Test Ride Yamaha R15 Indonesia by AutonetMagz [with Video]

by  in Review&Yamaha
Test Ride Yamaha R15 Indonesia by AutonetMagz [with Video]
0  komentar

Review dan test drive Yamaha R15 Indonesia oleh AutonetMagzJakarta, AutonetMagz – Kali AutonetMagz akan melakukan Test Drive Yamaha YZF-R15 setelah melakukan first impression review Yamaha R15 di artikel sebelumnya. Kami menghimbau agar anda mengenakan gear lengkap saat berkendara, patuhi rambu rambu lalu lintas dan jaga batas kecepatan agar selamat ketika berkendara roda dua.

Riding Position Yamaha R15

Duduk di motor ini tidak menjadi masalah bagi rider yang memiliki tinggi badan 170 cm, karena kedua kaki kita dapat menapak dengan sempurna tanpa harus jinjit saat duduk di motor ini dalam keadaan berhenti. Hanya saja sebelum duduk di motor ini kita harus mengangkat kaki kita lebih tinggi dikarenakan desain buntut dari Yamaha R15 yang sangat tinggi.

Ketika duduk dalam keadaan motor berjalan, posisi kaki terasa terlalu menekuk dan rider yang menggunakan celana jeans sedikit ketat ini terasa sedikit terganggu, sebaiknya gunakan celana riding atau celana berbahan lentur saat mengendarai motor ini.

Posisi berkendara Yamaha R15

Posisi stang motor yang menekuk dan rendah membuat posisi rider lebih rendah dari motor kebanyakan. Posisinya sangat sporty dan asyik sekali digunakan untuk berkendara di sirkuit sebenarnya, namun buat anda yang ingin menggunakan motor ini untuk kebutuhan sehari-hari di kemacetan dalam kota akan terasa sangat pegal di bagian pundak karena harus menanggung beban badan di tangan anda.

Bagian boncengers di Yamaha R15 terasa sangat tidak manusiawi karena posisinya yang sangat tinggi dibandingkan dengan motor-motor lain dikelasnya. Untuk naik ke posisi boncengers cukup sulit karena posisi foot step yang tinggi dan posisi kursi yang sangat tinggi juga.

Ketika boncenger duduk di kursi Yamaha R15 kita juga akan menemukan posisi duduk yang cukup mengganggu karena tidak dibekali dengan pegangan tangan, sehingga memaksa boncenger untuk memeluk rider depan agar pembonceng aman saat duduk di motor ini. Mungkin terasa seperti surga bagi rider ketika membonceng lawan jenis, namun akan berubah menjadi neraka jika membonceng boncenger sesama jenis.

Posisi boncengan boncengers di Yamaha YZF-R15

Sebenarnya Yamaha sengaja memberikan posisi boncenger di tempat tinggi tanpa pegangan di bagian belakang. Hal tersebut dikarenakan agar boncenger memeluk rider di depannya dan mendapatkan posisi duduk membungkuk ke depan agar pengendalian motor masih terasa mantap saat menikung meskipun membawa boncenger di bagian belakangnya.

Handling Yamaha R15

Penggunaan sasis delta box, suspensi monoshock yang di setting lebih keras, bahan swing arm alumunium, pro link dan posisi riding yang sangat sporty menghasilkan sensasi berkendara yang sangat mantap. Bahkan menurut kami terasa lebih mantap dibandingkan dengan motor 250 cc yang ada dipasaran sekalipun.

Ketika menikung dengan Yamaha R15 kita akan merasakan bahwa motor ini tidak kita kendalikan menggunakan tangan ataupun lengan kita, namun keseluruhan beban tubuh kita yang mengatur pengendalian motor ini untuk berbelok ke kanan dan ke kiri di kecepatan tinggi. Yamaha seolah-olah membuat Yamaha R15 ini adalah bagian dari tubuh kita sendiri. Perfecto!

Cornering Yamaha YZF R15 Indonesia

Yamaha juga sepertinya menciptakan motor ini untuk pengendara serius yang ingin belajar cornering di sirkuit dengan memberikan rasio bobot yang nyaris sempurna antara ban depan belakang dan suspensi dengan prolink dengan settingan keras, makanya tidak heran kita tidak akan menemukan gejala buntut yang membuang ketika berbelok dengan kecepatan tinggi.

Foot step dan mesin Yamaha R15 Indonesia

Ketika berbelok terlalu rebah pun Yamaha memberikan indikator maksimum kerebahan motor melalui baut panjang di bagian foot step, sehingga jika saat berbelok rebah kaki kita merasakan getaran gesekan aspal di foot step, segera naikan motor anda agar tidak jatuh, karena itulah batas kemiringan motor anda saat berkendara.

Performa Mesin Yamaha R15

Yamaha R15 memiliki mesin dengan basis yang sama dengan Yamaha Vixion, yaitu mesin fuel engine tipe LC4V dengan kapasitas 150 cc, transmisi 6 percepatan, hanya saja dengan perbedaan jumlah gigi, mapping ECU dan beberapa komponen di dalamnya membuat tenaga motor ini sedikit lebih besar. Tapi tetap saja karena bobot yang lebih berat, power to weight ratio motor ini lebih kecil sedikit dibandingkan vixion.

Mesin Yamaha YZF - R15 Indonesia

Menyalakan mesin Yamaha R15 tergolong halus, suaranya nyaris sama seperti Vixion, namun entah kenapa kami merasakan ada perbedaan sedikit pada suaranya. Kita tidak akan menemukan kick stater Yamaha R15, sehingga jika aki kita habis, terpaksa kita harus mendorong motor ini untuk melakukan jump start seperti motor Moto GP.

Melaju dengan motor ini getaran mesin terasa halus, begitu pula dengan suara mesin yang terlalu halus dan terasa aneh untuk sebuah motor yang memiliki tampilan balap. Menekan tuas kopling terasa lebih berat sedikit dibandingkan dengan Yamaha Vixion namun masih nyaman digunakan sehari-hari. Pengereman juga terasa menggigit sebagaimana motor-motor khas Yamaha.

Top speed Yamaha YZF R15 in redline

Ketika mencoba berakselerasi dengan motor ini mungkin anda akan sedikit kecewa dengan akselerasinya yang tidak begitu kencang, bahkan dibandingkan dengan Vixion pun, motor ini terasa lebih pelan.

Impressi dari suara mesin pun ketika mendekati redline terasa tidak begitu meraung-raung seperti Honda CBR 150 R yang membuat kita ingin memutar gas lebih dalam dan melakukan akselerasi secara terus menerus. Motor ini justru terasa seperti motor cruiser yang memiliki nafas panjang dan torsi besar untuk melaju dengan bukaan gas sedikit. Mungkin ini karena tipikal mesin SOHC yang lebih bertenaga di putaran bawah dan lebih bermain di torsi.

Ngebut naik motor sport Yamaha YZF-R15

Meskipun begitu, kami merasakan motor ini masih terasa enteng dan lebih cepat ketika bermain di kecepatan atas (bukan rpm putaran atas). Melajukan motor ini di kecepatan tinggi di posisi gigi 6, mesin motor terasa cukup santai, bahkan tidak terasa speedometer menunjukan kecepatan yang cukup tinggi dengan putaran mesin yang tergolong rendah.

Kesimpulan

Yamaha YZF-R15 merupakan motor light sport fairing dengan harga yang sangat terjangkau dan mempunyai pengendalian serta posisi mengemudi yang sangat sporty. Kami sangat mengapresiasi bagaimana Yamaha mendesain motor ini dan memberikan pengendalian hebat pada sebuah motor dengan harga terjangkau.

Ulasan mendalam Yamaha YZF R15 review oleh AutonetMagz

Namun tetap saja performa mesinnya masih terasa kurang dan memalukan mengingat tampilannya yang sangat sporty dan dinamis dibandingkan dengan motor 150 cc lainnya. Sepertinya anda harus melakukan beberapa upgrade performa mesin ini jika anda ingin menggunakan motor ini untuk latihan di sirkuit karena pengendalian motor ini sangat mengesankan.

Lagipula bukan masalah besar karena harga motor ini dibanderol dengan harga terjangkau, sehingga masih sangat value for money jika anda meng-upgrade performa mesin motor ini. Apalagi anda mendapatkan tampilan desain dan finishing yang rapih untuk motor fairing dengan harga terjangkau.

Dibawah ini video test ride Yamaha R15 oleh AutonetMagz

Video review Yamaha YZF-R15 oleh AutonetMagz

Read Prev:
Read Next: