mobil matic lainnya.

Oke, saatnya berjalan dengan mobil ini. di kecepatan rendah dan konstan, mobil berusaha mengganti gigi pada putaran mesin di angka 2.000 – 2.500 Rpm demi menghemat bahan bakar. Hanya saja di kecepatan rendah. transmisi ini sepertinya bingung untuk menentukan posisi gigi idealnya, beberapa kali transmisi tidak mau turun gigi saat berakselerasi dari kecepatan rendah, sehingga saat lalu lintas merayap, sangat berat untuk menambah kecepatan seperti layaknya transmisi normal. Kami harus memancing transmisi untuk turun gigi menggunakan pedal rem terlebih dahulu agar mobil bisa berakselerasi.

speedometer-suzuki-karimun-wagon-r-agsDari Citos, kami berjalan menuju Emeralda Golf Cimanggis melalui Toll JORR, disini beberapa kali kami menjaga jarak dengan mobil depan agar bisa merasakan performa mobil ini ketika mendekati mobil depan dari jauh, ketika melakukan kick down di kecepatan konstan dengan tuas transmisi di posisi “D”, transmisi AGS mencoba melakukan downshifting untuk berakselerasi, impresinya? transmisi berpindah sangat lambat, lebih kacau lagi pada saat transmisi berpindah ke gigi yang lebih tinggi, perpindahannya terasa “jeglag-jeglug“.

Memacu mobil di kecepatan konstan di 60 – 80 kilometer perjam, transmisi ini baru memberikan performa terbaiknya, transmisi stabil di gigi tinggi dan berjalan dengan normal, asal jangan coba menginjak gas lebih dalam, karena transmisi enggan menurunkan gigi dan mesin pasti ngeden. Jika menurut anda transmisi automatic 4 kecepatan konvensional masih lelet, transmisi ini lebih lelet lagi.

review-suzuki-karimun-wagon-r-ags

Namun semuanya berubah ketika menggunakan mode M atau manual, masuk ke mode manual, lag transmisi terasa lebih minim meskipun masih ada lag karena kopling hidrolik masih butuh waktu untuk bekerja. Kita bisa memainkan gigi layaknya mobil manual dan tentunya berpindah gigi di putaran mesin yang tepat agar bisa merasakan responsifitas mesin yang sesungguhnya. Seperti halnya Suzuki Karimun Wagon R manual, gigi 1,2 dan 3 mobil ini terasa sangat panjang, saking panjangnya, gigi 5 dari transmisi ini terasa seperti aksesori saja karena tidak bisa diajak berlari.

Lucunya lagi, pada mode manual, perpindahan gigi dari transmisi ini terasa halus ketika menaikan dan menurunkan gigi, berbeda dengan mode “D” yang terasa lebih kasar. Jadi sebenarnya lebih baik gunakan transmisi mode M jika ingin berkendara di Karimun Wagon R AGS ini. Namun ketika berhenti di mode M, masih terasa lag saat melepas pedal gas agar mobil berjalan setengah kopling seperti mode D.

dashboard-suzuki-karimun-wagon-r-automatic

Karena lag kopling otomatis di transmisi AGS ini, bisa dibilang transmisi ini sama sekali tidak bisa diandalkan di jalan yang sedikit menanjak. Umumnya mobil automatic memiliki daya dorong pelan untuk menahan agar mobil tidak mundur, namun karena mobil ini akan menginjak kopling otomatis ketika mobil berhenti meskipun pada posisi “D”, maka di jalan yang agak turun, mobil ini akan meluncur kebawah dengan mudah. Dibutuhkan rem tangan untuk menjaga mobil tidak mundur di jalan yang sedikit menurun di kemacetan. Sebagai perbandingan, pada transmisi manual biasa pun sebenarnya anda tidak akan mundur karena kaki anda cukup cepat saat berpindah dari pedal rem ke pedal gas tanpa rem tangan di turunan yang tidak begitu curam. Namun ini patut dimaklumi, karena jika transmisi tetap menggantungkan kopling pada saat mobil berhenti, plat kopling dari mobil ini pasti akan panas dan hangus, sehingga transmisi harus menginjak kopling secara otomatis. Sebagai konsekuensinya, anda harus menggunakan rem tangan.

Untuk berakselerasi di posisi tuas transmisi M ini juga diperlukan untuk menginjak gas lebih dalam, meskipun mode manual dan memiliki transmisi yang sama, gas dari Karimun Wagon R AGS ini masih tidak seringan versi manual biasa dalam menambah putaran mesin. Tapi lagi-lagi ini bukan masalah serius, hanya perlu sedikit penyesuaian.

karimun-matic

Yang kami apresiasi dari mobil ini, meskipun kami sudah membawa mobil ini cukup jauh mulai dari Citos, Cimanggis, Cijantung dan Hotel Aston Simatupang, indikator bensin dari mobil ini masih tetap penuh meskipun odometer sudah menunjukan mobil berjalan 68 kilometer. Disini terbukti bahwa transmisi AGS milik Suzuki sepertinya sama iritnya dengan transmisi manual.

Kesimpulan

Transmisi AGS ini adalah transmisi alternatif yang bisa diandalkan jika kita menggunakan mode manual, namun jika kita menggunakan transmisi mode “D” yang notabene kita gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, mode ini tidak lebih baik dibandingkan dengan transmisi automatic 4 kecepatan konvensional sekalipun. Sebaiknya untuk mobil kecil, ringan dan bertenaga rendah ini gunakan saja transmisi CVT, karena untuk mobil kecil, transmisi CVT adalah pasangan yang tepat menurut kami.

Harga Suzuki Karimun Wagon R matik automatic AGS

Namun dengan perbedaan harga sebesar 8 juta Rupiah dengan model manual (ternyata pada saat launching varian AT ini, varian manual ikut naik 2 juta dari harga price list), varian automatic dari Suzuki Karimun Wagon R cukup value for money untuk anda yang tidak begitu bermasalah dengan dan sabar menghadapi “lag” dari transmisi ini. Karena umumnya, transmisi automatic dan manual memiliki perbedaan harga di rentang 10 juta Rupiah.

Nah untuk anda yang membeli Suzuki Karimun Wagon R AT sebelum tanggal peluncuran resminya di 18 Mei ini, Suzuki memberikan hadiah langsung GoPro 4 silver untuk pembeli pertama tipe GS, dan Samsung Galaxy Note 4 untuk pembeli pertama tipe GX dan GS. Berminat?

Read Prev:
Read Next:
  • kabe kabe

    “berminat?”
    GAK !!

  • suabru

    sesuai perkiraan..nope nope nope

  • Automotive

    kok riwet amat sihh?wkwkw

  • siapa ya

    Hahahha lol kocak reviewnya ini sama cvt leletan mana?

    • ap88

      pertanyaan saya sama dgn anda,bagusan mana cvt ato ags?

  • ap88

    mau nanya mas ridwan,jadi menurut mas ridwan,bagusan mana,CVT ato AGS?

  • Ivan

    itu Ertiganya yang di depan AMT jg?

  • Ricky Perdana K

    Mending coba bongkar kekurangan eryiga mas ridwan…headlamp berembun semuanya.mau kondisi panas atau hujan..mobil baru pun sama aja…ini contohnua di mobil sy sndiri

    • tawon

      makanya beli avanza ato mobilio aj. Nyesel kan?

      • yuds

        Avanza kan D ?

      • Ricky Perdana K

        Heee makasih sarannya…klo nyesel sih yaa gak lah…soty broo avanza n mobilio jauh coy kwalitasnya….hari gni wajib pake abs donk…avanza abs harus veloz luxury…mobilio gak ado…immobilizer yaa ertiga pertama yg lain nyontek

        • AE86

          Kwalitas dari sisi mana dulu om..?

        • Blackjack

          Mobilio ada abs nya kok

      • RAffTim2one

        Iya betul tuh +tawon aku aj ngembun jg udah 2x ganti headlamp mending aku beli mobilio/avanza aja. Pas.lagi cari2 mobil ku sih minat beli mobilio tapi istri mkainta ertiga aja karena merk kebanggaannya suzuki. Aku sampai sekarang masih bingung apa bagus nya suzuki sekarang istri minta mobilio rs aku jawab uangnya sudah habis buat beli kaca headlamp

        NYESEL BANGET

    • subaru

      kayaknya anda belum beruntung aja dapet 1 diantara 1000 atau lebih unit yang kena defect seperti ini..kalo masih garansi ya bawa ke beres dan klaim

      • Ricky Perdana K

        Sory brooo bukan masalah beruntung ato buntung…ini udah di tes dengan 5 unit mobil baru nik 2015 dan hasil sama 5-15 menit muncullah embun…

    • ju

      makanya beli alphard :lol

    • AE86

      Curhat ni om, bnyak yang bilang produk ini soal built quality diatas kompetitornya AVZ, XEN, MOB, tapi..?.. ya udah cepat lapor om keBeres biar dieksekusi.

      • Ricky Perdana K

        Sudah om ini udah 2x headlamp ganti baru sama beres..tp ttp aja…terutama keluaran 2014-2015…keluaran 2013 headlamp aman

        • AE86

          Berarti Quality nya gkk ok om, std nya gk ad yg berembun. Ad 2 kmungkinan: bocor atau malah gak ad udara yg sirkulasi di headlamp. Smoga solve om.

    • Ardyo Kusumo

      Aneh, embun biasanya pas lagi dingin aja, itu juga saya cuekin aja. Lama lama juga jarang muncul

      • Ricky Perdana K

        Iya sih om…klo awal sih sy cuekin…yaa lama2 makin bnyak bun…lebih parah lg pas kebetulan malem abis plang jalan2 gak ujan ternyata headlamp berembun…nah repot dah

        • Ardyo Kusumo

          Seal nya kerapetan kali ya, coba klaim aja ke beres. Mudah kok πŸ˜€

        • tim

          ANGL 2014 saya jg berembun kok headlampnya kalo pagi, soalnya mobil saya taro luar.. tpi gausah ambil pusing lah, namanya jg produk massal ga bisa 100% perfect jg.. yg ada kalo lagi pake malah pusingin headlampnya terus hehe..

        • DANI EZONE

          Saya pake ertiga ga ada masalah mas, embun di lampu, apaan sih, kayanya mbl ane anteng aja gan

        • DANI EZONE

          Saya pake ertiga ga ada masalah mas, embun di lampu, apaan sih, kayanya mbl ane anteng aja gan

        • fach77

          betul gan, sy jg pemilik r3 sama masalahnya berembun tpi saat cuaca dingin aja , tpi sangat jarang kok ..
          di bawa enjoy aja gan
          toh ertiga bnyk kelebihannya kok di banding kekurangan hehe
          sry jdi kaya sales :v

          • Ricky Perdana K

            Iya om fach77…sy udah baca2 bnyak juga yg berembun…klo sekiranya dibawa enjoy yaa ttp aja kurang sreg…masa mobil baru berembun kan aneh…klo sama om AE86 setuju kayanya sirkulasi udara gak bagus…

            Ini sih pendapat sy headlamp ertiga ttp cacat produksi…

          • s_opini

            Ane pake keluaran 2014 bulan 4, ame punya sodokur bln sept 2014, anteng aje kaga ade headlamp ngembun, pasangnya bocor jarum kali noh. Bolak balik ke puncak turun bandung .. anteng aje.. headlamp ente dituker2 doang keles ame SA nye.. hehehe..saluran evap ude dikasi gabus/bantalan lembut belon biar beda suhu kaga ekstrem dalem ma luar.. ane punya bbrp tipe “mpv” jg lama2 bisa ngembun krn salah tritmen, panas di dalam dingin di luar ya ngembun lah.. fisika dulu nyontek kaga gan? coba baca ini dulu di popular mechanics dot com “how-to-prevent-foggy-headlights” baru komplen cacat produksi.. kalo bener tuntut aje sijuki yok.. kek yg nuntut nissan march irit ga irit..

          • Ricky Perdana K

            Iya om fach77…sy udah baca2 bnyak juga yg berembun…klo sekiranya dibawa enjoy yaa ttp aja kurang sreg…masa mobil baru berembun kan aneh…klo sama om AE86 setuju kayanya sirkulasi udara gak bagus…

            Ini sih pendapat sy headlamp ertiga ttp cacat produksi…

        • fach77

          betul gan, sy jg pemilik r3 sama masalahnya berembun tpi saat cuaca dingin aja , tpi sangat jarang kok ..
          di bawa enjoy aja gan
          toh ertiga bnyk kelebihannya kok di banding kekurangan hehe
          sry jdi kaya sales :v

  • orrtix

    apa ya laku mobil kek gini? kecuali pake emblem si T atau si H pasti laku hehe

    • sijuki

      laku buar sekedar bombom car kota-kota aja.. jangan sampe deh keluar dari jabodetabek.

  • motorfreaks

    Jiah buat apa beli mobil matic kalo mau jalan lancar harus pake mode manual πŸ˜€

    Disitu saya kadang merasa sedih

    • jino

      anggep aja naik suzuki satria yg muat 5 orang rek.. transmisi nya mirip tuh.. haha

  • amar

    mobil yg imut tapi mengerikan

  • tawon

    Ga minat sama sekali kecuali mereknya T atau H.
    Merk sijuki mah ngga keren

    • subaru

      T ama H juga kalah keren kalo dibandingin ama F, P, BMW, MB….level “keren” masa sebatas 2 itu aja om

    • tim

      Klo masih brand minded ya T sama H lah yg paling “keren”, dlm artian aftersalesnya yg keren bkn mobilnya

    • s_opini

      Iye.. bayar serpis dan fitur2 juga keren.. cepet bolong kantong ente kek semar.. ajian kantong bolong .. huehehehehe .. dari roti sepan brio ampe lio ane aje kaga minat .. nanggung.. pilih warna nambah lage…serpis nye mahil gilak.. paling enak dua ntu dinikmatin dari luar .. bukan dinaekin

  • deathstalker

    Kasian juga, brio ngga dianggep. Cuma agya sm ayla satu2nya LCGC AT

    • yuds

      setahu saya, brio at mempromosikan diri bukan sbg LCGC

    • ikutnimbrung

      brio AT non LCGC bos.

    • Brio at ada, cuma g masuk lcgc

  • anton

    mengerikan transmisinya, jadul punya

  • Blackjack

    Berarti kalo pengen transmisi tanpa kopling mending AT aja sekalian… Ane kadang kalo pake AT ane geber, transmisi kadang masih bingung.. Saya kira AT parah bingung perpindahan giginya… Ternyata AMT lbh parah

    • Hillarius Satrio

      ya tergantung engineeringnya juga sih.. soalnya AT, CVT maupun DCT semuanya ada yang bagus ada yang jelek

      • Blackjack

        Iya juga sih.. Ane kira AGS lbh nyaman, sekilas konsep nya ngilangin kopling terlihat simple banget.. Trnyata mengerikan… Gak banget deh

  • Feb

    Kenapa ga dual clutch aja? Wkkww

  • Ardyo Kusumo

    Jelek banget ya review ags. Wakaka.
    Big no

    • perasaan gua nulisnya udah alus loh πŸ˜€

      • ap88

        mungkin maksudnya mobilnya yg jelek,bukan reviewnya

      • Ardyo Kusumo

        Iyahh, sopan tulisannya.. Wekeke
        Penasaran jadinya td ags.. Brum brummm~

  • wowkeren

    Why not CVT??? Lebih kejamin irit tanpa perlu meragukan performa. Lagipula ini LCGC, bukan mobil sport.

  • Walter White

    Suzuki Karimun Wagon R varian Matic / AGS ini sudah di lengkapi dengan rear wiper dan power window pada jendela penumpang belakang apa belum ?

    • Belum, masih sama

      • Walter White

        ok, terimakasih kuncen… akhirnya terjawab sudah rasa penasaran saya,.

  • jino

    waduh udah ngarep banyak dari AGS, ternyata reviewnya jeblok haha.
    jadi penasaran kalau di mode M, misalkan kita biarkan tanpa menginjak pedal gas sampai mobil berhenti, atau kita injak rem sampai berhenti TANPA menginjak gas, apakah mobil akan mati sendiri layaknya mobil manual ?

    • qw

      Kalo mesinya mati
      Ya lebih baik beli manual lah
      Aneh hahaha

    • qw

      Kalo mesinya mati
      Ya lebih baik beli manual lah
      Aneh hahaha

  • siapa ya

    Hahahaha klo sama cvt nya si jonfis mungkin pilih ags ya ngomong ngomong leletan mana ags sama cvtnya jonfis

    • ap88

      kalo cvt nya si mpv dasbor kiramas memang super lelet,tapi kalo cvt nya si suv beda warna beda harga bagus tuh yg 1.8,kalo yg 1.5 ama aja dgn mpv dasbor kiramas,untung gue belinya si mpv kiramas yg manual dan si suv beda warna beda harga yg 1.8,cvt si tiga berlian juga bagus kok

      gue yg baru baca review dan blm test drive aja udah membayangin ngerinya tuh si ags,terutama kalo ditanjakan,membahayakan

      jadi kesimpulannya cvt tetap lebih baik dari ags

      • wowkeren

        Engga ah. Gue pernah bawa mobilio CVT temen, biasa aja. Emang gacepet sih, tapi ga lelet juga. 12-13 detik lah standar. Sama kayak ertiga AT. Tapi emang masih kalah sama spin AT. Walopun mobilio pake CVT, masih lebih cepet loh daripada veloz AT.

        • ap88

          spin AT emang gile bgt,gue adu ama jazz ge8 AT jaraknya dekat bgt,yg paling lelet AT nya tuh avanza 1.3 ama ertiga,leletnya minta ampun,mobilio cvt masih sedikit lebih baik daripada 2 mobil tsb,kalo veloz AT menurut ane masih dlm batas toleransi gak cepet tapi gak lelet2 amat

      • wowkeren

        Tapi kalo bagusan CVT daripada AGS, itu gue setuju

  • Ricky Perdana K

    Klo bawa ke beres sih udah…justru udah 2x…diganti headlamp baru tapi ttp saja….di dealer kepala bengkel coba 5 unit baru dan tes pake air dan hasilnya 5-15 menit muncul lah embun itu…

  • Ricky Perdana K

    Wkwkkwwk klo pecah sih yaa ganti baru donk….ini sih cuma saran dan masukan aja sapa tau bosa di cek.soalnya sy pembaca autonetmagz..syukur2 media ini no 1 yg bisa bongkar tu masalah pd ertiga.

    Jgn smpe media lain dluan yg blowup…yaaa basi nanti britanya

    • Belum nomor 1 juga keles, disini juga ada ertiga tapi g ada masalah kaya gitu sih, fine fine aja. Coba gabung erci, ketemu sesepuh sana yang jauh lebih paham soal ertiga…

      • Ricky Perdana K

        Maksud sy no 1 dalam hal pemberitaan soal kekurangan ertiga ini om…bukan no 1 media nya….yaaa namanya juga curhat dan saran aja…klo toh gak bisa di up juga gpp…mksh udah di bls juga siiip…

  • dino

    om ridwan agak kurang pembahasan reviewnya soal di tanjakan = “Dibutuhkan rem tangan untuk menjaga mobil tidak mundur di jalan yang sedikit menurun di kemacetan”

    ini maksudnya kalo di tanjakan atau turunan, gak bisa rem pake rem kaki gitu ? atau karena ada lag transmisi maka waktu nanjak jadinya melorot dulu baru jalan kalo di gas (begitu melepas rem kaki) ?

    • javatelaviv

      kalau pake rem kaki otomatis transmisi menerjemahkan dengan menginjak kopling dengan penuh, alhasil mobil bisa ngeloyor. CMIIW

  • eduardo_tw

    diperbaiki dong AMT/AGS nye gan.. ane beli dah.. lumayan imut buat kota-kota aje.. ane termasuk tanggung, males macet di kote .. jadi pake metik suka mindah2 dari D ke N dan sebalikne.. keknya AGS ini cocok buat ane (mindah ke M kondisi biase, pindah ke D tol dalkot/jorr). Gan review bensinnye kurang tuh.. jadi diantara semua metik LCGC juara kaga ini boil ye? Komper full to full dong isi 43 liter sampe mulut tangki.. ente bawa jakarte – cirebon – kuningan (jabar) – jakarte .. baru handal.. MID swift/splash/ertiga/mobilio/hrv ada selisih noh 1:10 dibilang 1:12 .. 1:15 dibilang 1:18 .. pas 1:18 dibilang 1:22 .. makin gede gap nye makin jelas boong nye.. FtoF paling pas buat test dahhhh…

    • VR38DETT

      MID LMPV paling akurat ya spin punya.. paling banter beda 1 km/l doang.. m2 skyactiv MIDnya malah lebih boros drpd F to F nya..

  • Gerald Pola

    very no no

  • Agus Otter

    Dealernya suzuki mana oom

  • agiandkys

    Ampun dah..
    Kaya transmisi balap mobil di ‘temjon’
    Beli Ayla aja siniih
    buat yg ada di area Cirebon
    Call me 087728824411

  • javatelaviv

    transmisi yang mengerikan

  • adhistr

    min mau nanya, AGS ini kok agk mirip kyk transmisinya yg di mobil2 P*ug*ot ya yg namany klo ga salah 2Tronic atau apa gtu, apa cmn perasaan aj?? mohon penjelasannya.. trims

  • RAffTim2one

    Wah aku minat banget nih sama karimun wagon r AGS imodel depannya bagus meskipun overall bodynya terlihat kotak dan meskipun transmisinya agak kasar dan gak enak

  • Idan

    Dicoba dipake dirasain Sendiri baru bebas komentar,