Berpetualang Bersama Royal Enfield Tripper

by  in Hi-Tech&Royal Enfield
Berpetualang Bersama Royal Enfield Tripper
0  komentar

AutonetMagz.com – Pernahkah terpikirkan oleh anda, saat banyak kendaraan roda empat atau lebih dengan mudahnya mendapatkan fitur navigasi built-in, kendaraan roda dua masih sedikit yang mendapatkan fitur tersebut? Tak ayal hal tersebut membuat sang pengendara harus membeli lagi piranti aksesoris global positioning system (GPS) third-party atau sekadar membeli smartphone holder guna mengakses peta digital.

Namun kini manufaktur Royal Enfield mengatasi problematika tersebut lewat model paling barunya di Indonesia, Royal Enfield Meteor 350. Motor cruiser yang memiliki rentang harga Rp 95,9 – 99,75 juta OTR tersebut sudah tersemat teknologi navigasi Royal Enfield Tripper sebagai fitur standar. Fitur yang dapat terkoneksi dengan smartphone ini juga turut memiliki beberapa keunggulan, seperti yang akan kami sebutkan di bawah ini.

Beroperasi Dalam Kondisi Tanpa Sinyal

Sebelumnya untuk memperjelas, Royal Enfield Tripper merupakan pod navigasi TBT (Turn-By-Turn) dan perangkat tampilan navigasi yang berfokus pada pengarahan secara real time dengan berbasis Google Maps Platform. Dipasangkan melalui aplikasi Royal Enfield pada smartphone pengendara, Tripper dengan jelas dan efisien memberikan tingkat informasi yang diperlukan tanpa memberikan distraksi berlebihan untuk pengendara.

Tripper memiliki dua bagian, pertama adalah tampilan khusus pada cluster instrumen, dan yang kedua adalah segmen dalam aplikasi Royal Enfield pada smartphone.  Aplikasi ini memastikan bahwa navigasi terus bekerja bahkan ketika pengendara melewati ‘No Network Area’, ujar Pawan Kakwani, Head of Digital & Analytics Royal Enfield. Royal Enfield Tripper juga dapat memuat hingga 20 titik jalan yang berbeda, sehingga pengendara dapat dengan mudah membuat rencana perjalanan.

Hasil Riset Untuk Penggunaan Efektif

“Navigasi Tripper dirancang untuk memberikan petunjuk arah yang sederhana, seperti belok kiri, belok kanan, atau bundaran. Saat Anda mendekati sebuah belokan, panah itu akan mulai terisi untuk memberi tahu Anda bahwa belokan itu mendekat. Kemudian ketika Anda dekat dengan belokan, panah itu akan mulai berkedip, sehingga menangkap visi periferal Anda, dan itu hanya untuk mengingatkan bahwa Anda memiliki belokan yang perlu dilakukan,” ujar Matthew Cardenas, Product Manager Tripper Navigation.

Pihak Royal Enfield memperhitungkan bahwa pod navigasi TBT adalah pilihan terbaik karena menampilkan arah seperlunya saja. Walaupun terlihat kurang detail, namun kemudahan dan kesederhanaan dari Tripper mampu meningkatkan awareness sang pengendara dengan berkurangnya distraksi yang ada. Bayangkan jika tampilan navigasi dipenuhi dengan informasi detail yang sebenarnya tak terlalu dibutuhkan, hal ini dapat mempengaruhi sektor safety riding.

Terintegrasi Dengan Google

Karena Tripper terikat dengan Google Locations dan Google Places, pengendara Royal Enfield dapat dengan mudah mencari salah satu direktori terbaik secara global untuk sebuah lokasi. “Kami berharap fitur ini akan menginspirasi pengendara untuk keluar dari orbitnya, menikmati penjelajahan yang mudah dengan Meteor 350, dan pengalaman pure riding,” ucap Vimal Sumbly, Head of Business APAC, Royal Enfield.

Dengan hadirnya Royal Enfield Tripper sebagai fitur standar di seluruh trim Royal Enfield Meteor 350, konsumen tidak perlu lagi membeli aksesoris GPS tambahan ataupun smartphone holder. Cukup sambungkan pod navigasi TBT dengan smartphone, tentukan tujuan, dan kalian siap untuk menjelejahi dunia baru dengan Royal Enfield Meteor 350. Diharapkan dengan adanya inovasi dari Royal Enfield ini, pabrikan lain mulai melirik fitur yang sangat membantu ini.

Read Prev:
Read Next: