Acura : Kesalahan Besar Saat Benchmark Kami Infiniti & Lexus

by  in Acura&Berita&International
Acura : Kesalahan Besar Saat Benchmark Kami Infiniti & Lexus
0  komentar

AutonetMagz.com – Merk Lexus memang sudah cukup punya nama di Indonesia sebagai merk satelit dari Toyota yang bergerak di segmen premium. Langkah dari Toyota untuk menghadirkan sisterbrand yang berfokus pada merk premium sendiri juga dilakukan oleh beberapa merk kondang lain dari Jepang seperti Nissan dengan Infiniti, dan Honda dengan Acura-nya.

Nah, merk terakhir ini yang akan kita bahas saat ini, yaitu Acura. Acura sendiri tak beroperasi di Indonesia, sehingga sangat jarang mobil – mobil lansiran Acura yang berlalu – lalang di Indonesia. Selain itu, Acura juga perlu berpikir berkali – kali jika ingin masuk ke Indonesia, mengingat kolega senegaranya yaitu Infiniti punya nasib yang mengenaskan di Indonesia. Namun kami tak akan membahas perkara kemungkinan Acura masuk ke Indonesia, namun pernyataan dari General Manager Acura, Jon Ikeda beberapa waktu lalu. Jon Ikeda menyebutkan bahwa selama ini Acura sudah melupakan akar dari nilai yang mereka bangun. Selain itu, antara kendaraan yang mereka buat dengan sisi advertising sendiri selama ini juga tak terhubung dengan baik.

Mengutip via Automotive News, Ikeda-san menyebutkan bahwa pihaknya merasa salah jalan ketika rival terdekat mereka seperti Lexus dan infiniti menggempur pasar. Ikeda-san menyebutkan bahwa mereka selama ini bekerja untuk membuat produk yang diminati pasar dan juga diproduksi oleh para rival mereka. Nah, beliau menyebutkan bahwa jika mereka mulai membuat benchmark pada merk lain seperti Infiniti dan Lexus, maka jelas mereka telah melupakan nilai asli mereka sendiri, dan disanalah momen dimana mereka merasa salah jalan. Ikeda-san sendiri sebelumnya bekerja dii bagian Departemen Desain dari Acura, dan menduduki posisinya sekarang ini sejak tahun 2015 silam. Sejak dirinya menjabat, Acura mengadopsi bahasa desain Precision Crafted Performance.

Pola Precision Crafted Design sendiri sudah memberikan dampak yang cukup besar pada produk konsep Acura  yang dirilis di Detroit Auto Show 2016 silam. Nah, pada saat yang sama, divisi advertising Acura  juga melakukan langkah lain dimana mereka menggandeng Michael B. Jordan alias pemeran Killmonger untuk bertindak sebagai narator di iklan mereka. Mereka ingin menunjukkan bahwa perusahaan mereka punya semangan dan antusias melalui iklan – iklan tersebut. Namun pasca iklan tersebut, penjualan dari Acura  malah menurun dari penjualan puncak yang sempat mereka capai di 2015 silam. Nampaknya hal inilah yang disebut oleh Ikeda-san sebagai hubungan yang kurang baik antara produk mereka dengan pihak advertising.

Belum jelas seperti apa reaksi Acura pasca mereka menyadari bahwa mereka selama ini telah jauh melenceng dari patron dan nilai mereka sendiri, namun yang jelas di masa lalu merk Acura punya nama yang sangat baik, khususnya di Amerika Serikat sebagai merk satelit Honda yang menyajikan banyak produk yang menarik. Jadi, kalau menurut kalian bagaimana? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: