Suzuki Jimny Resmi Jadi Mobil Komersil di Eropa

Suzuki Jimny Resmi Jadi Mobil Komersil di Eropa
0  komentar

Autonetmagz.com – Akhirnya setelah dua tahun absen dari pasar otomotif Inggris, Suzuki membawa kembali si Jimny untuk negara kerajaan tertua tersebut. Namun karena ketatnya peraturan emisi Eropa, Suzuki harus mencari cara demi mendapatkan persetujuan pemerintah Inggris untuk menjual Suzuki Jimny lagi. Bagi kalian yang tinggal di Inggris kabar gembiranya adalah Suzuki telah menemukan jawabannya, jadi apa yang mereka lakukan? Yuk kita bahas.

Well, Suzuki sekarang menjual SUV kecil mereka bukan sebagai mobil penumpang lagi namun menjadi mobil komersil, lebih spesifiknya Light Commercial Vehicle. Yap, Suzuki Jimny versi Inggris akan menjadi mobil kargo, tapi kenapa Suzuki menjualnya sedemikian rupa? Karena kalau mereka melabeli Suzuki Jimny dengan embel embel mobil komersil, maka Suzuki tidak perlu memikirkan mobilnya akan terkena subjek regulasi emisi Eropa.

Secara eksterior tidak ada yang membedakan Suzuki Jimny varian komersil dengan model penumpangnya, styling khasnya yang kecil mengotak masih ada. Segi dapur pacunya pun masih menggunakan mesin dengan kapasitas 1.500cc K15B Naturally Aspirated yang menghasilkan tenaga 101 hp dan torsi sebesar 130 Nm yang menyalurkan tenaganya ke empat roda melalui sistem Part-Time Four Wheel Drive.

Jadi apa yang beda? Perbedaanya bisa kalian temukan dalam kabinnya, dimana Suzuki telah melepas kursi belakang yang akhirnya memperluas kapasitas kargo Offroader mungil ini menjadi 863 liter, 33 liter lebih besar ketimbang varian penumpangnya. Suzuki melakukannya karena mereka mengkategorikan mobil ini sebagai kendaraan komersil, bukan pengangkut penumpang. Sekarang, bagi kalian yang ingin beli Suzuki Jimny varian Inggris dan membawanya ke Indonesia bisa memanfaatkan ruang kargo lebih luas untuk mengangkut barang lebih. Tapi emang ada yang mau melakukan hal repot tersebut?

Apa opini kalian soal Suzuki Jimny versi komersil ini? Tulis di kolom komentar ya.

Read Prev:
Read Next: