Dampak Skandal VW, Pengujian Diesel EPA dan CARB Lebih Ketat, GM Menjadi Kontestan Pertama

Dampak Skandal VW, Pengujian Diesel EPA dan CARB Lebih Ketat, GM Menjadi Kontestan Pertama
0  komentar
gmc-canyon

AutonetMagz.com – Kasus Dieselgate memang cukup fenomenal, dimana Environmental Protection Agency (EPA) menemukan software illegal yang dapat menurunkan emisi mobil saat pengujian pada produk-produk Volkswagen. Tidak bisa dipungkiri sejak tragedi tersebut, kini badan uji emisi asal Amerika Serikat itu memberi materi pengujian emisi yang lebih ketat lagi terhadap mobil-mobil yang akan diuji coba sebelum dilepas ke pasar Amerika Serikat. Namun bukan hanya itu saja yang dikhawatirkan para produsen kendaraan, namun juga jadwal perilisan mobil baru yang sudah direncanakan juga terpaksa mundur lebih lama berberapa hari kemudian.

Hal serupa dialami General Motors (GM), perusahaan asal Amerika Serikat ini menjadi kontestan pertama yang mengikuti pengujian diesel EPA dan CARB yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Dilansir dari Automotive News, Mesin GM yang saat ini tengah di-ujicoba adalah 2.8-liter, 4-silinder Duramax yang digunakan di produk terbarunya, Chevrolet Colorado dan GMC Canyon.

mesin-duramax-diesel-general-motors

Diberitakan pengujian kini tidak hanya dilakukan di laboratorium pengetesan namun juga dilakukan di jalanan, hal ini berdampak pada keterlambatan jadwal rilis dari kedua mobil ini. Meskipun begitu General Motors percaya diri bahwa mobil terbaru mereka ini dapat melewati serangkaian tes dari EPA dan CARB dan keterlambatannya tidak akan mempengaruhi proses pengiriman kedua produk ini ke dealer-dealernya di Amerika Serikat.

Juru bicara Chevrolet Otie McKinley pun memberi penjelasan kepada media AutoBlog atas hal ini, “Kami sudah berada di tahap terakhir sertifikasi EPA dan perilisan mobil ini akan datang dalam waktu dekat.” Mesin diesel 4-silinder Duramax yang dibuat oleh General Motors menghasilkan tenaga 181 hp dan 500 nm, perusahaan ini pun mengembar-gemborkan bahwa mesin diesel generasi baru ini akan ramah lingkungan dengan produksi NOx rendah. Bahkan saat pemberitahuan spesifikasi Colorado, mereka mengungkapkan bahwa mobil ini adalah truk dengan mesin diesel terbersih yang pernah dibuat oleh General Motors sampai sekarang.

chevrolet-colorado

Teknologi baru ini termasuk resirkulasi emisi gas dimana ia dapat menurunkan suhu pembakaran sekaligus sehingga dapat menurunkan emisi gas buang. Di dalamnya ada tangki urea seperti yang berada di mesin diesel dengan kapasitas besar pada truk full-size, nantinya apabila saatnya mengganti oli maka tangki ini juga akan diisi ulang. Dalam instrument panelnya pun pengendara akan diberitahu kapan saat yang tepat untuk mengisi kembali tangki urea tersebut.

Saat diklarifikasi apakah Chevrolet ada kekhawatiran akan pengujian terbaru yang dilakukan EPA dan CARB, Scott Yackley, Chevy Trucks Assistant Chief Engineer, tidak mempermasalahkan hal tersebut. “Proses pengembangan mesin kami juga termasuk pada pengetesan di jalanan dan juga di laboratorium secara signifikan, jadi saya rasa takkan ada masalah dengan pengujiannya,” Ujarnya. So, sepertinya kasus dieselgate belum tentu membuktikan limit pengembangan mesin diesel seperti yang dikhawatirkan sudah sudah oleh beberapa car enthusiast. Bagaimana pendapatmu diesel mania? Silahkan berkomentar di bawah ini.

Read Prev:
Read Next: